Daftar Lengkap Harga BBM September 2026 Usai Pertamax Green Naik
02 September 2026, 19:52 WIB
Wilayah pemberlakuan semakin diperluas, ratusan ribu kendaraan daftar BBM Subsidi hingga 23 Juli 2022
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Sejumlah wilayah Indonesia mengimbau masyarakat untuk daftar BBM subsidi apabila ingin melakukan pembelian pertalite dan solar di SPBU Pertamina. Melihat antusias masyarakat terkait hal ini, Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) memberikan apresiasi.
Masuk dalam Program Subsidi Tepat Sasaran, masyarakat bisa melakukan pendaftaran di booth SPBU atau sejumlah lokasi yang telah ditentukan. Pendaftaran juga bisa dilakukan melalui website subsiditepat.mypertamina.id maupun melalui aplikasi MyPertamina.
Irto Ginting selaku Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa saat ini seluruh proses pendaftaran masih terus berlangsung. Hingga 23 Juli 2022, tercatat ada lebih dari 220 ribu unit kendaraan yang telah melakukan pendaftaran.
“Dari total ini, hampir 80 persen kendaraan yang didaftarkan adalah jenis kendaraan yang mengkonsumsi Pertalite, sisanya adalah pengguna Solar Subsidi,” ujar Irto.
Irto melanjutkan, masyarakat yang mendaftarkan kendaraannya pada Program Subsidi Tepat ini tidak terbatas pada kota atau kabupaten yang secara resmi telah membuka periode pendaftarannya, namun seluruh Provinsi di Indonesia. Melihat tingginya animo masyarakat dari seluruh wilayah, Pertamina Patra Niaga telah memperluas wilayah pendaftaran hingga 50 Kota atau Kabupaten.
“Melihat dukungan dari masyarakat dalam mewujudkan penyaluran BBM subsidi yang lebih tepat sasaran, Pertamina Patra Niaga secara bertahap akan terus memperluas wilayah Program Subsidi Tepat. Perluasan ini tentu dibarengi dengan evaluasi, bagaimana kesiapan sistem serta kesiapan di lapangan dalam menentukan wilayah mana yang akan menjalankan Program Subsidi Tepat,” katanya.
Untuk memudahkan masyarakat dalam mendaftarkan kendaraannya, Pertamina Patra Niaga terus memastikan kesiapan di lapangan dalam bentuk booth pendaftaran langsung. Booth pendaftaran langsung dinilai efektif membantu dan mempermudah akses masyarakat.
“Jadi tak perlu khawatir, booth pendaftaran langsung akan tetap disediakan untuk mempermudah masyarakat yang tidak memiliki handphone atau akses internet. Bagi yang punya, bisa langsung ke website subsiditepat.mypertamina.id atau melalui menu Subsidi Tepat di Aplikasi MyPertamina. Tinggal isi dan upload dokumen yang diperlukan,” tutu Irto.
Pertamina juga mengingatkan kepada masyarakat bila pendaftaran Program Subsidi Tepat masih terus dibuka. Pembelian Pertalite dan Solar Subsidi saat ini juga masih seperti biasa dan belum ada pembatasan.
Meski demikian, kedepannya Program Subsidi Tepat Sasaran akan disinergikan dengan regulasi penetapan penyaluran BBM subsidi yang telah ditentukan pemerintah.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 September 2026, 19:52 WIB
02 Agustus 2026, 09:00 WIB
21 Juli 2026, 11:00 WIB
01 Juli 2026, 16:32 WIB
01 Juni 2026, 13:20 WIB
Terkini
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sri Lanka menjadi pasar setir kanan pertama di luar Jepang yang dipilih BYD dalam memasarkan kei car Racco
18 Oktober 2026, 16:28 WIB
BMW Astra baru saja meresmikan DSA di Cibuntu, Kab Kuningan dengan memberikan sejumlah bantuan ke masyarakat
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan