Dominasi Mobil Cina Bikin Merek Jepang Kewalahan
28 April 2026, 15:00 WIB
Pengemudi kendaraan bermotor di Jepang sangat tertib mematuhi aturan lalu lintas di area kota kecil sekalipun
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Keteraturan di Jepang jadi salah satu hal yang mencuri perhatian ketika pertama kali berkunjung ke Negeri Sakura.
Tingginya disiplin dan budaya sopan santun ini juga tercermin dalam kebiasaan berkendara masyarakat setempat.
Meskipun banyak ruas jalan tidak dijaga oleh petugas kepolisian, pengemudi kendaraan bermotor terlihat sangat tertib mematuhi aturan lalu lintas.
Pantauan KatadataOTO saat melintas di area sekitar Haneda Airport, mobil berhenti teratur ketika lampu merah menyala dan seluruhnya berada tepat di belakang garis marka jalan.
Sehingga pemandangan mobil atau motor menghalangi zebra cross tidak akan mudah ditemui di Jepang. Pejalan kaki bisa dengan mudah menyeberang di area yang sudah disediakan selama lampu merah menyala.
Menariknya aturan lampu merah ini tetap dipatuhi pengemudi di jalan-jalan sepi sekalipun. Seperti yang terjadi area Fujikawaguchiko, sebuah kota di dekat kaki gunung Fuji.
Kemudian tidak ada suara klakson terdengar di jalan raya. Berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di Indonesia.
Di Tanah Air penggunaan klakson acapkali terdengar di sejumlah jalan.
Selain karena diatur tegas, hal ini sudah jadi kebiasaan sopan yang mengakar buat para pengemudi di Jepang.
“Di sini kalau memang ada (pengemudi lain) melanggar di depannya, baru dia akan mengklakson. Kalau tidak, jarang sekali membunyikan klakson,” kata Feri, pemandu wisata di Jepang di sela acara Federal Oil MotoGP Japan Trip, Rabu (25/09).
Sebenarnya aturan sederhana soal klakson juga ada di Indonesia, seperti diatur dalam PP Nomor 43 Tahun 1993 Pasal 71.
Dijelaskan bahwa klakson merupakan isyarat peringatan, dapat digunakan misalnya ketika akan mendahului kendaraan bermotor lain.
Sayangnya di Indonesia klakson masih kerap disalahgunakan, sering terjadi di persimpangan lampu merah.
Sehingga bisa dibilang denda ataupun aturan perundang-undangan bukan jadi jaminan nihilnya pelanggaran.
Ketertiban dan budaya sopan santun yang diterapkan secara kolektif oleh semua pengguna jalan di Jepang jadi salah satu kunci keamanan lalu lintas.
Kebiasaan tertib pengemudi mobil di Jepang kemudianf membuat pengguna jalan lain bisa aman. Ini termasuk pemakai sepeda serta pejalan kaki.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 April 2026, 15:00 WIB
05 April 2026, 15:25 WIB
02 April 2026, 11:00 WIB
30 Maret 2026, 20:43 WIB
26 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung