Penjelasan Aturan Restart Motor di MotoGP, Berlaku Tahun Ini
15 Januari 2026, 19:00 WIB
Carmelo Ezpeleta, CEO Dorna Sport menyebut KTM tengah bernegosiasi dengan mereka mengenai kontrak di MotoGP
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – KTM tengah berkutat dengan masalah keuangan. Membuat masa depan mereka di ajang MotoGP masih abu-abu.
Namun baru-baru ini angin segar datang dari pabrikan asal Austria tersebut. KTM dikabarkan tengah berunding dengan Dorna Sport.
"Kami sedang bernegosiasi dengan KTM Group untuk memperbarui perjanjian (kontrak) yang akan berlangsung dari 2027 hingga 2031," ungkap Carmelo Ezpeleta, CEO Dorna Sport di Crash, Selasa (11/03).
Tentu isu di atas menjadi kabar yang cukup ditunggu-tunggu oleh banyak pihak. Mengingat sebelumnya KTM sempat digosipkan bakal pergi meninggalkan MotoGP pada akhir musim 2026.
2026 sendiri merupakan tahun terakhir dari kontrak manufaktur satu ini bersama Dorna Sport. Sehingga hal tersebut makin menguatkan isu kepergian KTM.
Akan tetapi dengan informasi dari Ezpeleta, membuka kemungkinan KTM bakal bertahan di MotoGP.
Sekadar mengingatkan, beberapa waktu lalu KTM berhasil memenangkan pemungutan suara bersama seluruh kreditur.
Jenama asal Austria itu sukses membuat kreditur menyetujui rencana restrukturisasi guna menyelematkan mereka dari ancaman kebangkrutan.
Sekarang KTM hanya perlu melunasi 30 persen saja dari total hutang mereka sebesar 2,2 miliar euro atau sekitar Rp 38,9 triliun.
Di sisi lain KTM mendapat berbagai dukungan dari sejumlah pabrikan MotoGP lain. Seperti contoh dilontarkan oleh Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing.
Rivola mengungkapkan bahwa Dorna Sport harus belajar dari situasi atau masalah yang dialami oleh KTM.
Dorna didorong untuk membuat batas anggaran setiap tim. Sehingga pabrikan tidak perlu merogoh kocek lebih dalam.
Sementara dalam peluncuran tim Red Bull KTM Factory Racing dan Tech3 pada akhir Januari lalu, Pit Beirer, Direktur KTM Motorsport mengaku kalau mereka sudah mulai menyiapkan mesin buat musim 2027.
Hal itu karena Dorna akan merombak regulasi teknis secara besar-besaran. Termasuk mengganti kapasitas jantung pacu dari semula 1.000 cc ke 850 cc.
"Teknisi kami sudah mengerjakannya (mesin 2027). Ada jadwal yang ditetapkan dan kita berkomitmen pada proyek ini," kata Beirer di News.GP.
Dengan begitu masa depan mereka di Motogp semakin jelas. Besar kemungkinan tetap mentas di ajang balap kelas premier.
"Saya dapat menjamin bahwa kami memiliki rencana jangka panjang yang kuat untuk perusahaan ini. Kita ingin KTM tetap di sini (MotoGP) selamanya," Beirer menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Januari 2026, 19:00 WIB
12 Januari 2026, 18:00 WIB
08 Januari 2026, 17:00 WIB
06 Januari 2026, 18:00 WIB
05 Januari 2026, 20:00 WIB
Terkini
15 Januari 2026, 21:34 WIB
BYD hadirkan Sirkuit All-Terrain untuk membuktikan ketangguhan teknologi kendaraan listrik yang mereka kembangkan
15 Januari 2026, 19:00 WIB
FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP
15 Januari 2026, 17:00 WIB
Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan
15 Januari 2026, 16:00 WIB
Insiden mobil listrik terbakar tidak semata-mata disebabkan oleh baterai, berikut analisa EVSafe Indonesia
15 Januari 2026, 15:00 WIB
Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan
15 Januari 2026, 14:00 WIB
Harga Hyundai Ioniq 5 langsung terkerek tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga bisa memberatkan konsumen
15 Januari 2026, 13:00 WIB
MG Motor Indonesia menggelar program penawaran menarik untuk konsumen setia di Tanah Air di awal 2026
15 Januari 2026, 12:00 WIB
Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan