Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran
03 April 2026, 15:39 WIB
Rekayasa lalu lintas di Jawa Barat saat arus mudik 2023 akan lebih istimewa dibandingkan daerah lain
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Provinsi Jawa Barat kembali menjadi perhatian lebih pada arus mudik hari raya Idul Fitri 1444 H. Pasalnya jumlah kendaraan yang melewati provinsi tersebut akan sangat besar dan terdapat beberapa titik kepadatan.
Hal ini disampaikan Inspektur Jenderal Polisi Firman Shantyabudi, Kepala Korlantas Polri. Menurutnya rekayasa lalu lintas di Jawa Barat harus lebih istimewa.
"Akan ada pengaturan arus kendaraan tersendiri di Jawa Barat, kemudian ruas jalan Cikampek ke arah timur sekarang sudah bertambah satu lajur masing-masing jadi A dan B. Sementara Cipali masih dua, ini penyempitan" kata Firman di Bandung, Kamis (16/03).
Ia menjelaskan bahwa Korlantas Polri segera berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub dan beberapa instansi lainnya untuk merumuskan langkah-langkah persiapan arus mudik, termasuk manajemen lalu lintasnya.
“Bagaimana manajemen penyeberangan, perlu tidaknya melaksanakan one way, nanti akan dibicarakan,” kata Firman.
Kakorlantas menambahkan kesiapan pemerintah harus terus disempurnakan karena jumlah pemudik tahun ini diprediksi mencapai 123 juta jiwa. Jauh meningkat dibanding tahun sebelumnya tercatat sekitar 85 juta jiwa.
“Artinya semua harus bersungguh-sungguh dalam menyiapkan seluruh fasilitas sarana dan prasarana serta melakukan manajemen traffic untuk memastikan kelancaran ini bisa tercapai,” katanya.
Sebelumnya diberitakan bahwa Korlantas telah bekerjasama dengan sejumlah pihak untuk menyiapkan jalur mudik. Salah satunya adalah jalur Pansel (Pantai Selatan) yang sebelumnya belum menjadi pilihan utama.
Sayangnya di jalur tersebut fasilitasnya dinilai belum memadai sehingga berisiko menimbulkan kerawanan baik kecelakaan maupun tidak kriminal. Hal inilah yang menjadi perhatian bagi para petugas.
“Terdapat wilayah yang belum ada penerangan, kemudian pom bensin, tempat istirahat hingga rumah makan. Makanya masyarakat masih cenderung memilih jalan tol dan arteri biasa. Kita bisa maklum mereka ingin nyaman saat melakukan puasa,” ungkapnya.
Firman juga mengingatkan kepada pemudik agar tidak menggunakan sepeda motor. Pasalnya kendaraan roda dua dianggap rawan kecelakaan.
“Sepeda motor bisa dititipkan ke truk, angkutan laut hingga kereta api seperti tahun sebelumnya. Saran ini lebih untuk keselamatan pengemudi,” tegasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 April 2026, 15:39 WIB
27 Maret 2026, 11:00 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
26 Maret 2026, 09:00 WIB
22 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
02 Juli 2026, 13:55 WIB
Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km
02 Juli 2026, 09:00 WIB
Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima
02 Juli 2026, 07:01 WIB
Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan
02 Juli 2026, 06:20 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan
02 Juli 2026, 06:02 WIB
SIM keliling Bandung bisa jadi opsi bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara dengan mudah
02 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan SIM yang mudah untuk warga Jakarta, simak lokasinya
01 Juli 2026, 21:33 WIB
Rofbell Ardante Sahroni mendapat apresiasi dari IMI (Ikatan Motor Indonesia) atas prestasinya di ajang Drift
01 Juli 2026, 17:00 WIB
Harga Porsche Cayenne versi rakitan Malaysia semakin kompetitif di Rp 2,99 miliar, spesifikasi tidak berubah