Ban Bocor Jadi Sebab Bagnaia Mundur dari MotoGP Malaysia 2025

Michelin mengungkap bahwa ada kebocoran di Francesco Bagnaia sehingga harus mundur dari MotoGP Malaysia 2025

Ban Bocor Jadi Sebab Bagnaia Mundur dari MotoGP Malaysia 2025

KatadataOTO – Michelin mengumumkan penyebab kerusakan ban yang dialami Francesco Bagnaia, pembalap Ducati, saat tampil di MotoGP Malaysia 2025. Menurut mereka, terdapat lubang di tengah ban sehingga menyebabkan Pecco harus mundur dari lintasan.

Situasi tersebut tentu tidak menyenangkan karena Bagnaia sebenarnya memiliki potensi untuk meraih podium di seri tersebut. Terlebih, ia berhasil meraih pole position dan mendominasi Sprint Race satu hari sebelumnya.

“Kami mendeteksi lubang di tengah ban belakang. Pecco merasa motornya mulai berperilaku aneh sehingga ketika ia masuk pit, tim langsung melakukan pemeriksaan dan mendapati tekanannya berada di antara 0,6 hingga 0,7 bar,” ujar Piero Taramasso, Direktur Motorsport Michelin, dilansir Crash.

Meski belum ada keterangan resmi dari pihak Ducati, ia menduga kebocoran ban disebabkan oleh adanya serpihan. Terlebih, sebelum Bagnaia keluar dari lintasan, telah terjadi kecelakaan yang melibatkan Pol Espargaro, Miguel Oliveira, serta Raul Fernandez.

Bagnaia Taruh Harapan di Australia, Tutup Kisruh MotoGP Mandalika
Photo : X @PeccoBagnaia

“Kami menemukan lubang yang disebabkan oleh sepotong karbon, sesuatu di trek. Ini sangat disayangkan karena ia melaju dengan baik dan masih memiliki sisa bahan bakar,” tambahnya.

Ia pun mengungkap bahwa Bagnaia menyampaikan beberapa fakta sebelum memutuskan untuk mundur, termasuk motor yang sulit dikendalikan hingga adanya penurunan tekanan ban.

“Kami perlu menganalisis data untuk melihat seberapa besar kerugiannya. Namun dalam dua putaran, ia langsung menyadari ada yang tidak beres dan harus berhenti,” tambahnya.

Pada Minggu (27/10), Pecco digadang-gadang bisa meraih kemenangan meski sempat melambat di awal balapan. Namun kecepatannya membaik setelah melewati beberapa lap.

Sayangnya, performa itu tidak bertahan lama karena pada lap ke-13 dirinya mulai kehilangan kecepatan. Situasi semakin berat pada lap ke-18 hingga akhirnya ia keluar dari balapan saat berada di posisi ketiga.

Francesco Bagnaia
Photo : Instagram @pecco63

“Tahun ini kami sedikit kurang beruntung dan inilah yang terjadi, ban belakang saya bocor. Memang hanya sedikit nasib buruk, tapi sayangnya terjadi di balapan,” ungkap Pecco.

Kini Pecco berada di posisi keempat klasemen sementara, tertinggal lima poin dari Marco Bezzecchi. Pembalap Aprilia tersebut sebenarnya hanya finis di posisi ke-11 di Sepang.


Terkini

motor
TVS Callisto 125

TVS Callisto 125 Punya Dua Warna Baru di 2026

Motor TVS Callisto 125 mendapatkan dua tambahan warna baru, melengkapi empat opsi kelir yang sudah ada

mobil
Mobil Listrik

Tren Mobil Listrik di Indonesia, Terus Berkembang sejak 2020

Wholesales mobil listrik di RI terus mengalami perkembangan sejak 2020, naik signifikan berkat mobil Cina

news
Pelat nomor cantik

Cek Biaya Pembuatan Pelat Nomor Cantik Terbaru 2026

Berikut KatadataOTO merangkum daftar biaya pembuatan pelat nomor cantik tahun ini, harga mulai Rp 5 jutaan

news
Ganjil Genap Puncak

Ada Libur Israj Miraj, Ganjil Genap Puncak Bogor Diberlakukan

Buat Anda yang ingin menghabiskan waktu saat libur Isra Miraj, wajib mengetahui jadwal ganjil genap Puncak

mobil
Honda

Honda Klaim Jaga Stok di 2025 Hingga Wholesales Turun Drastis

Honda menegaskan menjaga stok di pasar agar tidak berlebihan di 2025 sehingga membuat wholesales turun tajam

mobil
Penjualan Honda

Penjualan Honda 2025 Turun Hingga 30 Persen, Ini Penyebabnya

Penjualan Honda 2025 mengalami penurunan yang cukup dampak dari beragam faktor termasuk lemahnya pasar otomotif

mobil
Hyundai

Hyundai Siap Sukseskan Kompetisi ASEAN Cup, Ada Timnas Indonesia

Hyundai menjadi sponsor utama dalam kompetisi ASEAN CUP yang diselenggarakan mulai Juni 2026 mendatang

otosport
Aprilia

Aprilia Perlihatkan Motor Baru Jorge Martin dan Marco Bezzecchi

Aprilia Racing jadi tim MotoGP ketiga yang merilis motor balap baru Marco Bezzecchi dan Jorge Martin