One Way Lokal di Tol Trans Jawa Mulai Dilaksanakan Dari KM 132
27 Maret 2026, 11:00 WIB
Rekayasa lalu lintas di Jawa Barat saat arus mudik 2023 akan lebih istimewa dibandingkan daerah lain
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Provinsi Jawa Barat kembali menjadi perhatian lebih pada arus mudik hari raya Idul Fitri 1444 H. Pasalnya jumlah kendaraan yang melewati provinsi tersebut akan sangat besar dan terdapat beberapa titik kepadatan.
Hal ini disampaikan Inspektur Jenderal Polisi Firman Shantyabudi, Kepala Korlantas Polri. Menurutnya rekayasa lalu lintas di Jawa Barat harus lebih istimewa.
"Akan ada pengaturan arus kendaraan tersendiri di Jawa Barat, kemudian ruas jalan Cikampek ke arah timur sekarang sudah bertambah satu lajur masing-masing jadi A dan B. Sementara Cipali masih dua, ini penyempitan" kata Firman di Bandung, Kamis (16/03).
Ia menjelaskan bahwa Korlantas Polri segera berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub dan beberapa instansi lainnya untuk merumuskan langkah-langkah persiapan arus mudik, termasuk manajemen lalu lintasnya.
“Bagaimana manajemen penyeberangan, perlu tidaknya melaksanakan one way, nanti akan dibicarakan,” kata Firman.
Kakorlantas menambahkan kesiapan pemerintah harus terus disempurnakan karena jumlah pemudik tahun ini diprediksi mencapai 123 juta jiwa. Jauh meningkat dibanding tahun sebelumnya tercatat sekitar 85 juta jiwa.
“Artinya semua harus bersungguh-sungguh dalam menyiapkan seluruh fasilitas sarana dan prasarana serta melakukan manajemen traffic untuk memastikan kelancaran ini bisa tercapai,” katanya.
Sebelumnya diberitakan bahwa Korlantas telah bekerjasama dengan sejumlah pihak untuk menyiapkan jalur mudik. Salah satunya adalah jalur Pansel (Pantai Selatan) yang sebelumnya belum menjadi pilihan utama.
Sayangnya di jalur tersebut fasilitasnya dinilai belum memadai sehingga berisiko menimbulkan kerawanan baik kecelakaan maupun tidak kriminal. Hal inilah yang menjadi perhatian bagi para petugas.
“Terdapat wilayah yang belum ada penerangan, kemudian pom bensin, tempat istirahat hingga rumah makan. Makanya masyarakat masih cenderung memilih jalan tol dan arteri biasa. Kita bisa maklum mereka ingin nyaman saat melakukan puasa,” ungkapnya.
Firman juga mengingatkan kepada pemudik agar tidak menggunakan sepeda motor. Pasalnya kendaraan roda dua dianggap rawan kecelakaan.
“Sepeda motor bisa dititipkan ke truk, angkutan laut hingga kereta api seperti tahun sebelumnya. Saran ini lebih untuk keselamatan pengemudi,” tegasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Maret 2026, 11:00 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
26 Maret 2026, 09:00 WIB
22 Maret 2026, 11:00 WIB
20 Maret 2026, 09:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini