Spesifikasi Xpeng P7, Sedan Listrik yang Bakal Debut di IIMS 2026
30 Januari 2026, 10:00 WIB
Prabowo optimis bahwa Indonesia bisa memproduksi sedan listrik di 2028 untuk menarik lebih banyak pelanggan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Presiden Prabowo Subianto berharap Indonesia bisa memproduksi kendaraan listrik secara massal di 2028. Langkah tersebut disebutnya sebagai salah satu bagian dari pengembangan industri EV nasional.
Terlebih sekarang sudah semakin banyak pabrikan kendaraan listrik yang masuk ke Indonesia. Sehingga diharapkan ekosistemnya semakin terbangun.
"Saya berharap di tahun 2028 kita akan produksi secara besar-besaran mobil sedan listrik," tegas Prabowo dilansir Antara (09/04).
Ia mengungkap bahwa Indonesia sudah memiliki kemampuan untuk memproduksi kendaraan komersial listrik seperti bus dan truk. Ini dinilai merupakan langkah penting dalam pengembangan ekosistem EV.
Oleh sebab itu, dirinya pun tengah mempersiapkan pembentukan perusahaan pemerintah agar bisa memproduksi kendaraan listrik khususnya di segmen sedan.
"Kita juga sedang bentuk perusahaan untuk memproduksi sedan dari listrik," kata Prabowo.
Pemerintah memang cukup gencar dalam mengembangan industri kendaraan listrik. Beragam upaya sudah dilakukan agar Indonesia tidak hanya dijadikan pasar untuk pabrikan global.
Salah satunya adalah dengan memberikan insentif buat pabrikan kendaraan listrik global agar berkembang di Tanah Air. Mereka kemudian diharapkan bakal membangun fasilitas produksi dan membuka lapangan pekerjaan buat masyarakat.
Langkah tersebut pun terbilang cukup efektif karena beberapa pabrikan mulai membangun fasilitasnya. Salah satunya adalah VinFast yang bahkan sudah beroperasi beberapa waktu lalu.
Pabrik yang berlokasi di Subang, Jawa Barat itu berdiri di atas lahan seluas 171 hektar dan akan dibangun dalam beberapa fase. Untuk tahap pertama kapasitas produksi adalah sebesar 50.000 unit per tahun.
Pembangunannya dilakukan selama 17 bulan dan menggunakan lahan sekitar 10 hektar. Sementara total investasinya adalah sekitar USD 300 juta atau sekitar 4,8 triliun.
Kehadiran fasilitas ini diklaim bisa menyerap sekitar 900 tenaga kerja. Namun jumlah tersebut masih diisi secara bertahap seiring dengan mulai berjalannya produksi.
Ada pun model yang akan diproduksi adalah VF 3, VF 5, VF 6 dan VF 7. Ke depan mereka juga bakal memproduksi MPV listrik di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Januari 2026, 10:00 WIB
06 Desember 2023, 14:00 WIB
04 September 2023, 19:25 WIB
05 Desember 2022, 18:04 WIB
01 Desember 2022, 10:30 WIB
Terkini
26 Mei 2026, 06:00 WIB
Layanan SIM keliling Jakarta jadi alternatif untuk masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku SIM
26 Mei 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta mulai diterapkan sejak pukul 06.00 WIB dan hari ini waktunya mobil berpelat genap
25 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik baru Wuling terpantau ada dalam daftar Pangkalan Data Kekayaan Intelektual dengan nama Aira ev
25 Mei 2026, 19:00 WIB
New Toyota GR Yaris diberikan berbagai pembaruan, lalu mobil tersebut diniagakan di angka Rp 1,1 miliaran
25 Mei 2026, 18:54 WIB
Honda telah memastikan tidak akan merilis Honda Prelude varian Type R karena memiliki target konsumen yang berbeda dari Civic.
25 Mei 2026, 11:00 WIB
Berkaca dari data pembeli Prelude, loyalis Honda disebut memiliki peran penting dalam mendongkrak penjualan
25 Mei 2026, 09:00 WIB
Teknologi REEV yang bakal masuk di Indonesia dalam waktu dekat dan memiliki beberapa keunggulan yang menarik
25 Mei 2026, 07:00 WIB
Banyak yang menganggap masalah pada mobil bisa diperbaiki sendiri, namun jika dipaksakan akan menjadi masalah