Marc Marquez Trauma Balapan di Mandalika, Punya Kenangan Buruk
03 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez merasa karakteristik lintasan saat MotoGP Brasil 2026 tidak sesuai dengan gaya berkendaranya
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Marc Marquez gagal meraih hasil maksimal. Hal itu terjadi dalam gelaran MotoGP Brasil 2026.
Pada sesi sprint race, The Baby Alien sempat keluar sebagai pemenang. Ia mengalahkan Fabio Di Giannantonio serta Jorge Martin.
Namun situasi berbalik 180 derajat di balapan utama. Marc Marquez gagal menggapai podium pada Senin (23/03) dini hari.
Rider pabrikan Ducati itu harus puas finis di urutan keempat, tepat di belakang Di Giannantonio yang menyabet podium ketiga.
Padahal kedua pembalap tersebut sempat terlibat duel panas, dalam sejumlah kesempatan di MotoGP Brasil 2026.
Bahkan beberapa lap menjelang garis finis, Marc Marquez dan Fabio Di Giannantonio masih bersaing untuk merebut posisi ketiga.
Akan tetapi Di Giannantonio, sulit ditundukkan oleh The Baby Alien dalam balapan di Negeri Samba.
Sehingga rekan satu garasi Francesco Bagnaia, itu harus puas menyelesaikan MotoGP Brasil 2026 di posisi keempat.
"Ketika Anda tidak naik podium, Anda tidak pernah merasa senang," ungkap Marc Marquez kepada GPOne, Selasa (24/03).
Marquez pun menuturkan ada beberapa penyebab mengapa dia gagal berdiri di podium pada balapan utama MotoGP Brasil 2026.
Salah satunya adalah karakteristik Sirkuit Autódromo Internacional Ayrton Senna, Goiania yang memiliki banyak tikungan ke kanan.
Pembalap asal Spanyol ini merasa hal tersebut kurang sesuai, dengan gaya berkendaranya saat memacu Desmosedici GP26 milik skuad Ducati Corse.
"Sayang saya melakukan kesalahan di tikungan di mana aspalnya mengelupas," tutur Marc Marquez.
Lebih jauh disebutkan, ia kehilangan kendali bagian depan motornya karena terlalu memaksakan diri.
Situasi tersebut membuat Marc Marquez kesulitan tampil maksimal, sehingga gagal merebut posisi terdepan.
"Tetapi setelah kesalahan itu saya memutuskan untuk tidak terlalu memaksakan diri," tegas Marquez.
Kemudian Marc Marquez juga kesulitan di beberapa putaran pertama. Ia merasa tidak nyaman saat memacu kuda besi Ducati.
Selain itu, ia juga kurang percaya diri sehingga performanya sempat menurun ketika baru meninggalkan garis start.
"Saya tidak mendapatkan perasaan yang saya inginkan, tetapi saya tahu kami harus terus berusaha," pungkas dia.
Marc Marquez juga tidak memungkiri bahwa Sirkuit Autódromo Internacional Ayrton Senna, Goiania memiliki tingkat kesulitan tersendiri.
Terutama ketika ia ingin mendahului pembalap lain. Karena itu ia kesusahan saat mencoba menyalip Fabio Di Giannantonio.
"Saya berharap dapat terus meningkatkan kemampuan (balap) saya selangkah demi selangkah," Marc Marquez menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 September 2026, 09:00 WIB
31 Agustus 2026, 17:18 WIB
30 Agustus 2026, 20:14 WIB
29 Agustus 2026, 21:08 WIB
28 Agustus 2026, 21:10 WIB
Terkini
07 September 2026, 21:43 WIB
Chery Q menjadi mobil listrik pendatang baru yang menawarkan berbagai fitur kekinian kepada para konsumen
07 September 2026, 12:34 WIB
Gelaran Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi wadah untuk anak bersama keluarga menikmati akhir pekan
07 September 2026, 10:16 WIB
Robot AiMOGA Mornine kembali mendapatkan sertifikasi dari benua Uni Eropa di aspek hardware dan software
07 September 2026, 06:00 WIB
Hari ini kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk membantu masyarakat di wilayah Kota Kembang
07 September 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa melakukan perjalanan di jalan Ibu Kota dengan nyaman, simak puluhan titik ganjil genap Jakarta
06 September 2026, 12:15 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi tempat mengekspresikan bakat, wadah berkumpul masyarakat dan komunitas
06 September 2026, 01:22 WIB
BYD terus memperkuat komitmen mereka untuk memajukan industri otomotif di Indonesia usai mendirikan pabrik
05 September 2026, 19:21 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas masyarakat dan anak-anak muda