BYD Racco Resmi Hadir di Sri Lanka, Harganya Setengah Miliar Lebih
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
BYD terus memperkuat komitmen mereka untuk memajukan industri otomotif di Indonesia usai mendirikan pabrik
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – BYD baru saja meresmikan pabrik mobil pertama mereka di Indonesia. Fasilitas tersebut berlokasi di kawasan Subang, Jawa Barat.
Langkah besar ini diharapkan bisa memberi dampak positif. Terutama untuk sektor industri otomotif di Tanah Air.
Namun perusahaan asal Cina tersebut tidak mau langsung berpuas diri. BYD ingin memperkuat ekosistem mobil listrik di Indonesia.
Mereka berencana untuk menggelontorkan kembali investasi di dalam negeri, demi bisa memberikan dampak lebih besar lagi.
“Kami juga berencana untuk melakukan beberapa pekerjaan perakitan (assembly) yang berkaitan dengan manufaktur baterai,” ungkap Eagle Zhao, Presiden Direktur BYD Motor Indonesia di Antara, Jumat (04/09).
Menurut Eagle, wacana di atas cukup penting bagi BYD ke depannya. Sebab bisa memperkuat komitmen mereka di Indonesia.
Semisal dengan menambah tingkat kandungan lokal pada sejumlah produk mereka, seperti BYD Atto 1 sampai M6.
“Tahun 2027 kita pasti akan menjadi yang pertama berdiri mendukung TKDN yang akan menjadi 60 persen,” ia menuturkan.
Eagle pun cukup percaya diri rencana perakitan baterai mobil listrik BYD di Indonesia bisa berjalan lancar.
Diharapkan BYD mampu mendukung program pemerintah, dalam memajukan industri otomotif Indonesia di masa mendatang.
“Dengan persiapan saat ini, kita sangat optimistis untuk pemenuhan TKDN kita bisa dihasilkan mulai Januari 2027, (sudah) mencapai 60 persen,” tegas Eagle.
Di sisi lain, BYD tidak hanya memperluas investasi manufaktur. Produsen ini juga menaruh perhatian pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal.
Bos BYD ini mengatakan, pihaknya terus menyiapkan pelatihan serta program transfer teknologi bagi tenaga kerja Indonesia.
Sebagai informasi, pada tahun lalu ratusan teknisi BYD asal Indonesia terbang ke Tiongkok untuk mengunjungi pusat penelitian dan pengembangan di sana.
Jadi mereka mendapat kesempatan mempelajari teknologi terbaru perusahaan, untuk diimplementasikan di Indonesia.
Patut diketahui, sudah ada 5.000 tenaga kerja dalam negeri telah bergabung dengan BYD. Jumlah tersebut ditargetkan akan meningkat sampai 20 ribu orang.
Sekadar mengingatkan, pabrik BYD di Subang diklaim memiliki kapasitas produksi sampai 150 ribu unit per tahun.
Disebut memiliki sejumlah fasilitas, seperti stamping (pencetakan), welding (las), painting (pengecatan) dan assembly (perakitan).
Demi mencapai angka di atas, BYD telah menggelontorkan investasi sampai Rp 11,7 triliun untuk membangun fasilitas produksi tersebut.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
Terkini
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sri Lanka menjadi pasar setir kanan pertama di luar Jepang yang dipilih BYD dalam memasarkan kei car Racco
18 Oktober 2026, 16:28 WIB
BMW Astra baru saja meresmikan DSA di Cibuntu, Kab Kuningan dengan memberikan sejumlah bantuan ke masyarakat
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan