Uji Coba Kemampuan Performa Lepas L8 Bermasalah
30 Januari 2026, 14:06 WIB
Mengganggu kenyamanan berkendara jika dibiarkan, ini kisaran biaya perbaikan Power Steering Toyota Fortuner
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Toyota Fortuner merupakan salah satu SUV (Sport Utility Vehicle) yang diminati masyarakat Indonesia. Melihat minat besar itu hari ini PT TAM (Toyota Astra Motor) meluncurkan versi Facelift alias penyegaran dari Fortuner.
Sama seperti model kendaraan terkini lain, SUV tersebut sudah dibekali teknologi Power Steering, dapat memudahkan pengemudi terkhusus saat harus bermanuver.
Karena fungsinya adalah meringankan kemudi. Sehingga ketika harus berbelok dalam kecepatan rendah atau manuver saat parkir, tidak perlu keluar tenaga ekstra dalam memutar setir.
Hanya saja komponen satu ini bisa cepat rusak apabila pemilik kendaraan memiliki kebiasaan berkendara tidak baik. Misal kerap menghajar jalan berlubang tanpa menjaga kecepatan rendah.
Meski SUV sudah dioptimalkan buat melibas medan ekstrem, pengemudi tetap perlu memperhatikan cara berkendara agar dapat menjaga keawetan Hydraulic Power Steering.
Jika terlalu kasar dan tidak memperhatikan medan tetap ada peluang Power Steering mengalami kerusakan. Salah satu gejalanya adalah setir mulai terasa berat.
Saat ini Toyota Fortuner keluaran terbaru sudah menggunakan EPS (Electric Power Steering). Sedangkan model-model terdahulu masih pakai Hydraulic Power Steering.
“Power Steering minyak (hidrolik) jarang bunyi tetapi sering terjadi kebocoran, oblak. Soal biaya perbaikan itu tergantung tipe,” kata Chandra, pemilik bengkel CRW Motor Jatiasih ketika ditemui KatadataOTO, Jumat (6/9).
Menurut dia sebenarnya SUV tidak terlalu sering mengalami kerusakkan Power Steering. Namun jika terjadi kendala, biaya perbaikan Power Steering tipe hidrolik terbilang lebih mahal dibandingkan EPS.
Karena komponen pada Power Steering hidrolik lebih banyak. Sedangkan di EPS umumnya komponen harus diganti hanya Bushing serta menyiapkan biaya jasa pemasangan.
“Untuk minyak (Power Steering hidrolik) lebih mahal karena satu paket yang komplet ratusan ribu. Kisaran harga (perbaikan Power Steering) Toyota Fortuner di angka Rp 2 juta sampai Rp 2,5 jutaan ke atas,” lanjut Chandra.
Di bengkel tetap ada konsumen yang ingin mengganti dengan komponen tidak asli. Harga lebih murah tetapi Chandra menegaskan pihaknya tidak merekomendasikan hal tersebut karena hasil perbaikan jadi tidak maksimal.
“Kita tidak bisa paksakan ke konsumen. Jadi soal harga sesuaikan kebutuhan konsumen tetapi risiko kita sampaikan juga,” tegas Chandra.
Sedangkan buat SUV lain seperti Honda CR-V perbaikan Power Steering memakan biaya Rp 1,7 juta sampai Rp 1,8 jutaan. Model lain yakni Toyota Avanza dan sejenisnya sekitar Rp 1 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Januari 2026, 14:06 WIB
29 Januari 2026, 12:00 WIB
28 Januari 2026, 20:00 WIB
28 Januari 2026, 12:00 WIB
28 Januari 2026, 08:00 WIB
Terkini
31 Januari 2026, 19:00 WIB
Banyak rival di pasaran, MG belum akan bawa mobil listrik murah harga Rp 200 jutaan ke pasar Indonesia
31 Januari 2026, 17:00 WIB
Gaikindo akhirnya resmi menargetkan penjualan mobil di Indonesia sebesar 850.000 unit sepanjang 2026
31 Januari 2026, 15:00 WIB
Changan berkomitmen membangun 20 diler di Indonesia hingga akhir tahun dengan memanfaatkan jaringan Indomobil
31 Januari 2026, 13:00 WIB
Stok BBM Shell jenis Super kembali kosong di sejumlah lokasi, situasi ini sudah terjadi beberapa hari lalu
31 Januari 2026, 11:29 WIB
Motor Yamaha R1 GYTR yang digeber Valentino Rossi di Mandalika pakai beberapa komponen milik Eric Cargloss
31 Januari 2026, 11:00 WIB
Fabio Quartararo tengah santer diisukan bakal berseragam Honda dan meninggalkan Yamaha pada MotoGP 2027
31 Januari 2026, 09:00 WIB
Perwakilan Astra Honda bawa inovasi edukasi keselamatan berkendara efektif buat anak di panggung internasional
31 Januari 2026, 07:00 WIB
Lepas Indonesia menanggapi insiden yang menimpa salah satu unit kendaraan pada sesi test drive di Serpong