Klasemen Sementara MotoGP 2026: Bezzecchi Berhasil Salip Ogura
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
Carmelo Ezpeleta, CEO Dorna Sport menyebut KTM tengah bernegosiasi dengan mereka mengenai kontrak di MotoGP
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – KTM tengah berkutat dengan masalah keuangan. Membuat masa depan mereka di ajang MotoGP masih abu-abu.
Namun baru-baru ini angin segar datang dari pabrikan asal Austria tersebut. KTM dikabarkan tengah berunding dengan Dorna Sport.
"Kami sedang bernegosiasi dengan KTM Group untuk memperbarui perjanjian (kontrak) yang akan berlangsung dari 2027 hingga 2031," ungkap Carmelo Ezpeleta, CEO Dorna Sport di Crash, Selasa (11/03).
Tentu isu di atas menjadi kabar yang cukup ditunggu-tunggu oleh banyak pihak. Mengingat sebelumnya KTM sempat digosipkan bakal pergi meninggalkan MotoGP pada akhir musim 2026.
2026 sendiri merupakan tahun terakhir dari kontrak manufaktur satu ini bersama Dorna Sport. Sehingga hal tersebut makin menguatkan isu kepergian KTM.
Akan tetapi dengan informasi dari Ezpeleta, membuka kemungkinan KTM bakal bertahan di MotoGP.
Sekadar mengingatkan, beberapa waktu lalu KTM berhasil memenangkan pemungutan suara bersama seluruh kreditur.
Jenama asal Austria itu sukses membuat kreditur menyetujui rencana restrukturisasi guna menyelematkan mereka dari ancaman kebangkrutan.
Sekarang KTM hanya perlu melunasi 30 persen saja dari total hutang mereka sebesar 2,2 miliar euro atau sekitar Rp 38,9 triliun.
Di sisi lain KTM mendapat berbagai dukungan dari sejumlah pabrikan MotoGP lain. Seperti contoh dilontarkan oleh Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing.
Rivola mengungkapkan bahwa Dorna Sport harus belajar dari situasi atau masalah yang dialami oleh KTM.
Dorna didorong untuk membuat batas anggaran setiap tim. Sehingga pabrikan tidak perlu merogoh kocek lebih dalam.
Sementara dalam peluncuran tim Red Bull KTM Factory Racing dan Tech3 pada akhir Januari lalu, Pit Beirer, Direktur KTM Motorsport mengaku kalau mereka sudah mulai menyiapkan mesin buat musim 2027.
Hal itu karena Dorna akan merombak regulasi teknis secara besar-besaran. Termasuk mengganti kapasitas jantung pacu dari semula 1.000 cc ke 850 cc.
"Teknisi kami sudah mengerjakannya (mesin 2027). Ada jadwal yang ditetapkan dan kita berkomitmen pada proyek ini," kata Beirer di News.GP.
Dengan begitu masa depan mereka di Motogp semakin jelas. Besar kemungkinan tetap mentas di ajang balap kelas premier.
"Saya dapat menjamin bahwa kami memiliki rencana jangka panjang yang kuat untuk perusahaan ini. Kita ingin KTM tetap di sini (MotoGP) selamanya," Beirer menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
09 Agustus 2026, 20:36 WIB
08 Agustus 2026, 22:48 WIB
12 Juli 2026, 20:01 WIB
11 Juli 2026, 20:48 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E