Klasemen Akhir MotoGP 2025: Duo Marquez Memimpin, Bagnaia Melorot
17 November 2025, 12:00 WIB
Fabio Di Giannantonio satu-satunya pembalap tim satelit yang dipercaya pakai Desmosedici GP25 di MotoGP 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pertamina Enduro VR46 Racing Team kebagian jatah menggunakan Desmosedici GP25 di MotoGP 2025. Motor dari Ducati itu bakal digunakan oleh Fabio Di Giannantonio, membuatnya jadi satu-satunya pembalap tim satelit yang pakai GP25.
Hanya ada tiga pembalap pakai Desmosedici GP25 di musim ini. Selain Diggia ada dua rider lain yakni Marc Marquez dan Francesco Bagnaia.
Diggia tidak menampik dirinya butuh penyesuaian lebih. Karena sebelumnya dia menggunakan Desmosedici GP23 ditambah kondisi tubuhnya masih dalam tahap penyembuhan pasca operasi.
“Ini langkah besar dari GP23. Bakal sangat berbeda, kita harus fokus sama pengembangan, apa yang bisa diterapkan dan mana yang tidak bisa,” kata Diggia saat konferensi pers peluncuran tim Pertamina Enduro VR46 di Jakarta, Sabtu (25/1).
Meskipun merasa mendapatkan tekanan lebih, ia menegaskan akan bekerja keras di MotoGP 2025 buat melakukan penyesuaian dengan GP25 dan memberikan hasil terbaik tahun ini.
Tetapi menurut Diggia tidak ada persiapan khusus dilakukan untuk beradaptasi dengan GP25. Saat ini fokusnya lebih kepada penyembuhan setelah operasi akibat dislokasi bahu yang dialaminya.
“Di musim ini saya mau enjoy dan memaksimalkan peluang saja. Tentu kita punya banyak referensi buat dibandingkan, ada Marquez dan Bagnaia, jadi kita ada kesempatan berkembang,” kata Diggia.
Bicara soal perbedaan GP25 dari motor terdahulu, Alessio Salucci, Team Director VR46 mengungkapkan pihaknya belum mengetahui banyak soal itu.
“Sulit juga untuk memahami sekarang perbedaannya. Karena Mr. Gigi Dall’igna tidak bilang apa-apa tentang motor di musim 2025. Tetapi nanti begitu kita tiba di Sepang, saya dan Pablo akan bertemu dia,” kata Uccio dalam kesempatan sama.
Perlu diketahui Diggia sebelumnya alami kecelakaan saat sesi latihan di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria pada Agustus 2024.
Kecelakaan terjadi di tikungan delapan, dengan sisa waktu latihan 35 menit. Akhirnya dia pun tidak melanjutkan sesi latihan dan didiagnosa dislokasi bahu kiri.
“Saya sudah punya banyak waktu buat pemulihan. Jadi persiapannya nanti bukan (adaptasi) ke motor, tetapi lebih ke badan supaya siap mengendarainya (GP25), ucap Diggia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
17 November 2025, 12:00 WIB
10 November 2025, 09:00 WIB
04 November 2025, 21:00 WIB
20 Oktober 2025, 09:00 WIB
14 Oktober 2025, 09:00 WIB
Terkini
18 Juni 2026, 11:00 WIB
Ducati Corse mendelegasikan Marc Marquez untuk menjalankan pengujian di Sirkuit Brno sebelum seri Ceko
18 Juni 2026, 09:00 WIB
Geely EX2 hadir menawarkan fitur yang komplit sebagai mobil listrik kompak, sehingga relevan bagi aktivitas
18 Juni 2026, 07:00 WIB
Implementasi Biodiesel B50 dinilai bisa menghemat devisa negara sampai Rp 157 triliun sepanjang tahun ini
18 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersedia di lima tempat berbeda sekitar Ibukota, simak informasi lengkapnya di sini
18 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta tetap menjadi andalan dalam memecah kebuntuan lalu lintas terutama di jam sibuk
18 Juni 2026, 06:00 WIB
Buat Anda yang ingin mendatangi SIM keliling Bandung hari ini, wajib memperhatikan jadwal maupun lokasinya
17 Juni 2026, 18:37 WIB
Pada Juni 2026 beberapa pabrikan melakukan penyesuaian harga motor matic murah, seperti dialami oleh Yamaha
17 Juni 2026, 11:00 WIB
Jaecoo menjadi merek mobil Cina dengan penjualan retail terlaris sepanjang Mei 2026, berada di atas BYD