Marc Marquez Beri Sinyal Pensiun Dini dari Dunia MotoGP
08 Januari 2026, 17:00 WIB
Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Setelah absen akibat dalam proses pemulihan pasca operasi, pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin dikabarkan siap untuk kembali ke trek dalam waktu dekat. Tepatnya di MotoGP Qatar 2025 di Sirkuit Lusail, Qatar pada 11-13 April.
Martinator sudah absen sejak MotoGP Thailand 2025 akibat kecelakaan yang dialaminya saat latihan, sehingga digantikan oleh test rider Lorenzo Savadori.
Berdasarkan laporan dari dokter yang menangani cedera pada Martin, disebutkan bahwa pemulihannya berjalan baik dan positif.
“Terlihat evolusi yang baik (dari hasil operasi), memungkinkan kita memulai penyembuhan secara fungsional, pergi ke Qatar dan melihat apa yang diperlukan dia (Martin) agar bisa berpartisipasi, tentunya setelah melewati pengecekan medis MotoGP,” kata dokter Xavier Mir dikutip dari Motorsport, Kamis (03/04).
Bersamaan dengan itu, Martin juga diizinkan untuk meningkatkan intensitas latihannya terutama kardio dan bersepeda.
Jika melihat kondisi tersebut, ada peluang besar Jorge Martin berlaga di MotoGP Qatar 2025, menandai debutnya bersama Aprilia.
Namun tetap ada tes kesehatan akhir bersama Angel Charte, direktur medis MotoGP World Championship. Keputusannya yang bakal menentukan apakah Martin bisa kembali ke trek di Qatar.
Ada tantangan lain menanti, mengingat Jorge Martin tidak memiliki banyak waktu mencoba RS-GP. Tetapi Lorenzo Savadori mengungkapkan, pihak Aprilia telah melakukan banyak penyesuaian.
“Ini berbeda dari yang dia coba di Barcelona dan Malaysia. Terus dikembangkan dan semakin dekat dengan permintaan dia,” kata Savadori.
Savadori mengungkapkan Aprilia telah banyak berkomunikasi dengan Martin perihal RS-GP yang bakal jadi tunggangan Martin musim ini.
Sebagai informasi, secara total Jorge Martin hanya berkesempatan mencoba RS-GP 2025 sebanyak 13 lap saja di Sirkuit Sepang, Malaysia sebelum mengalami kecelakaan dan absen di tiga balapan pertama.
Minimnya kesempatan mencoba motor membuat Aprilia sempat mengajukan usul buat mengubah peraturan MotoGP, agar Martin diperbolehkan melakukan tes.
Ide baru tersebut nampaknya ditentang oleh beberapa pihak seperti Davide Tardozzi, bos Ducati.
“Menurut saya ini ide bagus di masa mendatang. Kita juga pernah menghadapi masalah serupa dengan Enea Bastianini (di 2023), tetapi tidak ada yang memberinya kesempatan untuk tes,” kata Tardozzi.
Mengikuti aturan konsesi MotoGP, tim yang pembalapnya bisa melakukan tes tanpa dibatasi adalah tim di peringkat D yakni Honda dan Yamaha. Aprilia ada di level C.
Sehingga selain kedua tim itu, pengujian privat dilakukan pembalap harus pakai motor produksi. Dalam kasus Aprilia, Martin hanya diperbolehkan mengetes RSV4.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Januari 2026, 17:00 WIB
06 Januari 2026, 18:00 WIB
05 Januari 2026, 20:00 WIB
04 Januari 2026, 11:00 WIB
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Terkini
10 Januari 2026, 17:00 WIB
Diskon Hyundai Creta tembus Rp 45 juta berlaku khusus unit lansiran 2025, tipe Prime jadi Rp 300 jutaan
10 Januari 2026, 15:00 WIB
Honda UC3 hadir untuk menggoda para konsumen di Thailand dan Vietnam dengan berbekal berbagai keunggulan
10 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo Indonesia akui ketersediaan jaringan menjadi tantangan buat mereka di 2026 dan harus segera diatasi
10 Januari 2026, 11:00 WIB
ETLE Drone kini resmi beroperasi di lokasi yang selama ini sulit terjangkau oleh para petugas di lapangan
10 Januari 2026, 09:30 WIB
Krisis geopolitik berdampak besar pada sektor otomotif, Toyota Indonesia mewaspadai pengaruhnya pada logistik dan rantai pasok
10 Januari 2026, 09:00 WIB
Ada beberapa faktor mengapa AISI menetapkan target penjualan motor baru di 6,7 juta buat periode 2026
10 Januari 2026, 07:00 WIB
Pada periode Januari-Desember 2025 penjualan mobil mencapai 800 ribu unit lebih, banyak merek alami kenaikan
09 Januari 2026, 19:00 WIB
Sejumlah komunitas motor berkumpul di kawasan Sentul, Jawa Barat untuk kamping bersama menyambut silahturahmi