Ducati Jual 260 Motor Replika Juara Dunia MotoGP dan Superbike

Tahun penuh prestasi membanggakan, Ducati jual 260 motor replika MotoGP dan Superbike untuk penggemar

Ducati Jual 260 Motor Replika Juara Dunia MotoGP dan Superbike

TRENOTO – Ducati meraih sukses besar pada ajang balap motor kelas dunia tahun ini. Pabrikan asal Italia tersebut meraih gelar juara dunia MotoGP dan Superbike.

Untuk merayakannya Ducati jual 260 motor replika dari dua kejuaraan balap tersebut di atas. Para penggemar bisa memiliki kuda besi replika Francesco Bagnaia di MotoGP atau Alvaro Bautista di Superbike.

Selayaknya replika pada umumnya replika keduanya dibuat dengan desain atau livery yang menyerupai asli. Hanya saja mungkin tidak terdapat beberapa logo sponsor.

Photo : Ducati

Menjadi lebih menarik karena setiap motor dibubuhi tanda tangan para pembalapnya. Pada unit MotoGP terdapat tanda tangan Bagnaia sedangkan Superbike dari Bautista.

“Ini adalah sejarah, tahun emas kami. Hasil tersebut merupakan buah kerja keras dan ketekunan kami dalam beberapa tahun menjalani balapan,” ujar Gigi Dall’Igna, Ducati Corse General Manager seperti dikutip Speedweek.

Ia menambahkan bahwa angka yang didapatkan musim ini sangat impresif. Prestasi Ducati membuktikan jika para pembalap dan motor telah beradaptasi dengan semua situasi dan kondisi.

Baca juga : Honda Ancang-Ancang Buat Motor Balap Bertenaga Listrik

“Ini juga yang membuat kami semakin percaya diri menatap masa depan. Karena tahun depan kami akan kembali ke lintasan dan harus membuktikan masih di level serupa seperti sekarang,” jelasnya kemudian.

Seperti disebutkan di atas bahwa jumlah replikanya akan diproduksi sebanyak 260 unit. Angka tersebut sama dengan pertama kali Ducati ditemukan pada 1926.

Adapun kendaraan yang ditawarkan menggunakan basis Ducati Panigale V4. Semakin spesial karena kendaraan telah disematkan beberapa komponen khusus dan berbeda dari versi umumnya.

Photo : Ducati

260 merupakan jumlah paling sedikit dari kendaraan produksi terbatas dari Ducati sepanjang masa. Menjawab pertanyaan mengapa hanya hanya berjumlah sedikit, Claudio Domenicali selaku CEO Ducati Motor memberikan pernyataan menarik.

“Karena hari ini perusahaan tengah berada di puncak dunia. Namun sejarah Ducati berawal dari sini (Bologna, Italia),” tuturnya.

Karena unit tersebut merupakan produksi terbatas dan sangat spesial, banderol yang ditawarkan tidaklah murah. Ducati Panigale V4 edisi juara dunia MotoGP dan Superbike dihargai 63 ribu Euro atau sekitar Rp1.047 miliar.


Terkini

otopedia
Daihatsu Akan Bantu Konsumen Terdampak Banjir Sumatera

Penanganan Motor yang Terendam Banjir Sumatera dan Malang

Motor yang terendam banjir Sumatera dan Malang berisiko terjadi kerusakan jika tidak ditangani secara benar

mobil
Mahindra

Mahindra Bakal Bawa Mobil Penumpang ke Indonesia Tahun Depan

Mahindra berencana bawa mobil penumpang ke Indonesia tahun depan untuk menarik lebih banyak pelanggan

mobil
Deretan Mobil Porsche Masuk Dunia Virtual, Ada 918 Spyder

Deretan Mobil Porsche Masuk Dunia Virtual, Ada 918 Spyder

PUBG Mobile dan Porsche resmi jalin kerja sama, hadirkan pengalaman baru dan unik buat para penggunanya

komunitas
Gesrek Festival Sukses Digelar, Diramaikan Komunitas dan Bikers

Gesrek Festival Sukses Digelar, Wadah Kumpul Komunitas dan Bikers

Belasan ribu masyarakat umum beserta komunitas hadiri Gesrek Festival yang digelar di akhir November 2025

mobil
Krida Toyota

Krida Toyota, Diler Terbesar di Lombok Seluas 6 Hektar

Memiliki banyak fasilitas unggulan, Krida Toyota tawarkan sensasi lebih dari sebuah diler mobil baru

mobil
Astra Auto Fest 2025

Astra Auto Fest 2025 Resmi Dibuka, Targetkan 4.000 Transaksi

Astra Auto Fest 2025 menyuguhkan berbagai lini kendaraan dari Daihatsu, Toyota, Lexus, BMW dan motor Honda

mobil
Veloz Hybrid

Mengenal Lebih Jauh Perbedaan Varian Toyota Veloz Hybrid EV

Toyota Veloz Hybrid dipasarkan dalam empat pilihan varian yang berbeda, kenali masing-masing tipe yang sesuai

news
Ganjil genap Puncak

Ganjil Genap Puncak Bogor Berlaku di Awal Desember 2025

Mengawali Desember 2025, ganjil genap Puncak Bogor kembali diterapkan di akhir pekan guna mengurai kemacetan