Adik Rossi Minta Kalender MotoGP Direvisi, Kurang Istirahat
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
Bos Ducati menilai kalau mereka sudah memilih keputusan tepat ketika mendatangkan Marc Marquez musim depan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kedatangan Marc Marquez ke pabrikan Ducati dinilai membawa dampak besar. Sebab ia disebut-sebut sebagai alasan kepergian Jorge Martin ke Aprilia Racing.
Kemudian juga sebagai penyebab hengkangnya Prima Pramac Racing dari skuad asal Italia itu. Mereka bakal menjadi tim satelit Yamaha di MotoGP 2025.
Mendengar hal itu Davide Tardozzi, Manajer tim Ducati angkat bicara. Dia menilai keputusan yang dibuat sudah melalui berbagai pertimbangan.
Sehingga mereka tidak begitu saja menarik The Baby Alien ke skuad utama. Ada berbagai hal harus mereka pikirkan terlebih dahulu.
“Keputusan telah diambil dan butuh beberapa saat karena memiliki Enea Bastianini, Jorge Martin serta Marquez dengan kemungkinan untuk datang kepada kami, ini sungguh sulit,” ujar Tardozzi di Crash, Rabu (3/7).
Lebih jauh dia menjelaskan kalau mereka melibatkan berbagai pihak ketika ingin memboyong Marc Marquez. Mulai dari Gigi Dall’Igna, General Manager Ducati Corse sampai Mauro Grassilli, Direktur Olahraga Ducati Corse.
“Mereka semua bertumbuh dewasa dan kami memutuskan untuk memilih pembalap yang tepat,” bos Ducati itu menambahkan.
Di sisi lain Paolo Campinoti, bos Prima Pramac Ducati mengungkapkan kekecewaannya. Dia mengaku tidak puas dengan keputusan Ducati.
Dia merasa sebelumnya banyak pembalap Pramac Racing yang bisa tembus ke tim pabrikan. Namun perlakukan berbeda justru diterima Jorge Martin.
“Kami pikir Martin merupakan kandidat terbaik untuk bergabung. Kita telah melihat beberapa perubahan strategi yang tidak sesuai lagi dengan Pramac,” ucap Campinoti.
Patut diketahui, Martin sudah dua kali ditolak bergabung ke tim utama Ducati. Pertama terjadi pada musim 2022 lalu.
Waktu itu Ducati lebih memilih mendapatkan tanda tangan Enea Bastianini. Mereka tidak tertarik memakai jasa Martin.
Di sisi lain kedatangan Marc Marquez juga membuat Pramac memutuskan angkat koper dari skuad Borgo Panigale. Sehingga mereka memilih bergabung dengan Yamaha.
“Kami memiliki peluang besar lain, jadi kita memutuskan untuk melakukannya.” Paolo Campinoti menegaskan.
Sebagai informasi, Pramac Racing mendapatkan kontrak tujuh tahun dari manufaktur Yamaha. Mereka bakal diberikan motor YZR-M1 dengan spesifikasi terbaru.
Kemudian jajaran pembalap serta staf teknik dikontrak langsung manufaktur berlambang garpu tala. Nantinya akan dipadukan dengan tim dari Pramac.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
09 Agustus 2026, 20:36 WIB
08 Agustus 2026, 22:48 WIB
24 Juli 2026, 07:00 WIB
Terkini
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan
20 Agustus 2026, 19:19 WIB
Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
Penjualan Daihatsu di Indonesia terus menunjukkan tren positif, mencapai angka tertingginya di Juli 2026
20 Agustus 2026, 13:00 WIB
Sejumlah merek mobil Cina tuai hasil positif di GIIAS 2026, BYD bukukan SPK terbanyak lebih dari 4.000 SPK
20 Agustus 2026, 11:00 WIB
IEE Series 2026 diharapkan menjadi wadah diskusi dan pertemuan pihak industri, usung tema keberlanjutan