Pertamina Enduro VR46 Usung Livery Garuda di MotoGP Mandalika
07 Oktober 2026, 09:00 WIB
Fabio Di Giannantonio satu-satunya pembalap tim satelit yang dipercaya pakai Desmosedici GP25 di MotoGP 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pertamina Enduro VR46 Racing Team kebagian jatah menggunakan Desmosedici GP25 di MotoGP 2025. Motor dari Ducati itu bakal digunakan oleh Fabio Di Giannantonio, membuatnya jadi satu-satunya pembalap tim satelit yang pakai GP25.
Hanya ada tiga pembalap pakai Desmosedici GP25 di musim ini. Selain Diggia ada dua rider lain yakni Marc Marquez dan Francesco Bagnaia.
Diggia tidak menampik dirinya butuh penyesuaian lebih. Karena sebelumnya dia menggunakan Desmosedici GP23 ditambah kondisi tubuhnya masih dalam tahap penyembuhan pasca operasi.
“Ini langkah besar dari GP23. Bakal sangat berbeda, kita harus fokus sama pengembangan, apa yang bisa diterapkan dan mana yang tidak bisa,” kata Diggia saat konferensi pers peluncuran tim Pertamina Enduro VR46 di Jakarta, Sabtu (25/1).
Meskipun merasa mendapatkan tekanan lebih, ia menegaskan akan bekerja keras di MotoGP 2025 buat melakukan penyesuaian dengan GP25 dan memberikan hasil terbaik tahun ini.
Tetapi menurut Diggia tidak ada persiapan khusus dilakukan untuk beradaptasi dengan GP25. Saat ini fokusnya lebih kepada penyembuhan setelah operasi akibat dislokasi bahu yang dialaminya.
“Di musim ini saya mau enjoy dan memaksimalkan peluang saja. Tentu kita punya banyak referensi buat dibandingkan, ada Marquez dan Bagnaia, jadi kita ada kesempatan berkembang,” kata Diggia.
Bicara soal perbedaan GP25 dari motor terdahulu, Alessio Salucci, Team Director VR46 mengungkapkan pihaknya belum mengetahui banyak soal itu.
“Sulit juga untuk memahami sekarang perbedaannya. Karena Mr. Gigi Dall’igna tidak bilang apa-apa tentang motor di musim 2025. Tetapi nanti begitu kita tiba di Sepang, saya dan Pablo akan bertemu dia,” kata Uccio dalam kesempatan sama.
Perlu diketahui Diggia sebelumnya alami kecelakaan saat sesi latihan di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria pada Agustus 2024.
Kecelakaan terjadi di tikungan delapan, dengan sisa waktu latihan 35 menit. Akhirnya dia pun tidak melanjutkan sesi latihan dan didiagnosa dislokasi bahu kiri.
“Saya sudah punya banyak waktu buat pemulihan. Jadi persiapannya nanti bukan (adaptasi) ke motor, tetapi lebih ke badan supaya siap mengendarainya (GP25), ucap Diggia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Oktober 2026, 09:00 WIB
06 Juli 2026, 20:00 WIB
17 November 2025, 12:00 WIB
10 November 2025, 09:00 WIB
04 November 2025, 21:00 WIB
Terkini
02 November 2026, 21:03 WIB
Chery Group terus mengembangkan pasar robot humanoid dan sejenisnya untuk pasar luar Tiongkok yakni AiMOGA
02 November 2026, 20:23 WIB
IMX 2026 baru selesai di gelar beberapa waktu lalu, pameran otomotif ini diramaikan dengan berbagai kegiatan
02 November 2026, 15:54 WIB
Adopsi motor listrik di Indonesia masih belum semasif mobil listrik, AISI ungkap persentasenya masih kecil
02 November 2026, 11:00 WIB
Marc Marquez saat ini tengah memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 usai memenangkan seri Malaysia di Sepang
02 November 2026, 09:00 WIB
Merek mobil Cina mulai menjamur dan mencatatkan penjualan positif di berbagai wilayah, terkininya di eropa
02 November 2026, 07:00 WIB
Yamaha Gear Ultima edisi Kicau Mania hadir perdana di gelaran Umi Kasum Cup VI, jadi inspirasi modifikasi
01 November 2026, 20:29 WIB
iCar Indonesia membuka diler di dalam mal pertamanya di Jakarta untuk mendekatkan diri dengan konsumen
01 November 2026, 17:37 WIB
Di bulan ini sejumlah SPBU di Indonesia nampak menahan harga BBM mereka, mulai dari RON 92 sampai jenis diesel