Produksi Kendaraan Listrik, Bosch Siap Kerjasama dengan APM

Bosch siap menjalin kerjasama dengan Agen Pemegang Merek (APM) terkait produksi kendaraan listrik di Indonesia

Produksi Kendaraan Listrik, Bosch Siap Kerjasama dengan APM

TRENOTO – Melihat perkembangan kendaraan listrik secara global, sejumlah perusahaan otomotif mulai mempersiapkan teknologi terkait hal ini tak terkecuali produk aftermarket. 

Sudah siap menjalin kerjasama, Bosch mengaku membuka peluang bagi Agen Pemegang Merek (APM) yang hendak produksi kendaraan listrik di Indonesia. Hal itu diungkapkan Bernard Simanjuntak selaku Sales Director of Original Equipment Bosch Indonesia. 

"Kalau produknya kita punya basic teknologinya, tergantung nanti maunya seperti apa. Kita bisa persiapkan," katanya di sela acara di Kuningan, Jakarta.

Photo : 123RF

Selain suplai untuk APM, Bosch mengaku pihaknya juga memiliki teknologi untuk produk aftermarket. Karenanya, perusahaan saat ini masih menunggu perkembangan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.

"Tentu line antara suplai ke pabrik dan aftermarket kita punya teknologi keduanya. Jadi kalau kesiapan kami sudah siap karena memang di luar negeri juga sudah mulai banyak penggunaan kendaraan listrik," ujar Bernard.

Tak hanya kendaraan roda empat, Bosch menegaskan bila saat ini pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan satu perusahaan motor listrik yakni Viar.

"Kami saat ini kerjasama dengan Viar terkait penyediaan ECU sama motor penggeraknya. Untuk di Indonesia kerjasama yang dilakukan baru terjalin dengan Viar Q1," tuturnya.

Kesiapan terkait after market diungkapkan Griselda Iwandi selaku Country Sales Director of Automotive Aftermarket lebih mengarah pada modul pelatihan. Dengan hal ini pihaknya siap memberikan training bagi sejumlah bengkel terkait kesiapan mekanik. 

Photo : 123RF

"Kalau jaringan aftermarket kami sudah siapkan modul training. Di negara lain mobil listrik sudah lebih berkembang, jadi kami sudah siapkan untuk hybrid dan EV. Bila ada bengkel umum tertarik mau upgrade skill bagaimana maintenance perawatan kami siap memberikan pelatihan," tegas Griselda .

Sebagai informasi, Viar Q1 dibenamkan baterai Lithium-Ion berkapasitas 60 Volt-20 Ah yang mampu menyeburkan daya 800 watt. Motor ini juga mampu menjelajah sejauh 70 Kilometer.

Viar Q1 memiliki panjang 1680 mm, lebar 690 mm, tinggi 1220 mm dan berat 87,5kg. Dengan dimensi tersebut, motor listrik ini dapat melaju dengan kecepatan maksimal 60 kilometer per jam.

Menambah kenyamanan berkendara, tersedia sok depan teleskopic dan belakang double swing, serta ban tubeless beukuran 90/90-10. 


Terkini

mobil
Xpeng P7+

Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara

Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara

news
Tilang ETLE

Jumlah Kendaraan yang Terjaring Tilang ETLE di Jakarta Naik Signifikan

Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Hyundai Stargazer Cartenz versi Ambulans Meluncur untuk Sumatera

MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera

news
Harga BBM

Harga BBM SPBU Swasta di Januari 2026, Shell sampai Vivo Turun

Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi

news
Insentif otomotif

Menperin Ungkap Telah Minta Insentif untuk Otomotif ke Purbaya

Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang

news
Harga BBM

Simak Harga BBM Pertamina di Tahun Baru 2026, Pertamax Turun

Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Buka di Tahun Baru 2026, Hanya Satu Lokasi

Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV