Nissan Adopsi Sistem Pabrikan Cina Dalam Kembangkan Skyline
16 Juni 2026, 10:00 WIB
Pengemudi kendaraan bermotor di Jepang sangat tertib mematuhi aturan lalu lintas di area kota kecil sekalipun
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Keteraturan di Jepang jadi salah satu hal yang mencuri perhatian ketika pertama kali berkunjung ke Negeri Sakura.
Tingginya disiplin dan budaya sopan santun ini juga tercermin dalam kebiasaan berkendara masyarakat setempat.
Meskipun banyak ruas jalan tidak dijaga oleh petugas kepolisian, pengemudi kendaraan bermotor terlihat sangat tertib mematuhi aturan lalu lintas.
Pantauan KatadataOTO saat melintas di area sekitar Haneda Airport, mobil berhenti teratur ketika lampu merah menyala dan seluruhnya berada tepat di belakang garis marka jalan.
Sehingga pemandangan mobil atau motor menghalangi zebra cross tidak akan mudah ditemui di Jepang. Pejalan kaki bisa dengan mudah menyeberang di area yang sudah disediakan selama lampu merah menyala.
Menariknya aturan lampu merah ini tetap dipatuhi pengemudi di jalan-jalan sepi sekalipun. Seperti yang terjadi area Fujikawaguchiko, sebuah kota di dekat kaki gunung Fuji.
Kemudian tidak ada suara klakson terdengar di jalan raya. Berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di Indonesia.
Di Tanah Air penggunaan klakson acapkali terdengar di sejumlah jalan.
Selain karena diatur tegas, hal ini sudah jadi kebiasaan sopan yang mengakar buat para pengemudi di Jepang.
“Di sini kalau memang ada (pengemudi lain) melanggar di depannya, baru dia akan mengklakson. Kalau tidak, jarang sekali membunyikan klakson,” kata Feri, pemandu wisata di Jepang di sela acara Federal Oil MotoGP Japan Trip, Rabu (25/09).
Sebenarnya aturan sederhana soal klakson juga ada di Indonesia, seperti diatur dalam PP Nomor 43 Tahun 1993 Pasal 71.
Dijelaskan bahwa klakson merupakan isyarat peringatan, dapat digunakan misalnya ketika akan mendahului kendaraan bermotor lain.
Sayangnya di Indonesia klakson masih kerap disalahgunakan, sering terjadi di persimpangan lampu merah.
Sehingga bisa dibilang denda ataupun aturan perundang-undangan bukan jadi jaminan nihilnya pelanggaran.
Ketertiban dan budaya sopan santun yang diterapkan secara kolektif oleh semua pengguna jalan di Jepang jadi salah satu kunci keamanan lalu lintas.
Kebiasaan tertib pengemudi mobil di Jepang kemudianf membuat pengguna jalan lain bisa aman. Ini termasuk pemakai sepeda serta pejalan kaki.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Juni 2026, 10:00 WIB
29 Mei 2026, 07:00 WIB
28 April 2026, 15:00 WIB
05 April 2026, 15:25 WIB
02 April 2026, 11:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi