Francesco Bagnaia Disebut Terlalu Meremehkan Marquez di MotoGP
06 Januari 2026, 18:00 WIB
Francesco Bagnaia perlahan kembali bangkit di MotoGP Jepang 2025, terapkan beberapa komponen lama di GP25
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia sempat membeberkan ada ubahan diberikan di Desmosedici GP25 miliknya saat tes Misano.
Modifikasi yang enggan dia rincikan itu, tampak membuahkan hasil memuaskan di MotoGP Jepang 2025.
Dia tampil semakin percaya diri dan mendominasi MotoGP Jepang 2025. Berturut-turut saat kualifikasi, sesi sprint sampai main race dia menempati posisi pertama.
Sebenarnya jelang akhir balapan, knalpot motornya tampak mengeluarkan banyak asap meskipun Bagnaia mengaku tidak menyadari hal tersebut.
Potensi kerusakan itu membuat juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez yang berada di belakangnya sempat khawatir.
Apabila masalahnya adalah kebocoran oli, Marc Marquez bakal jadi pembalap pertama yang terkena dampak dan berpeluang terjatuh lebih dulu.
Namun keduanya berhasil menyelesaikan balapan tanpa kendala dan menyumbangkan dua podium buat Ducati di Sirkuit Motegi.
Disebutkan bahwa ada beberapa ubahan yang terlihat pada GP25 milik Bagnaia, seperti komponen aerodinamik di bagian belakang.
Kabar beredar mengatakan, beberapa komponen dari motor lamanya diadopsi kembali ke GP25 untuk mengembalikan rasa berkendara seperti tahun lalu.
Sementara buat jantung pacu, tidak ada ubahan bisa dilakukan. Sehingga modifikasi dilakukan sebatas komponen.
“Motor sekarang buat saya jadi lebih mudah melakukan pengereman keras, masuk ke tikungan dengan cepat tanpa banyak pergerakan yang mengunci dan understeering,” kata Bagnaia di Jepang, Minggu (28/09).
Tes Misano sudah cukup memberikannya harapan untuk menampilkan performa lebih baik.
Semua ubahan di San Marino, menurut Pecco berhasil diterapkan kembali di Sirkuit Motegi. Namun dirinya enggan berharap terlalu tinggi di sisa musim ini.
“Mungkin di seri selanjutnya saya kembali ke posisi 20, tetapi saya mau menikmati momentum ini dan mengucapkan selamat kepada Marc yang sangat pantas mendapatkan titel ini (juara dunia),” kata Pecco.
Kejayaan di Sirkuit Motegi itu punya dua sisi buat Bagnaia. Meskipun menggembirakan, dia mengaku kecewa solusi terhadap motornya baru bisa ditemukan setelah 16 seri berlalu.
“Tetapi itulah yang terjadi. Lebih baik daripada tidak sama sekali,” ucap Bagnaia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Januari 2026, 18:00 WIB
05 Januari 2026, 20:00 WIB
04 Januari 2026, 11:00 WIB
02 Januari 2026, 20:22 WIB
02 Januari 2026, 11:00 WIB
Terkini
06 Januari 2026, 21:00 WIB
Toyota GT86 masih menjadi mobil yang menantang untuk dimodifikasi karena memiliki potensi cukup besar
06 Januari 2026, 18:00 WIB
Performa Francesco Bagnaia turun drastis di MotoGP 2025, kesulitan bersaing dengan rekan setimnya di Ducati
06 Januari 2026, 17:00 WIB
Kembaran BYD Seal bakal dipasarkan dengan nama Seal 07 EV, dipasarkan di Tiongkok lebih dulu tahun ini
06 Januari 2026, 16:00 WIB
Sensor LiDAR kerap ditempatkan di bagian depan atap mobil listrik Cina keluaran terkini, dukung keselamatan
06 Januari 2026, 15:24 WIB
Keputusan itu diambil pasca PO Cahaya Trans terlibat kecelakaan di exit Tol Krapyak pada Desember lalu
06 Januari 2026, 14:00 WIB
Pada 2026 tren warna cat bawaan pabrik atau base colour turut digandrungi, karena banyak restorasi kendaraan
06 Januari 2026, 13:00 WIB
Chery memimpin ekspor mobil di Tiongkok sepanjang 2025, sementara total penjualannya tembus 2 juta unit
06 Januari 2026, 12:00 WIB
Pasar ekspor kendaraan di 2026 diperkirakan bakal menghadapi beberapa tantangan yang dinilai cukup berat