Hasil Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Martin Perkasa di Britania
08 Agustus 2026, 22:48 WIB
Marc Marquez menilai kalau kepergian Pramac Racing ke Yamaha bukan dampak dari kedatangannya di Ducati
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kepergian Prima Pramac Racing dari Ducati masih disesalkan sebagian orang. Mereka menyalahkan Marc Marquez atas keputusan tersebut.
Banyak pihak yang menilai The Baby Alien menjadi biang keroknya. Sebab tim asal italia itu lebih memilih Marquez ketimbang Jorge Martin.
Membuat Pramac kecewa dengan penetapan tersebut. Sehingga tim satelit satu ini memilih untuk merapat ke Yamaha musim depan.
Mendengar hal tersebut Marc Marquez angkat bicara. Dia menilai kepergian Pramac Racing dari Ducati bukan karena ulahnya.
"Saya tidak merasa bersalah atas kepergian Pramac dari Ducati, karena aku tidak melakukan apa pun,” ungkap pemegang gelar juara dunia delapan kali itu di Crash.
Kemudian dia menjelaskan kalau sebenarnya dia berharap Pramac Racing masih bersama Ducati. Sehingga ada lebih banyak Desmosedici dengan spesifikasi terbaru di lintasan.
Diharapkan dia bisa mendapatkan lebih banyak informasi mengenai motor balap Ducati satu ini. Jadi Marc Marquez mampu memanfaatkannya guna tampil kompetitif.
“Di satu sisi saya lebih suka dua (motor spesifikasi pabrikan) Ducati lagi di trek. Namun sebagai penggemar itu adalah langkah normal, bahwa salah satu tim Ducati memilih Yamaha,” tegas Marc Marquez.
Sebelumnya Davide Tardozzi, Manajer tim Ducati memberi komentar mengenai isu di atas, ia mengaku keputusan yang dibuat tim mereka sudah melalui berbagai pertimbangan.
Sehingga Ducati tidak begitu saja menarik The Baby Alien ke skuad utama. Ada berbagai hal harus mereka pikirkan terlebih dahulu.
“Keputusan telah diambil dan butuh beberapa saat karena memiliki Enea Bastianini, Jorge Martin serta Marquez dengan kemungkinan untuk datang kepada kami, ini sungguh sulit,” ujar Tardozzi.
Lebih jauh dia menjelaskan kalau mereka melibatkan berbagai pihak ketika ingin memboyong Marc Marquez. Mulai dari Gigi Dall’Igna, General Manager Ducati Corse sampai Mauro Grassilli, Direktur Olahraga Ducati Corse.
“Mereka semua bertumbuh dewasa dan kami memutuskan untuk memilih pembalap yang tepat,” bos Ducati itu menambahkan.
Patut diketahui Marc Marquez mendapatkan kontrak selama dua tahun dari Ducati. Artinya dia bakal berbagai garasi dengan Francesco Bagnaia sampai MotoGP 2026.
Rider berpaspor Spanyol ini juga berhak menunggangi Desmosedici GP25. Sama seperti yang akan digunakan oleh Pecco musim depan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
08 Agustus 2026, 22:48 WIB
24 Juli 2026, 07:00 WIB
13 Juli 2026, 20:41 WIB
12 Juli 2026, 20:01 WIB
11 Juli 2026, 20:48 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E