Harga Pertamax Resmi Naik Hari Ini, Jadi Rp 13.700
10 Agustus 2024, 07:44 WIB
Pertamina akhirnya menaikkan harga Pertamax RON 92 dari sebelumnya Rp9.000 menjadi Rp12.500 mulai hari ini 1 April 2022
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Harga Pertamax Rp12.500 per liter mulai hari ini (01/04) dari sebelumnya Rp9.000. Artinya PT Pertamina secara resmi menaikkan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) non subsidi sebesar Rp3.500.
Sebelumnya dikabarkan bahwa harga keekonomian BBM jenis Pertamax RON 92 adalah Rp16.000. Namun berdasarkan keputusan Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) harga Petamax tercatat mulai hari ini Rp12.500.
“Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri ESDM Nomor 62 K/12/MEM/2020 tentang formula harga dasar, dalam perhitungan harga jual eceran,” kata Fajriyah Usman, Vide President Corporate Communications Pertamina seperti dikutip Antara.
Ia menyebutkan lebih lanjut bahwa kenaikan juga terjadi di sejumlah wilayah. Adapun wilayahnya meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kemudian pada Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua hingga Papua Barat, harga Pertamax naik Rp3.550.
Sehingga dari harga sebelumnya Rp9.200 menjadi Rp12.750 untuk BBM jenis Pertamax RON 92 di wilayah-wilayah tersebut di atas.
Kenaikan harga BBM seperti telah diwartakan sebelumnya karena minyak dunia yang terus melonjak banderolnya. Harga minyak dunia saat ini sangat perkasa dan berada di atas 100 dolar per barel.
Meskipun telah dinaikkan, namun pihak Pertamina menyatakan bahwa banderolnya sekarang masih jauh di bawah nilai keekonomian.
“Pertamina selalu mempertimbangkan daya beli masyarakat, harga Pertamax ini tetap kompetitif di pasar atau dibandingkan harga BBM sejenis dari operator SPBU lainnya. Ini baru dilakukan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir sejak 2019,” Irto Ginting, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga.
Lebih jauh dikatakan jika harga minyak dunia melonjak tinggi akibat konflik geopolitik Ukraina dan Rusia. Selain itu, pasokan minyak mentah dari Rusia dan Kazakhstan terganggu karena adanya kerusakan pipa Caspian Pipiline Consortium.
Sehingga pasokan minyak mentah Rusia dan Kazakhstan ke Uni Eropa mengalami gangguan.
Minyak mentah di Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) per 24 Maret 2022 sudah berada di angka 114.55 per barel. Lonjakannya sendiri dikatakan mencapai 56 persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Agustus 2024, 07:44 WIB
03 Agustus 2024, 07:30 WIB
01 Desember 2023, 09:41 WIB
02 Oktober 2023, 16:00 WIB
01 September 2023, 11:03 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara
16 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.