Francesco Bagnaia Lebih Pilih Aprilia Usai Tinggalkan Ducati
26 Juni 2026, 07:00 WIB
Marc Marquez merasa karakteristik lintasan saat MotoGP Brasil 2026 tidak sesuai dengan gaya berkendaranya
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Marc Marquez gagal meraih hasil maksimal. Hal itu terjadi dalam gelaran MotoGP Brasil 2026.
Pada sesi sprint race, The Baby Alien sempat keluar sebagai pemenang. Ia mengalahkan Fabio Di Giannantonio serta Jorge Martin.
Namun situasi berbalik 180 derajat di balapan utama. Marc Marquez gagal menggapai podium pada Senin (23/03) dini hari.
Rider pabrikan Ducati itu harus puas finis di urutan keempat, tepat di belakang Di Giannantonio yang menyabet podium ketiga.
Padahal kedua pembalap tersebut sempat terlibat duel panas, dalam sejumlah kesempatan di MotoGP Brasil 2026.
Bahkan beberapa lap menjelang garis finis, Marc Marquez dan Fabio Di Giannantonio masih bersaing untuk merebut posisi ketiga.
Akan tetapi Di Giannantonio, sulit ditundukkan oleh The Baby Alien dalam balapan di Negeri Samba.
Sehingga rekan satu garasi Francesco Bagnaia, itu harus puas menyelesaikan MotoGP Brasil 2026 di posisi keempat.
"Ketika Anda tidak naik podium, Anda tidak pernah merasa senang," ungkap Marc Marquez kepada GPOne, Selasa (24/03).
Marquez pun menuturkan ada beberapa penyebab mengapa dia gagal berdiri di podium pada balapan utama MotoGP Brasil 2026.
Salah satunya adalah karakteristik Sirkuit Autódromo Internacional Ayrton Senna, Goiania yang memiliki banyak tikungan ke kanan.
Pembalap asal Spanyol ini merasa hal tersebut kurang sesuai, dengan gaya berkendaranya saat memacu Desmosedici GP26 milik skuad Ducati Corse.
"Sayang saya melakukan kesalahan di tikungan di mana aspalnya mengelupas," tutur Marc Marquez.
Lebih jauh disebutkan, ia kehilangan kendali bagian depan motornya karena terlalu memaksakan diri.
Situasi tersebut membuat Marc Marquez kesulitan tampil maksimal, sehingga gagal merebut posisi terdepan.
"Tetapi setelah kesalahan itu saya memutuskan untuk tidak terlalu memaksakan diri," tegas Marquez.
Kemudian Marc Marquez juga kesulitan di beberapa putaran pertama. Ia merasa tidak nyaman saat memacu kuda besi Ducati.
Selain itu, ia juga kurang percaya diri sehingga performanya sempat menurun ketika baru meninggalkan garis start.
"Saya tidak mendapatkan perasaan yang saya inginkan, tetapi saya tahu kami harus terus berusaha," pungkas dia.
Marc Marquez juga tidak memungkiri bahwa Sirkuit Autódromo Internacional Ayrton Senna, Goiania memiliki tingkat kesulitan tersendiri.
Terutama ketika ia ingin mendahului pembalap lain. Karena itu ia kesusahan saat mencoba menyalip Fabio Di Giannantonio.
"Saya berharap dapat terus meningkatkan kemampuan (balap) saya selangkah demi selangkah," Marc Marquez menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Juni 2026, 07:00 WIB
24 Juni 2026, 09:00 WIB
22 Juni 2026, 15:23 WIB
21 Juni 2026, 20:18 WIB
20 Juni 2026, 20:35 WIB
Terkini
27 Juni 2026, 09:00 WIB
Mitsubishi Destinator menghadirkan pengalaman berkendara yang nyaman, aman dan efisien untuk mobilitas harian
27 Juni 2026, 07:00 WIB
Yadea Indonesia membuktikan kualitas produknya melalui agenda kunjungan Wapres ke Papua beberapa waktu lalu
26 Juni 2026, 22:57 WIB
Mitsubishi Pajero Sport tawarkan keseimbangan performa mesin dan efisiensi bahan bakar untuk keluarga
26 Juni 2026, 09:00 WIB
AHM menjelaskan kalau mereka belum memutuskan bagaimana masa depan paten Honda Ryden 160 yang mereka daftarkan
26 Juni 2026, 07:00 WIB
Francesco Bagnaia mendapatkan kontrak selama empat tahun dari Aprilia dan akan berduet dengan Bezzecchi
26 Juni 2026, 06:23 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diberlakukan hari ini untuk bisa mengurai kemacetan terutama pada jam sibuk
26 Juni 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai terlewat, SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa lima lokasi sebelum akhir pekan
26 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan melayani para pengendara motor maupun mobil sebelum akhir pekan