Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Jadi Permanen, Catat Rutenya

Melihat dampak positif yang dihasilkan selama uji coba, rekayasa lalu lintas di Bundaran HI akan dibuat permanen

Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Jadi Permanen, Catat Rutenya
Dian Tami Kosasih

TRENOTO – Setelah uji coba rekayasa lalu lintas di Bundaran HI (Hotel Indonesia) selama  dua pekan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menetapkan rute tersebut menjadi permanen.  Hal ini dikarenakan mulai berkurangnya titik konflik persimpangan jalan di sekitar kawasan jantung kota tersebut.

"Selama uji coba telah teridentifikasi pengurangan titik konflik lalu lintas di Bundaran HI dari semula delapan titik, kini berkurang menjadi empat titik," kata Syafrin Liputo selaku Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. 

Photo : @dishubDKIJakarta

Berlaku setiap hari, rekayasa lalu lintas secara permanen akan dilakukan mulai Senin (18/7/2022)  pukul 16.00-21.00 WIB. Sebelumnya Dinas Perhubungan (Dishub) sudah melakukan uji coba pada 27 Juni hingga 8 Juli 2022.

Dari hasil evaluasi, Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencatat adanya hasil positif yakni menurunnya derajat kejenuhan, tersendatnya lalu lintas dan peluang antrean kendaraan di kawasan Bundaran HI. Hal ini juga membuat lebih banyak kendaraan yang dapat melintasi kawasan tersebut.

Karena itu Dishub mengimbau pengguna jalan agar dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan.

Selama uji coba tahap pertama pada 4-10 Juli 2022, Dishub mencatat adanya peningkatan kecepatan rata-rata kendaraan dari 29 kilometer per jam menjadi 30 kilometer per jam baik dari arah utara (Jalan Thamrin), selatan (Jalan Sudirman) atau timur (Jalan Imam Bonjol). Saat rekayasa lalu lintas diterapkan, kepadatan kendaraan di kawasan tersebut juga mulai terurai.

Photo : @hidayat_adi

Adapun rekayasa lalu lintas dilakukan untuk arus kendaraan dari arah Jalan Jenderal Sudirman yang hendak ke Jalan Imam Bonjol. Pengendara perlu melakukan putar balik di Bundaran Patung Kuda atau opsi lain berputar di Kementerian Perhubungan. Sedangkan kendaraan dari selatan diluruskan ke utara di Jalan Thamrin kemudian baru putar balik di Patung Kuda.

Khusus arus lalu lintas dari arah Jalan Imam Bonjol yang hendak mengarah ke utara yakni Jalan Thamrin diarahkan untuk melakukan putar balik melalui arah selatan di Jalan Galunggung, kemudian tembus di Jalan Sudirman dan melanjutkan ke utara. Rekayasa lalu lintas tersebut dikecualikan bagi angkutan umum TransJakarta dan kendaraan yang mengangkut VVIP.


Terkini

otosport
Marc Marquez

Bos Ducati Puji Marc Marquez Meski Finis Keenam di Mandalika

Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi

mobil
Baterai Mobil Listrik

BYD Bakal Produksi Blade Baterai Generasi Kedua di Subang

Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan

mobil
Wuling Aira ev

10 Merek Mobil Cina Terlaris September 2026: Wuling Bertumbuh

BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026

mobil
BYD

Flash Charging BYD Hanya Ekstra Cepat Untuk Model Terbaru

Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama

news
Asuransi Astra

70 Tahun Asuransi Astra, Evolusi Perlindungan di Era Digital

Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga

mobil
GIIAS Makassar 2026

GIIAS Makassar 2026 Siap Digelar, Empat Merek Hadir Perdana

Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen

mobil
BYD

BYD Atto 2 Sudah Masuk di Indonesia, Segera Dipasarkan

Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia

mobil
Mitsubishi Destinator

Mitsubishi Destinator, SUV 7 Seater Teman Berbagai Aktivitas

Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan