Minat Kendaraan Listrik di Indonesia Meningkat 300 Persen

Melalui teknologi yang ada saat ini, minat kendaraan listrik di Indonesia tercatat mengalami peningkatan hingga 300 persen

Minat Kendaraan Listrik di Indonesia Meningkat 300 Persen
Dian Tami Kosasih

TRENOTO – Minat kendaraan listrik di Indonesia mengalami peningkatan hingga 300 persen berdasarkan penelusuran Google Trends untuk periode 2020 hingga 2021. 

Karlina Ayuningtyas selaku Industry Analyst Google Indonesia menyebut, penelusuran terkait kendaraan listrik di Youtube juga mengalami peningkatan hingga 60 persen.

"Kita tentu dapat melihat bahwa orang Indonesia ingin tahu tentang kendaraan listrik, tetapi kita juga melihat keinginan yang lebih besar untuk membelinya," kata Karlina Ayuningtyas.

Photo : Hyundai Motors Indonesia

Dari total penelusuran, Karlina menjelaskan bila harga kendaraan EV (electric vehicle) merupakan informasi paling banyak dicari oleh masyarakat. Tercatat 35 persen penelusuran berkaitan dengan informasi  ini. 

Tak hanya mobil listrik, pencarian terkait kendaraan hibrida juga cukup mendominasi. Tercatat, sekitar 29 persen pencarian terkait kendaraan ramah lingkungan berada di segmen ini khususnya soal harga.

"Ini menunjukkan peluang besar bagi merek yang mencoba untuk merebut generasi konsumen yang baru ini, yang 90 persen di antaranya mencari informasi tentang kendaraan listrik secara online," imbuhnya.

Mengalahkan mobil di segmen SUV dan hatchback, volume penelusuran untuk kendaraan listrik di Google lebih tinggi 30 persen pada Agustus 2021 sampai Juli 2022. Periode yang sama juga mencatat penelusuran terkait motor listrik di YouTube naik 85 persen.

Photo : 123rf

Tren terkait otomotif di Google juga mengalami kenaikan 20 persen. Penelusuran di YouTube untuk kreator konten yang berspesialisasi dalam konten otomotif naik 16 persen dan penelusuran untuk diler naik 43 persen selama periode yang sama.

Tak hanya itu, penelusuran terkait pameran otomotif seperti GIIAS dan jalur pembelian mobil juga meningkat. Survei Pelanggan Google terkait otomotif didominasi kata kunci produk baru listrik 44 persen; promo 19 persen; fitur baru 18 persen; kendaraan EV dan hibrida 17 persen dan uji coba kendaraan mobil baru 11 persen .

Saat ini informasi melalui daring merupakan sumber utama pencarian masyarakat. 61 persen responden survei pada bulan Juli 2022 mengatakan bahwa mereka menggunakan platform tersebut, diikuti media sosial, TV atau radio, disusul oleh media cetak dan papan iklan.


Terkini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia

mobil
BYD Atto 1

BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR

Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru

mobil
Chery QQ

Belum Rilis, Chery QQ 3 EV Bisa Dipesan Dengan Modal Rp 5 Juta

Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta

mobil
Changan REEV

Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah

Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta

komunitas
Suzuki

Burgman Fun Rally 2026 Jadi Wadah Kumpul Komunitas Motor Suzuki

Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka

komunitas
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 Jelajah Pintu Gerbang Sumatera

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung