Tips Menghemat BBM Saat Mudik Lebaran

Ada beberapa tips menghemat BBM saat mudik Lebaran yang sebenarnya cukup sederhana untuk dilakukan masyarakat

Tips Menghemat BBM Saat Mudik Lebaran

TRENOTO – Mudik merupakan sebuah kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahun oleh masyarakat Indonesia saat Lebaran tiba. Umumnya masyarakat akan melakukan perjalanan jarak jauh hingga ratusan kilometer untuk pulang ke kampung halaman.

Perjalanan pun bisa ditempuh dengan beragam moda transportasi mulai dari kendaraan pribadi maupun transportasi massal. Salah satu yang paling digemari adalah mobil karena dinilai praktis dan aman dibandingkan sepeda motor.

Namun ada banyak hal harus diperhatian bila mudik menggunakan mobil, salah satunya adalah BBM. Selama perjalanan diperlukan bahan bakar yang jumlahnya tidak sedikit sehingga harus menyiapkan dana cukup.

Photo : Pertamina

Meski demikian ada beberapa tips menghemat BBM agar dana yang dikeluarkan bisa lebih ringan. Berikut adalah beberapa cara menghemat BBM saat mudik.

  1. Pastikan Kondisi Kendaraan Sehat

Kondisi kendaraan sangat mempengaruhi konsumsi BBM. Oleh karena itu pastikan mobil sudah mendapat perawatan sebelum perjalanan dimulai seperti ganti oli, filter udara dan sebagainya.

  1. Pastikan Tekanan Ban Sesuai Rekomendasi

Tekanan ban yang kurang tinggi menyebabkan peningkatan gesekan antara ban dan jalan. Pasalnya area kontak keduanya menjadi besar sehingga mobil membutuhkan banyak tenaga untuk bergerak dan mengakibatkan konsumsi BBM lebih boros.

Oleh karena itu penting memeriksa dan mempertahankan tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan.

Baca juga : Luhut Yakin Indonesia Tidak Impor BBM Fosil di 2045

  1. Gunakan Teknik Mengemudi yang Tepat

Menghindari akselerasi tiba-tiba dan pengereman mendadak membantu menghemat bahan bakar. Menjaga mobil agar dapat mencapai kecepatan konstan membuat efisiensi BBM lebih optimal.

Umumnya, kecepatan optimal untuk menghemat bahan bakar adalah sekitar 50-80 kilometer per jam.

  1. Rencanakan Rute Perjalanan

Sebelum berkendara pastikan membuat rencana rute yang akan diambil. Pastikan hindari rute padat karena membuat bahan bakar terbuang percuma.

  1. Hindari Penggunaan AC Berlebihan
Photo : Istimewa

AC memang meningkatkan kenyamanan dalam berkendara. Tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa penggunaan AC menambah beban kerja mesin sehingga BBM pun menjadi boros.

Oleh karena itu tak ada salahnya untuk mematikan AC di beberapa keadaan seperti ketika cuaca tidak terlalu terik.

  1. Bawa Barang Secukupnya

Semakin berat bawaan maka akan semakin boros pula konsumsi bahan bakar. Oleh karena itu sebaiknya bawa barang secukupnya guna mengurangi BBM yang dibutuhkan selama perjalanan.


Terkini

mobil
BYD

BYD Pamer Interior Racco, Kei Car Jepang Harus Waspada

Baru-baru ini tersebar penampakan interior BYD Racco yang siap untuk dipasarkan kepada konsumen di Jepang

motor
Suzuki DR-Z4SM

Intip Spesifikasi Suzuki DR-Z4SM, Goda Para Pencinta Supermoto

Supermotor Suzuki DR-Z4SM tampil memukau di hadapan para pengunjung pameran IIMS 2026 beberapa waktu lalu

mobil
LCGC, mobil listrik murah

Mobil Listrik Murah Rusak Persepsi Konsumen soal LCGC

Seiring berjalannya waktu, harga LCGC semakin bersaing dengan mobil listrik murah dengan fitur lebih mumpuni

mobil

Fitur Touchscreen Disebut Tidak Cocok Untuk Mobil

Desainer Ferrari menyebut fitur touchscreen hanya cocok untuk ponsel

mobil
AION UT

Penjualan GAC Aion Januari 2026, Jeblok Dibanding Desember 2025

GAC Aion mencatatkan penurunan penjualan retail di Januari 2026, jeblok 55 persen dibandingkan Desember 2025

mobil
Genesis

Harga Mobil Genesis di RI Terungkap, Sub Merek Premium Hyundai

Kehadiran sub merek premium Hyundai, Genesis semakin dekat ke pasar Indonesia, tawarkan empat model baru

motor
Motor bebek

Cek Harga Motor Bebek di Februari 2026, Honda Revo Rp 17 Jutaan

Motor bebek bisa menjadi pilihan bagi masyarakat untuk bersilaturahmi ke rumah saudara saat Lebaran 2026

mobil
E9 PHEV

GAC Siapkan 5 Produk Baru di 2026, Tidak Cuma EV

GAC siapkan setidaknya lima model baru untuk diluncurkan di Indonesia dan tidak terpaku pada mobil listrik