Biaya Pertamax Full Tank buat MPV, Innova Zenix Rp 800 Ribuan
12 Juni 2026, 15:00 WIB
Pertamina akhirnya menaikkan harga Pertamax RON 92 dari sebelumnya Rp9.000 menjadi Rp12.500 mulai hari ini 1 April 2022
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Harga Pertamax Rp12.500 per liter mulai hari ini (01/04) dari sebelumnya Rp9.000. Artinya PT Pertamina secara resmi menaikkan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) non subsidi sebesar Rp3.500.
Sebelumnya dikabarkan bahwa harga keekonomian BBM jenis Pertamax RON 92 adalah Rp16.000. Namun berdasarkan keputusan Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) harga Petamax tercatat mulai hari ini Rp12.500.
“Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri ESDM Nomor 62 K/12/MEM/2020 tentang formula harga dasar, dalam perhitungan harga jual eceran,” kata Fajriyah Usman, Vide President Corporate Communications Pertamina seperti dikutip Antara.
Ia menyebutkan lebih lanjut bahwa kenaikan juga terjadi di sejumlah wilayah. Adapun wilayahnya meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kemudian pada Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua hingga Papua Barat, harga Pertamax naik Rp3.550.
Sehingga dari harga sebelumnya Rp9.200 menjadi Rp12.750 untuk BBM jenis Pertamax RON 92 di wilayah-wilayah tersebut di atas.
Kenaikan harga BBM seperti telah diwartakan sebelumnya karena minyak dunia yang terus melonjak banderolnya. Harga minyak dunia saat ini sangat perkasa dan berada di atas 100 dolar per barel.
Meskipun telah dinaikkan, namun pihak Pertamina menyatakan bahwa banderolnya sekarang masih jauh di bawah nilai keekonomian.
“Pertamina selalu mempertimbangkan daya beli masyarakat, harga Pertamax ini tetap kompetitif di pasar atau dibandingkan harga BBM sejenis dari operator SPBU lainnya. Ini baru dilakukan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir sejak 2019,” Irto Ginting, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga.
Lebih jauh dikatakan jika harga minyak dunia melonjak tinggi akibat konflik geopolitik Ukraina dan Rusia. Selain itu, pasokan minyak mentah dari Rusia dan Kazakhstan terganggu karena adanya kerusakan pipa Caspian Pipiline Consortium.
Sehingga pasokan minyak mentah Rusia dan Kazakhstan ke Uni Eropa mengalami gangguan.
Minyak mentah di Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) per 24 Maret 2022 sudah berada di angka 114.55 per barel. Lonjakannya sendiri dikatakan mencapai 56 persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 13:00 WIB
10 Agustus 2024, 07:44 WIB
03 Agustus 2024, 07:30 WIB
01 Desember 2023, 09:41 WIB
Terkini
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Penjualan mobil di Indonesia mengalami pemulihan di periode Juli 2026, tercatat 77.412 unit secara retail
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
Sejauh ini, kebakaran EV yang terjadi di Indonesia bukan disebabkan oleh baterai dan masih dapat dipadamkan
12 Agustus 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 i-DM resmi diluncurkan dalam ajang GIIAS 2026, SUV satu ini dipasarkan dengan banderol Rp 699 juta
12 Agustus 2026, 06:16 WIB
Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang dapat melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi A dan C
12 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dihadirkan untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang