Jangan Mendahului Lewat Bahu Jalan Tol, Dendanya Besar
26 Desember 2025, 07:00 WIB
Jalan tol Cisumdawu siap beroperasi pada Oktober 2022 atau terlambat 10 bulan dari jadwal yang seharusnya
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Jalan tol Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan atau biasa disebut Cisumdawu siap beroperasi akhir Oktober 2022. Kepercayaan diri tersebut dikarenakan proses pembangunan memang sudah rampung dan saat ini berada di tahap penyelesaian.
Dengan adanya jalan tol tersebut maka diharapkan perjalanan Bandung ke Sumedang bisa lebih cepat dibanding sebelumnya. Hal ini diungkapkan Hedy Rahadian Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Sekarang sedang tahap penyelesaian, kita harapkan akhir Oktober sudah bisa kita operasikan. Itu sampai Cimalaka, jadi lumayan bisa mem-by pass Sumedang, Cadas Pangeran, serta titik kemacetan antara Bandung-Sumedang,” ungkapnya.
Kehadiran jalan tol tersebut juga diharapkan bisa mengurangi waktu tempuh dari Bandung menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka. Dengan demikian diharapkan bandara bisa menjadi lebih ramai seperti yang diharapkan.
“Kita harapkan nanti Kertajati dari Bandung membuat travel time (waktu tempuh) tidak lebih dari satu jam,” terangnya.
Dilansir dari Antara, kondisi topografi jalan tol Cisumdawu terbilang cukup sulit karena konturnya naik turun. Kondisi tersebut menyebabkan geoteknik menjadi kurang baik sehingga terjadi beberapa kali gangguan dan menyebabkan pekerjaan terlambat selama 10 bulan dari rencana.
Pembangunan Cisumdawu dibagi dalam 6 seksi yang dibangun dengan skema kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Total biaya konstruksi adalah Rp5.5 triliun.
Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan sepanjang 11.45 km dan Seksi 2 Pamulihan-Sumedang sepanjang 17.05 km dikerjakan oleh Pemerintah. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) guna menaikkan kelayakan investasi.
Sementara untuk Seksi 3 Sumedang-Cimalaka sepanjang 4.05 km, Seksi 4 Cimalaka-Legok sepanjang 8.20 km, Seksi 5 Legok-Ujung Jaya sepanjang 14.9 km dan Seksi 6 Ujung Jaya-Dawuan dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT).
Perlu diketahui bahwa jalan tol Cisumdawu yang sudah selesai dibangun serta siap digunakan hanya seksi 1,2 dan 3. Sementara seksi 4,5 dan 6 masih dikebut pekerjaannya sehingga baru bisa dinikmati masyarakat sekitar Desember 2022.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Desember 2025, 07:00 WIB
19 Desember 2025, 07:00 WIB
12 Desember 2025, 19:00 WIB
09 Desember 2025, 12:03 WIB
03 November 2025, 08:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara
16 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.