Ada Gudang Motor Ilegal di Jaksel, Rugikan Negara Rp 177 Miliar
12 Mei 2026, 19:28 WIB
Ajang Street Race yang seharusnya digelar di BSD bulan ini terpaksa diundur karena kasus covid-19 varian omicron melonjak
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Kasus covid-19 varian Omicron yang terus mengganas membuat Ditlantas Polda Metro Jaya menunda gelaran street race. Ajang yang mewadahi para pebalap jalanan tersebut sejatinya mulai digelar bulan ini.
Usai menuai kesuksesan di Ancol beberapa waktu lalu, membuat Polda Metro Jaya berencana memperluas area balapan jalanan ini. Rencananya balapan selanjutnya akan digelar di beberapa wilayah seperti BSD, Bekasi hingga Depok.
Gelaran balapan sendiri memiliki tujuan untuk menekan angka balapan liar yang meresahkan masyarakat. Kegiatan balap liar sendiri kerap menutup jalan dan tidak jarang mengalami kecelakaan.
Event pertama yang digelar di Ancol, Jakarta Utara beberapa waktu lalu, diklaim mampu menekan kegiatan balap liar. Terbukti tidak adanya laporan kegiatan balap liar pasca ajang street race.
Namun kondisi DKI Jakarta belakangan ini cukup serius akan lonjakan kasus covid-19. Hal inilah yang akhirnya membuat Polda Metro Jaya harus menunda balapan.
“Persiapan sudah kami lakukan, tapi pelaksanaannya menunggu badai omicron mereda,” ucap Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Dirlantas Polda Metro Jaya.
Gelaran lanjutan dari street race sejatinya berada di BSD bulan ini. Pihak Ditlantas sendiri sudah menyiapkan sirkuit dan melakukan pertemuan dengan berbagai komunitas.
“Belum pembukaan pendaftaran tapi kami sudah persiapkan sirkuit, pertemuan-pertemuan dengan komunitas. Tapi pelaksanaannya kapan tunggu waktu yang tepat,” jelasnya.
Tercatat gelaran Street Race Polda Metro Jaya akhir pekan kemarin, berhasil mendatangkan 350 pebalap jalanan dan lebih dari 1.500 orang penonton yang memadati kawasan Ancol.
Untuk bisa mengikuti Latber Street Race Polda Metro Jaya, peserta dipungut biaya Rp100 ribu. Adapun biaya tersebut digunakan untuk membayar tiket masuk ancol baik orang maupun motornya dan asuransi.
Untuk di BSD sendiri belum diketahui berapa biaya pendaftaran untuk para pebalap maupun penonton. Seharusnya bisa lebih murah karena lokasi acara bukanlah tempat hiburan layaknya Ancol.
Event ini bisa dibilang ajang balap motor semi resmi. Dikarenakan aturan yang harus diikuti para pebalap cukup sederhana seperti menggunakan helm full face, sepatu dan sarung tangan.
Para pebalap tidak perlu menggunakan wearpack dan pelindung lainnya. Panjang lintasan balap juga 500 meter yang tidak ada di aturan balap resmi manapun di dunia.
Namun pada ajang ini para pebalap jalanan harus beradaptasi dengan sistem start model Staging light atau biasa dikenal dengan christmas tree.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Mei 2026, 19:28 WIB
02 Februari 2026, 08:00 WIB
30 Desember 2025, 07:00 WIB
09 Desember 2025, 08:00 WIB
08 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan