BYD Atto 2 Sudah Masuk di Indonesia, Segera Dipasarkan
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD Flash Charging resmi diperkenalkan ke Indonesia sebagai opsi pengisian daya super cepat.
Teknologi tersebut bisa digunakan untuk mengisi daya baterai mobil listrik dalam waktu singkat di kisaran lima menit.
Harapannya ini dapat membantu mendukung ekosistem mobil listrik dan mempermudah pengguna kendaraan agar tidak perlu terlalu lama menunggu saat charging di tempat umum.
Dua model yang dapat memanfaatkan BYD Flash Charging adalah New Danza D9 dan Danza Z9GT. Keduanya sudah disematkan Blade Battery 2.0 atau baterai BYD generasi kedua.
Menariknya lini mobil BYD lain masih bisa memanfaatkan Flash Charging untuk melakukan pengisian daya kendaraan listrik.
“Untuk charge di Flash Charging ini bisa, tetapi penyerapan energinya sebatas maksimum yang diatur di (baterai) generasi pertama sesuai tipe masing-masing,” kata Luther T. Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu.
Artinya pengecasan ultra cepat tetap hanya bisa dilakukan pada mobil-mobil dengan Blade Battery generasi kedua atau BYD Blade Battery 2.0.
Sementara mobil BYD lain bisa melakukan pengisian daya secara normal sesuai dengan baterai yang digunakan.
Pada baterai BYD generasi pertama, sudah ada Battery Management System atau BMS yang merupakan sistem pengelolaan baterai.
Teknologi tersebut mengelola kondisi baterai dan manajemen termal ketika baterai menerima daya besar termasuk dari Flash Charging.
“Kita akan mengimbau penggunaan Flash Charging digunakan pada unit-unit yang setipe atau cocok. Karena ini juga membantu agar antrean konsumen tetap optimal,” kata Luther.
Sebagai informasi, BYD Flash Charging akan disebar di 10 titik sekitar Indonesia di tahap awalan.
Satu gun charger dapat mengalirkan daya sampai 1.500 kW. Waktu pengisian daya bisa dipersingkat hingga lima menit saja.
“Itu bagian dari komitmen untuk menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang lebih masif. Kita tahu saat ini ternyata dengan tingginya populasi EV, charger merupakan problem besar dihadapi oleh pemilik,” kata Luther.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
14 Oktober 2026, 16:12 WIB
13 Oktober 2026, 20:46 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik MG S6 EV jadi opsi baru SUV keluarga di Indonesia, segera meluncur di pameran otomotif GAW 2026
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Shooting brake perdana dari BYD, Danza Z9GT resmi diluncurkan ke konsumen dengan harga Rp 2,25 miliar