Data Inspeksi, Jadi Kunci Menjaga Nilai Mobil Perusahaan
28 Juli 2026, 22:44 WIB
Ada beberapa hal yang patut jadi perhatian dalam penanganan untuk mobil yang terkena musibah banjir bandang
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Bencana banjir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia di tengah musim hujan. Terparahnya terjadi di Pulau Sumatera.
Banjir Sumatera mengakibatkan kerugian bagi para penduduk setempat. Kendaraan pribadi ikut terdampak dan berpotensi mengalami kerusakan parah.
Oleh karena itu ada beberapa hal yang perlu dilakukan sebagai bentuk pertolongan pertama saat mobil terkena rendaman air banjir.
“Kalau yang namanya banjir, penanganan pertamanya adalah jangan dihidupkan (mesin mobil), aki dicabut,” kata Lung Lung, Owner Dokter Mobil kepada KatadataOTO, Senin (08/12).
Meskipun kondisi eksterior mungkin terlihat baik, air dari banjir bisa memasuki ruang mesin. Apabila mesin dinyalakan secara paksa, kerusakan bisa tak terhindarkan.
“Jika mobil dinyalakan, takutnya malah water hammer dan tambah parah (kerusakan mobilnya),” lanjut dia.
Perlu diketahui, water hammer merupakan kondisi ketika air masuk ke dalam ruang pembakaran ataupun sistem pelumasan.
Air ini masuk ke ruang mesin melalui berbagai rongga ataupun celah pada kendaraan, salah satunya adalah knalpot.
Apalagi jika mobil berada di kondisi genangan air cukup tinggi, 50 cm atau lebih. Air dapat masuk lewat filter udara, membuat mesin jadi mati mendadak.
Maka Lung Lung menyarankan pemilik untuk tidak langsung menyalakan mobil setelah terendam kondisi banjir.
“Setelah aki dicabut, bawa ke bengkel yang mengerti (penanganan mobil terkena banjir). Gunakan towing, jangan dinyalakan (mesin mobil),” ungkap dia.
Sebagai informasi, imbas besarnya kerugian akibat banjir Sumatera sejumlah pabrikan otomotif menyediakan bantuan bagi para pelanggan.
Mitsubishi misalnya, menyediakan layanan gratis pemeriksaan umum serta poles bodi kendaraan. Kemudian ada potongan harga pembelian suku cadang, oli mesin sampai oli transmisi.
Sementara itu Daihatsu siaga untuk membantu konsumen maupun karyawan terkena dampak banjir Sumatera.
Armada Daihatsu Mobile Service telah dipersiapkan dengan berbagai komponen kendaraan yang punya potensi besar mengalami kerusakan di tengah banjir, termasuk ECU.
Sejumlah cabang Daihatsu juga menyediakan fasilitas pick-up buat para konsumen apabila membutuhkan perbaikan namun tidak memiliki akses ke outlet.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 Juli 2026, 22:44 WIB
25 Juli 2026, 22:43 WIB
13 Juli 2026, 09:00 WIB
20 Juni 2026, 11:00 WIB
12 Juni 2026, 07:00 WIB
Terkini
01 Agustus 2026, 22:00 WIB
Edisi terbatas dari Wuling Aira ev debut di GIIAS 2026, hanya bisa dibeli selama masa pameran berlangsung
01 Agustus 2026, 21:00 WIB
Isuzu manfaatkan momentum GIIAS 2026 untuk menghadirkan Mobile Beauty Salon modifikasi di GIIAS 2026
01 Agustus 2026, 20:00 WIB
Bus Hino RM 280 ABS Retarder hadir di ajang GIIAS 2026, dilengkapi sejumlah pembaruan di sistem keselamatan
01 Agustus 2026, 19:24 WIB
BlackVue Elite 10-2CH resmi dipasarkan dan dilengkapi AI untuk membantu pengguna memahami data berkendara
01 Agustus 2026, 19:18 WIB
Toyota terus menghadirkan berbagai model kendaraan, mulai dari bermesin bensin, BEV hingga hybrid di GIIAS
01 Agustus 2026, 19:16 WIB
Chery Group kembali membawa opsi baru kendaraan ramah lingkungan di GIIAS 2026, iCar V27 berteknologi REEV
01 Agustus 2026, 12:00 WIB
All New Kia Seltos resmi dipasarkan dengan harga Rp 359 juta yang membuatnya lebih murah daripada Xforce
01 Agustus 2026, 11:00 WIB
Changan Nevo Q05 dirancang untuk menjadi SUV listrik kompak yang praktis, lincah, namun tetap kaya akan fitur