Komentar Marc Marquez Usai Dapat Trofi Khusus di FIM Awards 2025
09 Desember 2025, 09:00 WIB
Francesco Bagnaia memiliki modal penting untuk meraih gelar juara dunia motoGP 2022 lalu, salah satunya belajar dari kesalahan
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia rupanya masih belum bisa move on dari kesuksesannya menjadi juara dunia pada MotoGP 2022. Sebab bakal jadi kenangan manis baginya.
Apalagi dirinya harus bersusah payah mendapatkan gelar tersebut. Bagnaia mengaku banyak hal yang telah dia lakukan.
Mulai dari memperbaiki kekurangan di dalam trek hingga bisa seperti sekarang. Modal tersebut membuatnya jadi juara dunia MotoGP.
“Banyak peningkatan saya tahun ini dihasilkan dari kesalahan. Saya bekerja sangat keras dengan diri sendiri. Jika Anda terjatuh segera menganalisanya itu bisa membuat berkembang,” ujar Bagnaia sperti dikutip dari Speedweek Senin (19/12).
Murid Valentino Rossi lantas bertekad mengulangi kesuksesannya pada musim depan. Sehingga bisa mempertahankan gelar yang telah dia dapatkan.
Namun dia merasa masih punya waktu menikmati momen spesialnya sekarang. Bagnaia ingin bersantai terlebih dahulu menghadapi MotoGP musim 2023.
“Saya masih muda dan banyak hal bisa ditingkatkan lagi. Belum saatnya memikirkan tahun depan saat sekarang kami masih punya waktu untuk menghadapinya nanti, kita memiliki kepercayaan penuh pada Ducati sehingga tahu bahwa kesalahan dari musim lalu tidak akan terulang,” tuturnya.
Lebih lanjut Bagnaia menceritakan peran keluarga dalam kesuksesan kariernya. Terlebih ayahnya menjadi sosok terus memotivasi pembalap bernomor 63 tersebut.
“Ayah selalu membantu guna memahami beberapa hal untuk dianalisa. Dia memberitahuku guna melakukan terbaik saat mengerjakan sesuatu seperti dalam dunia balap,” lanjutnya.
Kini setelah berhasil merajai MotoGP rupanya dia tertarik ikut serta dalam ajang balap ketahanan Suzuka 8 Hours. Bahkan Bagnaia sudah menanyakan perihal peluang turun dalam kompetisi tersebut kepada timnya.
Pembalap 25 tahun nampaknya ingin mengikuti jejak sang guru. Sebelumnya Rossi memang pernah turun dalam balapan ketahanan tersebut bersama Colin Edwards menggunakan motor Honda VTR1000SPW pada 2001.
Keduanya berhasil keluar sebagai pemenang ketika itu. Tak heran jika dia sangat ingin ikut balapan di luar MotoGP.
“Balapan tersebut tentunya adalah sebuah ajang yang tidak mudah tetapi sangat membuatku terpesona. Jika kami bisa ambil bagian bersama Ducati dan Alvaro Bautista atau bahkan bisa menang akan jadi hal mengesankan,” ujar Bagnaia menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
09 Desember 2025, 09:00 WIB
17 November 2025, 12:00 WIB
14 November 2025, 19:00 WIB
07 November 2025, 19:00 WIB
07 November 2025, 15:00 WIB
Terkini
09 Desember 2025, 11:01 WIB
Pameran seperti GJAW 2025 dinilai penting untuk visibilitas, tetapi tidak sebegitu efektif dorong penjualan
09 Desember 2025, 10:00 WIB
Chery menilai stimulus dari pemerintah pada 2026 bisa membantu industri otomotif kembali bangkit lagi
09 Desember 2025, 10:00 WIB
Biaya servis mobil yang terkena air banjir tidaklah sedikit, angkanya bisa menyentuh Rp 30 juta-Rp 50 juta
09 Desember 2025, 09:00 WIB
Marc Marquez dinilai jadi salah satu atlet yang melakukan comeback luar biasa setelah diterpa cedera parah
09 Desember 2025, 08:00 WIB
Operasi Zebra 2025 sudah berakhir dengan beragam catatan menarik termasuk korban meninggal yang jumlahnya lebih sedikit
09 Desember 2025, 07:00 WIB
Syarat pembuatan dan perpanjang SIM belum mengalami perubahan namun masyarakat harus paham agar tidak buang waktu
09 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengatasi kemacetan lalu lintas yang terjadi di Ibu Kota
09 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta dapat menjadi alternatif kantor Satpas yang tersebar di area Ibu Kota, simak biayanya