Marc Marquez Trauma Balapan di Mandalika, Punya Kenangan Buruk
03 September 2026, 09:00 WIB
Bos Ducati, Paolo Ciabatti ingin Bagnaia pakai nomor 1 pada MotoGP 2023 setelah menjadi juara dunia pada musim lalu
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Bos Ducati, Paolo Ciabatti mulai menginstruksikan Francesco Bagnaia untuk menggunakan nomor start 1 pada musim 2023. Sebab guna mengukuhkan dirinya sebagai juara dunia pada MotoGP 2022.
Menurutnya hal tersebut sangat membawa pengaruh baik bagi tim asal Italia. Makanya dia ingin sekali Bagnai bisa menggunakannya setelah raihan apik itu.
Memang sekarang belum ada pembalap yang memakai nomor keramat tersebut. Terakhir kali digunakan oleh Casey Stoner pada musim balap 2012.
“Nomor 1 jelas penting karena mengirimkan sinyal positif yakni milik juara dunia. Sedangkan pada sudut pandang pabrikan alangkah baiknya nomor tersebut tersemat di motor balap kami,” ujar Ciabatti dikutip dari Speedweek, Kamis (29/12).
Di sisi lain dia percaya angka tersebut kental akan takhayul saat digunakan. Namun tidak mengendorkan niatnya untuk membuat Bagnaia pakai nomor 1.
“Kami juga memahami bahwa ada sedikit kesialan yang terlibat dan fakta bahwa para pengemudi saat ini membangun citra mereka berdasarkan nomornya,” tambah dia.
Di sisi lain Ciabatti tidak ingin memaksakan kehendaknya. Sebab semuanya diserahkan ke tangan sang joki Desmosedici musim depan.
“Bagaimanapun kami menyerahkan keputusan ini di tangan pembalap. Karena terpenting dia bisa santai dan berkendara dengan nomor start yang paling mewakili dirinya,” tegasnya.
Bak gayung bersambut, Bagnai sepertinya ingin mengaminkan permintaan sang bos. Akan tetapi dia masih berat untuk meninggalkan nomor miliknya sekarang.
“Memakai nomor satu impian semua pembalap di MotoGP juga hak istimewa buat pembalap juara dunia, saya ingin tetap mengenakan angka 63 sebagai nomor startku karena angka ini seperti keberuntungan buatku,” tutur Bagnaia.
Sebelumnya murid Valentino Rossi sempat berganti nomor sebanyak dua kali. Saat itu dirinya memilih dari nomor 21 menjadi 42 hingga terakhir 63.
Angka-angka dipilihnya memang mengantarkan dirinya ke titik teratas pada dunia yang telah membesarkannya. Karenanya dia sangat sulit untuk berpaling ke nomor 1.
Fakta uniknya, nomor 1 pernah dipakai oleh Nicky Hayden pada 2008, Jorge Lorenzo 2011 serta terakhir Casey Stoner 2012. Tetapi mereka gagal mempertahankan gelar juara pada musim selanjutnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 September 2026, 09:00 WIB
24 Juli 2026, 07:00 WIB
09 Juli 2026, 13:00 WIB
04 Juli 2026, 07:00 WIB
02 Juli 2026, 23:16 WIB
Terkini
06 September 2026, 12:15 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi tempat mengekspresikan bakat, wadah berkumpul masyarakat dan komunitas
06 September 2026, 01:22 WIB
BYD terus memperkuat komitmen mereka untuk memajukan industri otomotif di Indonesia usai mendirikan pabrik
05 September 2026, 19:21 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas masyarakat dan anak-anak muda
05 September 2026, 17:00 WIB
Harga Mitsubishi Pajero terbaru terungkap, jadi gambaran banderol untuk pasar Indonesia di masa mendatang
05 September 2026, 15:00 WIB
Lexus NX, salah satu model terlaris Lexus di pasar global kini telah mendapatkan sejumlah permbaruan
05 September 2026, 14:16 WIB
Ajang Daihatsu Kumpul Sahabat Batam berlangsung sampai 6 September, banyak anak muda terlibat meramaikan
04 September 2026, 13:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam terselenggara di pusat perbelanjaan atas beberapa masukan dari para konsumen
04 September 2026, 11:00 WIB
Para bikers wajib menyambangi IMHAX 2026 untuk melengkapi perlengkapan berkendara yang berkeselamatan