Penerapan Biodiesel B50 1 Juli Dipercaya Bawa Banyak Efek Positif
18 Juni 2026, 07:00 WIB
Pertamina akhirnya melakukan penyesuaian tarif, kali ini harga Pertamax yang naik jadi Rp 13.700 per liter
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – PT Pertamina (Persero) kembali menaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) non subsidi. Kali ini giliran Pertamax yang disesuaikan.
Hal itu diketahui dari pengumuman di laman resmi Pertamina. Perusahaan pelat merah satu ini menjual Pertamax di angka Rp 13.700 per liter.
Banderol BBM beroktan 92 itu terkerek sekitar Rp 750 per liter. Sebab pada Juli 2024 bahan bakar tersebut ditawarkan Rp 12.950 per liter.
Jumlah di atas berlaku mulai hari ini atau Sabtu (10/8). Kemudian diterapkan di sejumlah daerah seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah sampai Aceh.
Sementara buat wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Maluku dan Papua berbeda. Harga Pertamax di sana menjadi Rp 14.000 per liter.
Lalu untuk Kalimantan Selatan, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu serta Kalimantan Utara ditawarkan Rp 14.300 per liter.
“PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020,” tulis mereka di laman resmi.
Di dalam aturan tersebut dijelaskan mengenai formula harga dasar perhitungan harga jual eceran jenis bahan bakar minyak umum jenis bensin dan minyak solar yang disalurkan melalui stasiun pengisian bahan bakar umum.
Sebelumnya di awal Agustus 2024 Pertamina telah menaikan harga BBM non subsidi lainnya. Seperti Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite hingga Pertamina Dex.
Namun banderol Pertamax tetap bertahan Rp 12.950 per liter. Bahkan jumlah tersebut belum diubah sejak beberapa bulan lalu.
Pertamina menjelaskan kalau langkah itu sengaja dilakukan karena beberapa alasan. Salah satunya adalah menjaga stabilitas perekonomian.
“Lalu daya beli masyarakat kita pertimbangkan. Karena secara volume, dibandingkan produk-produk BBM non subsidi lain (kontribusinya) juga paling besar,” ujar Heppy Wulansari, penjabat sementara Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga kepada KatadataOTO.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Juni 2026, 07:00 WIB
12 Juni 2026, 15:00 WIB
12 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 14:57 WIB
10 Juni 2026, 13:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi