Modal Chery Q Gaet Konsumen RI, Hadirkan Fitur Lengkap Fungsional
07 September 2026, 21:43 WIB
Bosch siap menjalin kerjasama dengan Agen Pemegang Merek (APM) terkait produksi kendaraan listrik di Indonesia
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Melihat perkembangan kendaraan listrik secara global, sejumlah perusahaan otomotif mulai mempersiapkan teknologi terkait hal ini tak terkecuali produk aftermarket.
Sudah siap menjalin kerjasama, Bosch mengaku membuka peluang bagi Agen Pemegang Merek (APM) yang hendak produksi kendaraan listrik di Indonesia. Hal itu diungkapkan Bernard Simanjuntak selaku Sales Director of Original Equipment Bosch Indonesia.
"Kalau produknya kita punya basic teknologinya, tergantung nanti maunya seperti apa. Kita bisa persiapkan," katanya di sela acara di Kuningan, Jakarta.
Selain suplai untuk APM, Bosch mengaku pihaknya juga memiliki teknologi untuk produk aftermarket. Karenanya, perusahaan saat ini masih menunggu perkembangan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
"Tentu line antara suplai ke pabrik dan aftermarket kita punya teknologi keduanya. Jadi kalau kesiapan kami sudah siap karena memang di luar negeri juga sudah mulai banyak penggunaan kendaraan listrik," ujar Bernard.
Tak hanya kendaraan roda empat, Bosch menegaskan bila saat ini pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan satu perusahaan motor listrik yakni Viar.
"Kami saat ini kerjasama dengan Viar terkait penyediaan ECU sama motor penggeraknya. Untuk di Indonesia kerjasama yang dilakukan baru terjalin dengan Viar Q1," tuturnya.
Kesiapan terkait after market diungkapkan Griselda Iwandi selaku Country Sales Director of Automotive Aftermarket lebih mengarah pada modul pelatihan. Dengan hal ini pihaknya siap memberikan training bagi sejumlah bengkel terkait kesiapan mekanik.
"Kalau jaringan aftermarket kami sudah siapkan modul training. Di negara lain mobil listrik sudah lebih berkembang, jadi kami sudah siapkan untuk hybrid dan EV. Bila ada bengkel umum tertarik mau upgrade skill bagaimana maintenance perawatan kami siap memberikan pelatihan," tegas Griselda .
Sebagai informasi, Viar Q1 dibenamkan baterai Lithium-Ion berkapasitas 60 Volt-20 Ah yang mampu menyeburkan daya 800 watt. Motor ini juga mampu menjelajah sejauh 70 Kilometer.
Viar Q1 memiliki panjang 1680 mm, lebar 690 mm, tinggi 1220 mm dan berat 87,5kg. Dengan dimensi tersebut, motor listrik ini dapat melaju dengan kecepatan maksimal 60 kilometer per jam.
Menambah kenyamanan berkendara, tersedia sok depan teleskopic dan belakang double swing, serta ban tubeless beukuran 90/90-10.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
03 September 2026, 07:00 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
Terkini
11 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tidak menggendurkan layanan mereka, termasuk dalam menghadir SIM Keliling Bandung hari ini
11 September 2026, 06:00 WIB
Menjelang weekend, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi strategis sekitar ibu kota
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max