Penampakan Koleksi Motor MotoGP Ryan Wedding yang Disita FBI
31 Desember 2025, 07:00 WIB
Bos Ducati menilai kalau mereka sudah memilih keputusan tepat ketika mendatangkan Marc Marquez musim depan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kedatangan Marc Marquez ke pabrikan Ducati dinilai membawa dampak besar. Sebab ia disebut-sebut sebagai alasan kepergian Jorge Martin ke Aprilia Racing.
Kemudian juga sebagai penyebab hengkangnya Prima Pramac Racing dari skuad asal Italia itu. Mereka bakal menjadi tim satelit Yamaha di MotoGP 2025.
Mendengar hal itu Davide Tardozzi, Manajer tim Ducati angkat bicara. Dia menilai keputusan yang dibuat sudah melalui berbagai pertimbangan.
Sehingga mereka tidak begitu saja menarik The Baby Alien ke skuad utama. Ada berbagai hal harus mereka pikirkan terlebih dahulu.
“Keputusan telah diambil dan butuh beberapa saat karena memiliki Enea Bastianini, Jorge Martin serta Marquez dengan kemungkinan untuk datang kepada kami, ini sungguh sulit,” ujar Tardozzi di Crash, Rabu (3/7).
Lebih jauh dia menjelaskan kalau mereka melibatkan berbagai pihak ketika ingin memboyong Marc Marquez. Mulai dari Gigi Dall’Igna, General Manager Ducati Corse sampai Mauro Grassilli, Direktur Olahraga Ducati Corse.
“Mereka semua bertumbuh dewasa dan kami memutuskan untuk memilih pembalap yang tepat,” bos Ducati itu menambahkan.
Di sisi lain Paolo Campinoti, bos Prima Pramac Ducati mengungkapkan kekecewaannya. Dia mengaku tidak puas dengan keputusan Ducati.
Dia merasa sebelumnya banyak pembalap Pramac Racing yang bisa tembus ke tim pabrikan. Namun perlakukan berbeda justru diterima Jorge Martin.
“Kami pikir Martin merupakan kandidat terbaik untuk bergabung. Kita telah melihat beberapa perubahan strategi yang tidak sesuai lagi dengan Pramac,” ucap Campinoti.
Patut diketahui, Martin sudah dua kali ditolak bergabung ke tim utama Ducati. Pertama terjadi pada musim 2022 lalu.
Waktu itu Ducati lebih memilih mendapatkan tanda tangan Enea Bastianini. Mereka tidak tertarik memakai jasa Martin.
Di sisi lain kedatangan Marc Marquez juga membuat Pramac memutuskan angkat koper dari skuad Borgo Panigale. Sehingga mereka memilih bergabung dengan Yamaha.
“Kami memiliki peluang besar lain, jadi kita memutuskan untuk melakukannya.” Paolo Campinoti menegaskan.
Sebagai informasi, Pramac Racing mendapatkan kontrak tujuh tahun dari manufaktur Yamaha. Mereka bakal diberikan motor YZR-M1 dengan spesifikasi terbaru.
Kemudian jajaran pembalap serta staf teknik dikontrak langsung manufaktur berlambang garpu tala. Nantinya akan dipadukan dengan tim dari Pramac.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 07:00 WIB
30 Desember 2025, 17:18 WIB
29 Desember 2025, 18:00 WIB
23 Desember 2025, 17:00 WIB
19 Desember 2025, 18:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV