Harga Pertamax Resmi Naik Hari Ini, Jadi Rp 13.700

Pertamina akhirnya melakukan penyesuaian tarif, kali ini harga Pertamax yang naik jadi Rp 13.700 per liter

Harga Pertamax Resmi Naik Hari Ini, Jadi Rp 13.700

KatadataOTO – PT Pertamina (Persero) kembali menaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) non subsidi. Kali ini giliran Pertamax yang disesuaikan.

Hal itu diketahui dari pengumuman di laman resmi Pertamina. Perusahaan pelat merah satu ini menjual Pertamax di angka Rp 13.700 per liter.

Banderol BBM beroktan 92 itu terkerek sekitar Rp 750 per liter. Sebab pada Juli 2024 bahan bakar tersebut ditawarkan Rp 12.950 per liter.

Jumlah di atas berlaku mulai hari ini atau Sabtu (10/8). Kemudian diterapkan di sejumlah daerah seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah sampai Aceh.

harga bbm pertamina naik
Photo : Pertamina

Sementara buat wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Maluku dan Papua berbeda. Harga Pertamax di sana menjadi Rp 14.000 per liter.

Lalu untuk Kalimantan Selatan, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu serta Kalimantan Utara ditawarkan Rp 14.300 per liter.

“PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020,” tulis mereka di laman resmi.

Di dalam aturan tersebut dijelaskan mengenai formula harga dasar perhitungan harga jual eceran jenis bahan bakar minyak umum jenis bensin dan minyak solar yang disalurkan melalui stasiun pengisian bahan bakar umum.

Harga Pertamax Sempat Tertahan Beberapa Waktu

Sebelumnya di awal Agustus 2024 Pertamina telah menaikan harga BBM non subsidi lainnya. Seperti Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite hingga Pertamina Dex.

Namun banderol Pertamax tetap bertahan Rp 12.950 per liter. Bahkan jumlah tersebut belum diubah sejak beberapa bulan lalu.

Pertamina menjelaskan kalau langkah itu sengaja dilakukan karena beberapa alasan. Salah satunya adalah menjaga stabilitas perekonomian.

“Lalu daya beli masyarakat kita pertimbangkan. Karena secara volume, dibandingkan produk-produk BBM non subsidi lain (kontribusinya) juga paling besar,” ujar Heppy Wulansari, penjabat sementara Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga kepada KatadataOTO.


Terkini

otosport
Jorge Martin

Harapan Besar Aprilia Terhadap Jorge Martin di MotoGP 2026

Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026

mobil
Mobil Listrik

Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat

Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang

mobil
BYD

BYD Mulai Tes SUV 7-Seater Baru, Atto 3 Naik Kelas

SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini

mobil
Wholesales Model Mobil Baru 2025

Rapor Wholesales Model Mobil Baru di RI 2025, BYD Atto 1 Terlaris

BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit

news
Malam tahun baru

Ada Perayaan Tahun Baru 2026, Jakarta Steril dari Mobil Pribadi

Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026

motor
Motor listrik

Kata Aismoli Soal Pasar Motor Listrik yang Lesu pada 2025

Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat

motor
Motor Baru

Wholesales Motor Baru di 2025 Berpeluang Lampaui 6,4 Juta Unit

Kinerja pasar motor baru di Indonesia pada 2025 terbilang cukup stabil meski banyak rintangan menghadang

mobil
Aturan TKDN EV

GIAMM Berharap Aturan TKDN EV Diperketat, Serap Komponen Lokal

Pemerintah dinilai perlu lebih mempertegas aturan soal TKDN EV penerima insentif mobil listrik impor