Yamaha Dukung Pemerintah Indonesia Kembangkan Chip Semikonduktor
04 Februari 2026, 14:00 WIB
Fabio Quartararo mengancam bakal pergi dari Yamaha jika ia gagal menjadi juara dunia MotoGP kedua kali
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Yamaha tengah berjuang bangkit dari keterpurukan. Selama beberapa musim, mereka gagal bersaing bahkan untuk sekadar kompetitif dalam balapan MotoGP.
Membuat Fabio Quartararo harus terseok-seok dalam menjalani setiap seri ajang balap para raja tersebut.
Akan tetapi, di MotoGP 2025 pabrikan berlambang garpu tala itu mulai kembali menunjukan tajinya.
El Diablo mampu mencetak pole position dalam tiga balapan beruntun. Bahkan di MotoGP Inggris 2025 ia hampir meraih kemenangan perdana musim ini.
Namun Fabio Quartararo harus menelan pil pahit. Motor Yamaha YZF-M1 mengalami kerusakan beberapa lap sebelum garis finis.
Sehingga ia gagal mengamankan poin di Sirkuit Silverstone. Jadi harus pulang ke Prancis dengan tangan hampa.
Kendati demikian Quartararo masih percaya dengan performa kuda besi milik Yamaha untuk mengarungi kancah balap kelas premier.
“Saya sangat percaya pada proyek (pengembangan motor Yamaha) itu,” ungkap Fabio Quartararo di Crash, Senin (02/06).
Meski begitu rekan satu garasi Alex Rins tersebut mengancam akan meninggalkan Yamaha, jika tidak bisa meraih gelar juara dunia MotoGP kedua.
Quartararo bakal memilih tim baru yang lebih siap dan mampu mengakomodir hasratnya menjadi jawara di balapan para raja.
“Tetapi saya tahu bahwa jika tidak berhasil, aku akan beralih ke proyek (lain) yang sudah siap,” ia melanjutkan.
Lebih jauh Fabio Quartararo menjelaskan bahwa Yamaha sudah melakukan perubahan sangat radikal di MotoGP 2025.
Terutama ketika menggandeng Pramac Racing. Tim satelit tersebut datang membawa para insinyur dengan segudang pengalaman.
“Berurusan dengan orang Jepang selalu baik, terkadang terlalu lambat,” Fabio Quartararo menambahkan.
Seperti diketahui, Pramac bersama Ducati mampu membawa Jorge Martin menjadi juara dunia MotoGP 2024.
Pengalaman tersebut lah yang dibawa ke Yamaha. Digunakan untuk mengembangkan motor balap pabrikan asal Jepang itu.
“Kami tidak bakal menunggu dua bulan untuk melihat apakah suatu perbaikan lulus uji sejauh sekian kilometer. Jika perubahannya berhasil, kita akan langsung menerapkannya,” tegas dia.
Sebagai informasi, Fabio Quartararo tengah bertengger di posisi kedelapan klasemen sementara MotoGP 2025.
Dia mengantongi 59 poin sepanjang musim ini. Kemudian joki berpaspor Prancis tersebut juga sempat podium dengan menempati urutan kedua pada MotoGP Spanyol 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Februari 2026, 14:00 WIB
03 Februari 2026, 16:00 WIB
03 Februari 2026, 12:00 WIB
03 Februari 2026, 10:00 WIB
02 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
04 Februari 2026, 20:37 WIB
Geely akan memperkenalkan kembali brand Zeekr yang menawarkan kemewahan kelas atas namun lebih terjangkau
04 Februari 2026, 19:07 WIB
Dari data yang dihimpun, Auto2000 mencatatkan penjualan mobil baru sampai 106 ribuan unit selama 2025
04 Februari 2026, 16:00 WIB
Varian termahal dari Geely EX2 berhasil mendapat respon paling positif dari para pelanggan di Indonesia
04 Februari 2026, 15:00 WIB
BYD mengumumkan kehadiran Denza B5, baru sebatas perkenalan saja dan bukan di pameran otomotif IIMS 2026
04 Februari 2026, 14:00 WIB
Toyota, Daihatsu maupun Honda dapat menempuh beragam siasat demi menggairahkan pasar mobil LCGC di 2026
04 Februari 2026, 14:00 WIB
Menurut Yamaha pemerintah harus memperhatikan kebutuhan maupun spesifikasi dari permintaan chip semikonduktor
04 Februari 2026, 13:00 WIB
Harga Chery C5 CSH ada di kisaran Rp 400 jutaan, jadi opsi menarik dari rival terdekatnya Honda HR-V Hybrid
04 Februari 2026, 13:00 WIB
MG berharap produk anyar mereka S5 EV bisa mendapatkan keringanan dan dijual dengan harga kompetitif