5 Negara Produsen Mobil Berkualitas Menurut Konsumen RI

Jepang menduduki peringkat pertama sebagai negara produsen mobil berkualitas versi konsumen Indonesia

5 Negara Produsen Mobil Berkualitas Menurut Konsumen RI

KatadataOTO – Banyak merek mobil Cina mulai masuk meramaikan pasar otomotif Indonesia. Ada beragam opsi baru ditawarkan dengan harga kompetitif.

Tren positif ditunjukkan oleh berbagai merek Cina. Menurut firma riset YouGov, masyarakat Indonesia juga mulai mengenali banyak merek mobil Tiongkok serta menunjukkan rasa ingin tahu.

Meskipun begitu, studi yang dilakukan oleh firma riset YouGov mengungkapkan bahwa mobil Jepang masih memimpin dalam hal kualitas.

Sebanyak 34 persen responden disebut mengasosiasikan Jepang sebagai manufaktur mobil yang paling cepat bertumbuh di dalam negeri.

Wholesales Mobil Hybrid Oktober 2025, Toyota dan Suzuki 3 Besar
Photo : Suzuki

“90 persen orang mengatakan manufaktur mobil Jepang berkualitas baik. 83 persen lainnya menyebut mereka menawarkan good value for money,” tulis laporan YouGov, dikutip Kamis (20/11).

Mobil Jepang masih menjadi satu pilihan masyarakat Indonesia yang mempertimbangkan untuk membeli mobil baru dalam waktu tiga tahun ke depan.

Bicara soal manufaktur mobil berkualitas, lebih dari 80 persen responden menempatkan Jepang di urutan pertama. 

Menyusul setelahnya adalah manufaktur Jerman, mayoritas menjual mobil mewah di RI seperti BMW, Audi dan Mercedes-Benz.

Lalu pabrikan otomotif asal Inggris berada di posisi ketiga. Ini mencakup merek seperti Mini dan Range Rover.

Di urutan keempat adalah Amerika Serikat. Salah satu merek ternama yang berasal dari AS di Indonesia saat ini adalah Ford.

Urutan kelima ditempati oleh Korea Selatan. Saat ini ada dua merek Korea Selatan yang berkiprah di Indonesia yakni Hyundai dan Kia.

Menariknya Cina berada di peringkat keenam dengan persentase kurang dari 60 persen. Artinya produk asal Tiongkok dinilai belum dapat menyamai kualitas merek-merek dari negara lain terkhusus Jepang.

Makin Terpuruk, Neta Berisiko Bayar Denda Impor EV di Thailand
Photo : Neta

Di bawahnya ada Brazil, Meksiko dan India. Persentasenya lebih rendah dan berada di bawah 40 persen.

Berikut adalah 5 negara produsen mobil berkualitas menurut survey yang dilakukan di periode 17 September-10 Oktober 2025. Responden merupakan masyarakat Indonesia yang berencana beli mobil dalam kurun waktu tiga tahun.

5 Negara Produsen Mobil Berkualitas menurut Konsumen RI

  1. Jepang
  2. Jerman
  3. Inggris
  4. Amerika Serikat
  5. Korea Selatan

Terkini

komunitas
Komunitas motor

Cara Komunitas Motor Habiskan Waktu Malam Tahun Baru 2026

Sejumlah komunitas motor berkumpul di kawasan Sentul, Jawa Barat untuk kamping bersama menyambut silahturahmi

mobil
Hyundai Ioniq 5 N

Segini Harga Hyundai Ioniq 5 N yang Terbakar di Medan

Nama Hyundai Ioniq 5 N ramai jadi perbincangan pasca terbakar di Medan, diduga milik Gubernur Sumatera Utara

mobil
Penjualan Mobil Desember 2025 Naik Pesat, Merek Ini Justru Turun

Penjualan Mobil Desember 2025 Naik Pesat, Merek Ini Justru Turun

Hyundai mengalami penurunan penjualan mobil di penghujung tahun, menjadi capaian terendahnya sepanjang 2025

mobil
Suzuki Jimny 5 Pintu

Diskon Suzuki Jimny 5 Pintu Awal 2026, Menggiurkan

Ada syarat yang harus dipenuhi untuk memanfaatkan diskon Suzuki Jimny 5 pintu sebesar Rp 100 juta di awal 2026

mobil
Toyota GR Yaris Morizo RR

Toyota GR Yaris Morizo RR Meluncur Terbatas, Belinya Diundi

Model edisi khusus Toyota GR Yaris Morizo RR hanya bisa dibeli melalui aplikasi GR App, unitnya terbatas

news
Ganjil Genap Puncak Bogor

Jadwal Ganjil Genap Puncak 9 Januari 2026, Cek Jalur Alternatif

Demi mengurai kemacetan yang sering terjadi, kepolisian menyiapkan ganjil genap Puncak Bogor dan one way

otosport
Motul

Motul Manfaatkan Rally Dakar 2026 Sebagai Panggung Uji Kualitas

Motul mendukung pembalap Indonesia dan para pembalap yang ikut serta dalam ajang balap Rally Dakar 2026

mobil
Ekspor Suzuki

Suzuki Indonesia Akui Berpotensi Terdampak Aturan Tarif Impor Meksiko

Suzuki Indonesia mulai waspadai potensi penurunan ekspor kendaraan akibat adanya sistem proteksi di Meksiko