Pedro Acosta Dipuji Banyak Orang Termasuk Marc Marquez

Berhasil mencuri perhatian sejak awal seri, Pedro Acosta dipuji banyak pembalap hingga legenda MotoGP

Pedro Acosta Dipuji Banyak Orang Termasuk Marc Marquez
Denny Basudewa

KatadataOTO – Pedro Acosta menjadi sosok yang tengah ramai diperbincangkan di ajang MotoGP belakangan ini. Pembalap tim GasGas Tech3 tersebut mendulang prestasi pada tahun pertamanya.

Oleh karena itu Pedro Acosta dipuji dari para senior dan banyak pihak lain. Tidak terkecuali legenda MotoGP ikut mengkomentari Acosta.

Terlebih dalam tiga seri balapan, Acosta sudah meraih dua podium. Bahkan rider asal negeri Matador tersebut dinobatkan sebagai pembalap termuda meraih podium setelah Marquez.

Prestasi yang ditorehkan pengguna nomor start 31, sehingga kemenangan pertama disebut-sebut segera datang.

Pedro Acosta Dipuji
Photo : @37_pedroacosta

“Kemenangan Pedro Acosta hanya tinggal menunggu waktu. Dia memiliki mental yang sama dengan pembalap senior,” kata Marquez seperti dikutip Speedweek.com.

Francesco Bagnaia sendiri ikut mengomentari prestasi diraih Acosta. Kombinasi pembalap dan motor dianggap sempurna.

“Saya sangat terkesan dengan performa Acosta karena melebihi ekspektasi. Dia sangat cepat bahkan seperti tidak kenal rasa takut dan perpaduan bersama KTM benar-benar baik,” ucap Bagnaia.

Meskipun dalam dua balapan terakhir Bagnaia berada di belakang Acosta. Target ke depan adalah bisa mengalahkan rider muda tersebut.

Salah satu yang disoroti adalah cara Acosta mengerem di setiap tikungan. Juara dunia MotoGP 2023 ini mengatakan Rider GasGas Tech3 itu tidak memperdulikan urusan ban.

Sekadar informasi bahwa sejumlah pembalap MotoGP papan atas mendapat masalah dengan pengereman di Austin. Bahkan Marquez harus menyudahi lomba lebih awal karena rem motor bermasalah.

MotoGP Amerika Serikat 2024 disambangi oleh beberapa legenda. Salah satunya Kevin Schwantz yang ikut mengomentari prestasi Pedro Acosta.

Pedro Acosta Dipuji
Photo : @37_pedroacosta

“Saya sudah melihat dia (Acosta) beberapa waktu dan sekarang sulit untuk dilewatkan. Sekarang dia sudah di MotoGP dan menjadi tontonan menarik,” ungkap sang legenda.

Schwantz menambahkan ketika di dalam trek, Acosta hanya mencoba untuk tampil cepat selama dia bisa. Serupa dengan Bagnaia, rekan satu tim Augusto Fernandes dianggap tidak memiliki beban saat ini.

Sebagai pendatang baru tentu Acosta belum diberikan target seperti para senior. Harapannya tahun pertama menjadi ajang adaptasi.

Meskipun belakangan sang pembalap sudah bisa berprestasi.


Terkini

otosport
Klasemen Sementara MotoGP 2025: Marco Bezzecchi Gusur Bagnaia

Kandidat Juara Dunia MotoGP 2026, Ada Bezzecchi dan Marquez

Dani Pedrosa memprediksi Marco Bezzecchi dan Marc Marquez, bakal bersaing ketat hingga akhir musim MotoGP 2026

news
Motul

Motul Umumkan Penyesuaian Harga Imbas Perang

Perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran memberikan pengaruh besar bagi para Motul salah satunya

news
Harga BBM

Daftar Harga BBM Mei 2026, Pertamina dan BP Tak Naik saat Mayday

Para buruh di Indonesia mendapatkan kado pada Mayday 2026, sebab harga BBM di seluruh SPBU tidak naik

mobil
Freelander

Desain Akhir SUV Freelander Diungkap, Pakai Teknologi dari Huawei

Concept97 bakal diluncurkan sebagai Freelander 8, bakal tersedia dalam opsi EV maupun hybrid model PHEV

news
SIM Keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Tetap Beroperasi saat Libur Mayday 2026

Kepolisian di Kota Kembang tetap menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda pada Jumat (01/05)

mobil
The Elite Showcase 2026

The Elite Showcase 2026: Dari Sung Kang sampai Kehadiran NSR 250

Pameran modifikasi The Elite Showcase 2026 bakal digelar di ICE BSD, Tangerang pada 9-10 Mei mendatang

mobil
Chery Omoda C5

Tawarkan Kenyamanan Kabin, Chery C5 Siap Gantikan E5

Chery OMODA C5 hadir dengan menawarkan kenyamanan lebih dan diharapkan bisa menggantikan E5 di masa mendatang

mobil
Chery

Ambisi Bos Chery Saingi Toyota dan Tesla Demi Kuasai Pasar Global

Demi menguasai pasar otomotif di seluruh dunia, pendiri Chery mengaku telah menyiapkan strategi 'double T'