Susunan Sementara Pembalap MotoGP 2027: Bulega Gabung VR46
09 September 2026, 21:00 WIB
Francesco Bagnaia memiliki modal penting untuk meraih gelar juara dunia motoGP 2022 lalu, salah satunya belajar dari kesalahan
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia rupanya masih belum bisa move on dari kesuksesannya menjadi juara dunia pada MotoGP 2022. Sebab bakal jadi kenangan manis baginya.
Apalagi dirinya harus bersusah payah mendapatkan gelar tersebut. Bagnaia mengaku banyak hal yang telah dia lakukan.
Mulai dari memperbaiki kekurangan di dalam trek hingga bisa seperti sekarang. Modal tersebut membuatnya jadi juara dunia MotoGP.
“Banyak peningkatan saya tahun ini dihasilkan dari kesalahan. Saya bekerja sangat keras dengan diri sendiri. Jika Anda terjatuh segera menganalisanya itu bisa membuat berkembang,” ujar Bagnaia sperti dikutip dari Speedweek Senin (19/12).
Murid Valentino Rossi lantas bertekad mengulangi kesuksesannya pada musim depan. Sehingga bisa mempertahankan gelar yang telah dia dapatkan.
Namun dia merasa masih punya waktu menikmati momen spesialnya sekarang. Bagnaia ingin bersantai terlebih dahulu menghadapi MotoGP musim 2023.
“Saya masih muda dan banyak hal bisa ditingkatkan lagi. Belum saatnya memikirkan tahun depan saat sekarang kami masih punya waktu untuk menghadapinya nanti, kita memiliki kepercayaan penuh pada Ducati sehingga tahu bahwa kesalahan dari musim lalu tidak akan terulang,” tuturnya.
Lebih lanjut Bagnaia menceritakan peran keluarga dalam kesuksesan kariernya. Terlebih ayahnya menjadi sosok terus memotivasi pembalap bernomor 63 tersebut.
“Ayah selalu membantu guna memahami beberapa hal untuk dianalisa. Dia memberitahuku guna melakukan terbaik saat mengerjakan sesuatu seperti dalam dunia balap,” lanjutnya.
Kini setelah berhasil merajai MotoGP rupanya dia tertarik ikut serta dalam ajang balap ketahanan Suzuka 8 Hours. Bahkan Bagnaia sudah menanyakan perihal peluang turun dalam kompetisi tersebut kepada timnya.
Pembalap 25 tahun nampaknya ingin mengikuti jejak sang guru. Sebelumnya Rossi memang pernah turun dalam balapan ketahanan tersebut bersama Colin Edwards menggunakan motor Honda VTR1000SPW pada 2001.
Keduanya berhasil keluar sebagai pemenang ketika itu. Tak heran jika dia sangat ingin ikut balapan di luar MotoGP.
“Balapan tersebut tentunya adalah sebuah ajang yang tidak mudah tetapi sangat membuatku terpesona. Jika kami bisa ambil bagian bersama Ducati dan Alvaro Bautista atau bahkan bisa menang akan jadi hal mengesankan,” ujar Bagnaia menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 September 2026, 21:00 WIB
03 September 2026, 09:00 WIB
24 Juli 2026, 07:00 WIB
09 Juli 2026, 13:00 WIB
04 Juli 2026, 07:00 WIB
Terkini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya