Jangan Mendahului Lewat Bahu Jalan Tol, Dendanya Besar
26 Desember 2025, 07:00 WIB
Tol Bocimi Seksi 2 selesai dibangun pada akhir 2022 sehingga diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Pembangunan jalan tol di Indonesia masih terus digenjot pengerjaaannya agar dapat selesai sesuai target. Salah dari tol yang saat ini pekerjaannya dipercepat adalah tol Bogor Ciawi-Sukabumi atau biasa disebut Bocimi.
Saat ini tol Bocimi tengah memasuki pengerjaan Seksi 2 ruas Cigombong - Cibadak sepanjang 11.9 km dengan progres konstruksi 86 persen. Pekerjaan tersebut ditargetkan dapat rampung pada Desember 2022.
Basuki Hadimuljono, Menteri Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan bahwa setelah Seksi 2 selesai maka fokus pembangunan akan berpindah. Pasalnya masih ada seksi 3 ruas Cibadak-Sukabumi Barat sepanjang 13.7 km yang harus selesai pada 2024 kemudian dilanjutkan ke seksi 4.
Bila pembangunan sudah rampung maka masyarakat akan merasakan banyak manfaat. Salah satunya adalah teratasinya masalah kemacetan ke arah Sukabumi bahkan hingga Pelabuhan Ratu di Pantai Selatan Jawa.
“Semua ruas ini semoga selesai tahun 2024 sampai dengan minimal Sukabumi Barat. Artinya sudah melewati titik kemacetan yang parah di Pasar Cibadak,” ungkap Basuki.
Rencananya jalan tol Ciawi - Sukabumi memiliki 4 seksi dengan total panjang keseluruhan 54 km. Saat ini Seksi 1 Ciawi - Cigombong sepanjang 15,35 km sudah beroperasi sejak Desember 2018 sementara seksi 2 sudah hampir rampung.
Kemudian Seksi 3 Cibadak - Sukabumi Barat sepanjang 13,70 km telah dilakukan pembebasan lahan sebesar 42.07 persen. Sedangkan Seksi 4 ruas Sukabumi Barat - Sukabumi Timur sepanjang 13.05 km dengan progres pembebasan lahan 9.59 persen.
Ruas Tol Cigombong - Cibadak akan terkoneksi oleh wilayah Bogor kemudian terhubung dengan ruas tol Jagorawi. Koneksi tersebut dapat mengurangi waktu tempuh dari Jakarta menuju Sukabumi yang sebelumnya 4 sampai 5 jam menjadi 2 jam lebih cepat.
Ruas tol ini diharapkan menjadi alternatif penghubung menuju kawasan pariwisata di sekitar kawasan Lido, Sukabumi, Pelabuhan Ratu, Ujung Genteng hingga Geopark Ciletuh. Selain itu konektivitas perekonomian masyarakat dari sektor industri, barang dan jasa akan menjadi lebih baik karena seluruhnya telah terhubung dengan jalan tol.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Desember 2025, 07:00 WIB
19 Desember 2025, 07:00 WIB
12 Desember 2025, 19:00 WIB
09 Desember 2025, 12:03 WIB
03 November 2025, 08:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
30 Desember 2025, 15:00 WIB
Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya