Pertimbangan Pertamina Menahan Harga Pertamax Usai Turbo Naik

Salah satu alasan Pertamina masih mempertahankan harga Pertamax adalah menjaga stabilitas ekonomoi Tanah Air

Pertimbangan Pertamina Menahan Harga Pertamax Usai Turbo Naik
Satrio Adhy

KatadataOTOPertamina telah menyesuaikan harga sejumlah BBM (Bahan Bakar) Minyak) non subsidi. Mulai dari Pertamax Turbo sampai Dexlite naik pada Jumat (2/8).

Namun perusahaan milik negara satu ini tidak menaikkan banderol Pertamax 92. Hal tersebut membuat sejumlah pihak bertanya-tanya.

Padahal salah satu pertimbangan mereka melakukan penyesuaian adalah tren rata-rata ICP (Indonesia Crude Oil Price). Kemudian nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang belum membaik.

Akan tetapi Pertamina memiliki sejumlah alasan mengapa mereka menahan banderol Pertamax. Salah satunya adalah menjaga stabilitas perekonomian.

Harga BBM Februari 2024, Pertamax Bertahan di Rp13 Ribuan
Photo : Pertamina

“Lalu daya beli masyarakat kita pertimbangkan. Karena secara volume, dibandingkan produk-produk BBM non subsidi lain (kontribusinya) juga paling besar,” ujar Heppy Wulansari, penjabat sementara Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga kepada KatadataOTO dalam pesan singkat.

Meski begitu Pertamina enggan memberi tahu detail berapa persentase penjualan BBM non subsidi mereka di Tanah Air, terutama untuk jenis Pertamax Ron 92

Kemudian juga belum menjawab ketika ditanya sampai kapan mereka bakal menahan harga Pertamax. Mengingat nilai tukar rupiah terhadap dolar tak kunjung membaik.

Sebagai informasi, Pertamax masih dijual Rp 12.950 per liter. Sementara Pertamax Turbo ditawarkan dengan banderol Rp 15.450 per liter

Jumlah tersebut meningkat sekitar Rp 1050. Sebab pada Juli 2024 masyarakat masih bisa membelinya di angka Rp 14.400 per liter.

Sementara untuk harga Pertamax Green 95 melonjak sekitar Rp 1.100 per liter. Pertamina mematok di kisaran Rp 15.000 per liter.

Sedangkan bahan bakar jenis Dexlite kini dibanderol Rp 15.350 per liter. Pada bulan lalu dijual Rp 14.550 per liter.

Terakhir buat harga Pertamina Dex Rp 15.650 per liter. Naik sekitar Rp 550 per liter jika dibandingkan dengan Juli 2024.


Terkini

news
Astra Financial

ACC dan TAF Raih 5.602 SPK, Target Astra Financial Terlampaui

Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF

mobil
Mobil listrik

iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu

iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia

news
Farizon

EV Farizon SV Masuk ke Sektor Transportasi Antar Kota

Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit

mobil
Toyota Veloz Hybrid

Penjualan Mobil Juli 2026 Kembali Membaik, Tumbuh 3,6 Persen

Penjualan mobil di Indonesia mengalami pemulihan di periode Juli 2026, tercatat 77.412 unit secara retail

mobil
Harga Bahan Baku Baterai Lithium Naik, Banderol EV Bakal Terkerek

Pengamat Ungkap Kebakaran EV di RI Bukan Disebabkan oleh Baterai

Sejauh ini, kebakaran EV yang terjadi di Indonesia bukan disebabkan oleh baterai dan masih dapat dipadamkan

mobil
Jetour

Jetour T2 i-DM Jadi Salah Satu SUV Idaman Pengunjung GIIAS 2026

Jetour T2 i-DM resmi diluncurkan dalam ajang GIIAS 2026, SUV satu ini dipasarkan dengan banderol Rp 699 juta

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Beroperasi Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026

Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang dapat melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi A dan C

news
SIM keliling Bandung

Cek Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 12 Agustus 2026

SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dihadirkan untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang