Ai Ogura Absen di MotoGP Aragon 2026, Alami Cedera Tangan
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Bos Ducati menilai kalau mereka sudah memilih keputusan tepat ketika mendatangkan Marc Marquez musim depan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kedatangan Marc Marquez ke pabrikan Ducati dinilai membawa dampak besar. Sebab ia disebut-sebut sebagai alasan kepergian Jorge Martin ke Aprilia Racing.
Kemudian juga sebagai penyebab hengkangnya Prima Pramac Racing dari skuad asal Italia itu. Mereka bakal menjadi tim satelit Yamaha di MotoGP 2025.
Mendengar hal itu Davide Tardozzi, Manajer tim Ducati angkat bicara. Dia menilai keputusan yang dibuat sudah melalui berbagai pertimbangan.
Sehingga mereka tidak begitu saja menarik The Baby Alien ke skuad utama. Ada berbagai hal harus mereka pikirkan terlebih dahulu.
“Keputusan telah diambil dan butuh beberapa saat karena memiliki Enea Bastianini, Jorge Martin serta Marquez dengan kemungkinan untuk datang kepada kami, ini sungguh sulit,” ujar Tardozzi di Crash, Rabu (3/7).
Lebih jauh dia menjelaskan kalau mereka melibatkan berbagai pihak ketika ingin memboyong Marc Marquez. Mulai dari Gigi Dall’Igna, General Manager Ducati Corse sampai Mauro Grassilli, Direktur Olahraga Ducati Corse.
“Mereka semua bertumbuh dewasa dan kami memutuskan untuk memilih pembalap yang tepat,” bos Ducati itu menambahkan.
Di sisi lain Paolo Campinoti, bos Prima Pramac Ducati mengungkapkan kekecewaannya. Dia mengaku tidak puas dengan keputusan Ducati.
Dia merasa sebelumnya banyak pembalap Pramac Racing yang bisa tembus ke tim pabrikan. Namun perlakukan berbeda justru diterima Jorge Martin.
“Kami pikir Martin merupakan kandidat terbaik untuk bergabung. Kita telah melihat beberapa perubahan strategi yang tidak sesuai lagi dengan Pramac,” ucap Campinoti.
Patut diketahui, Martin sudah dua kali ditolak bergabung ke tim utama Ducati. Pertama terjadi pada musim 2022 lalu.
Waktu itu Ducati lebih memilih mendapatkan tanda tangan Enea Bastianini. Mereka tidak tertarik memakai jasa Martin.
Di sisi lain kedatangan Marc Marquez juga membuat Pramac memutuskan angkat koper dari skuad Borgo Panigale. Sehingga mereka memilih bergabung dengan Yamaha.
“Kami memiliki peluang besar lain, jadi kita memutuskan untuk melakukannya.” Paolo Campinoti menegaskan.
Sebagai informasi, Pramac Racing mendapatkan kontrak tujuh tahun dari manufaktur Yamaha. Mereka bakal diberikan motor YZR-M1 dengan spesifikasi terbaru.
Kemudian jajaran pembalap serta staf teknik dikontrak langsung manufaktur berlambang garpu tala. Nantinya akan dipadukan dengan tim dari Pramac.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
09 Agustus 2026, 20:36 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol