Francesco Bagnaia Disebut Terlalu Meremehkan Marquez di MotoGP
06 Januari 2026, 18:00 WIB
Setidaknya ada dua hal yang jadi alasan utama di balik turunnya performa Francesco Bagnaia di MotoGP 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Francesco Bagnaia, pembalap Ducati rekan segarasi Marc Marquez jadi sorotan karena performanya kian turun di MotoGP 2025.
Meskipun raihan poinnya cukup untuk membawa dia bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara MotoGP 2025, Bagnaia tampak semakin kesulitan jelang seri ke-17 musim ini.
Dalam beberapa kesempatan, Pecco mengaku belum bisa menemukan ‘feel’ berkendara seperti yang dia rasakan saat menggunakan Desmosedici GP24 tahun lalu.
Menjadi perhatian sebab Marc Marquez justru cepat beradaptasi dan berhasil mendulang 512 poin, bahkan diproyeksi segera mengunci gelar juara dunia di MotoGP Jepang 2025.
Ada beberapa faktor dinilai jadi ‘biang kerok’ di balik turunnya performa Francesco Bagnaia musim ini.
“GP24 yang tahun lalu membawanya meraih 11 kemenangan dalam balapan panjang, jelas memberi rasa percaya diri lebih besar. Meskipun perbedaannya dengan GP25 sebenarnya sangat tipis,” kata Matteo Guerinoni, komentator dan pengamat MotoGP asal Italia kepada KatadataOTO, Kamis (18/09).
Matteo menjelaskan, salah satu perubahan utama pada kedua motor balap tersebut adalah inersia mesin yang sedikit dimodifikasi.
Ubahan itu diklaim membuat efek engine brake pada Desmosedici GP25 terasa berbeda.
“Pengereman terasa kurang agresif dan justru membawa pada kecepatan lebih tinggi saat masuk tikungan,” kata Matteo.
Walaupun mungkin menguntungkan buat pembalap lain, bagi Pecco hal tersebut justru menjadi kelemahannya. Selain mesin, faktor kedua penghambat Bagnaia di MotoGP 2025 adalah mentalitas.
Pria yang merupakan mantan pembalap Superbike ini menilai Francesco Bagnaia percaya diri bisa langsung mengalahkan Marc Marquez berkat statusnya sebagai pembalap veteran Ducati.
Padahal menurut Matteo, Marc Marquez mulai menunjukkan potensi sebagai ‘prodigy’ terkhusus setelah MotoGP Valencia 2024.
The Baby Alien juga tampil lebih tenang dan semakin berhati-hati musim ini, tidak menunjukkan agresivitas menggebu-gebu seperti di masa lalu.
“Kekuatan mentalnya membalikkan hierarki, membuat Pecco terjebak dalam pusaran negatif yang kini menimbulkan kekhawatiran,” tegas Matteo.
Bagnaia masih punya beberapa kesempatan lagi untuk mempertahankan takhta di urutan ketiga klasemen MotoGP 2025.
Pasca sesi tes di Sirkuit Misano dengan masukan dari Casey Stoner, Bagnaia mengaku percaya diri dan siap menerapkan temuan barunya saat berlaga di Sirkuit Motegi jelang akhir September nanti.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Januari 2026, 18:00 WIB
02 Januari 2026, 11:00 WIB
30 Desember 2025, 17:18 WIB
11 Desember 2025, 14:00 WIB
17 November 2025, 12:00 WIB
Terkini
08 Januari 2026, 18:00 WIB
Kebijakan pemerintah federal di Amerika Serikat disebut bikin penjualan mobil listrik Tesla kalah dari BYD
08 Januari 2026, 17:00 WIB
Setelah badai cedera menerpa, kondisi fisik Marc Marquez dirasa sudah tidak seprima seperti dahulu kala
08 Januari 2026, 16:40 WIB
Kunci tertinggal di kabin diduga jadi salah satu penyebab Hyundai Stargazer menyala otomatis ketika diparkir
08 Januari 2026, 15:00 WIB
Mitsubishi Triton Single Cabin tersedia dalam varian baru yang tampil semakin sporti, harga Rp 300 jutaan
08 Januari 2026, 14:00 WIB
Aksi drift di Pondok Indah dianggap sangat membahayakan, seharusnya dilakukan di area khusus yang disediakan
08 Januari 2026, 13:01 WIB
Pergantian nama divisi balap Gazoo Racing tanpa entitas Toyota resmi berlaku, efektif per 7 Januari 2026
08 Januari 2026, 12:00 WIB
Wacana insentif lebih besar buat mobil listrik yang menggunakan baterai berbahan nikel bakal menguntungkan Hyundai
08 Januari 2026, 11:00 WIB
Serangan AS ke Venezuela beberapa waktu lalu berpotensi sebabkan penurunan ekspor Toyota ke negara tersebut