Penyeberangan Merak-Bakauheni Kembali Normal Setelah Cuaca Buruk

Jalur penyeberangan Merak-Bakauheni kembali normal setelah terjadinya cuaca buruk di sana pada Sabtu (31/12) kemarin

Penyeberangan Merak-Bakauheni Kembali Normal Setelah Cuaca Buruk
Satrio Adhy

TRENOTO – Jalur penyebrangan Merak-Bakauheni kembali di buka pada Minggu (1/1) dini hari. Sempat ditutup beberapa saat setelah terjadinya cuaca buruk pada Sabtu kemarin.

Hal itu diucapkan oleh Hasan seorang petugas Kementerian Perhubungan di Dermaga 3 Pelabuhan Merak. Menurutnya tidak ada kepadatan kendaraan lagi pada hari ini.

Kondisi di sana pun relatif normal dan aman. Sehingga masyarakat bisa menyeberang tanpa takut adanya gelombang tinggi sama tiupan angin yang kencang.

Photo : Antara

“Kami melihat kondisi cuaca Pelabuhan Merak pada dua hari ke depan dijamin untuk melakukan pelayaran,” ujarnya seperti dikutip dari Antara.

Di sisi lain para penumpang merasa lega kondisinya bisa kembali normal. Seperti dirasakan oleh Mulyanto seorang pengendara yang memiliki tujuan ke Lampung pada tahun baru.

“Kami merasa senang bisa langsung dinaikan ke atas KM Siera TG Priok menuju Pelabuhan Bakauheni. Sebab kami terpaksa melakukan perjalanan pada dini hari saat malam pergantian tahun,” ungkap Mulyanto.

Sebelumnya penyeberangan Merak-Bakauheni ditutup imbas cuaca buruk yang terjadi beberapa hari belakangan. Hal itu dipilih guna keselamatan pelayaran agar tidak terjadi hal-hal tak diinginkan.

“Sehubungan dengan kondisi cuaca, dapat kami sampaikan layanan Ferry Expres dan Reguler Merak juga Bakauheni ditutup sementara," tulis pengumuman PT ASPD Indonesia Ferry.

Baca Juga: Mobil Tercebur ke Laut di Pelabuhan Merak, ASDP Minta Maaf

Mereka minta maaf karena tidak bisa memaksimalkan pelayanan. Terlebih terjadi penumpukan penumpang di seluruh dermaga baik eksekutif maupun reguler.

Lantas kebijakan itu mendapatkan sedikit protes dari para pengguna layanan. Soalnya ada yang sudah mengantri sejak sore kemarin.

Padahal jumlah kendaraan ingin menuju ke Sumatera relatif normal pada Natal dan tahun baru. Namun harus sedikit tersendat memgakibatkan antrian cukup panjang.

“Kami sangat lama menunggu hingga empat jam lebih belum kunjung dinaikan ke kapal juga buat diseberangkan ke Bakauheni,” tutut Rudi yang bertujuan ke lampung.

Photo : Antara

Memang satu hari sebelumnya Selat Sunda dilanda cuaca ekstrem. Bisa dilihat kecepatan angin di atas 25 knot atau 46 kilometer per jam.

Kemudian tinggi gelombang bisa sampai 2.5 meter. Dengan begitu cukup berbahaya untuk kapal berlayar ke pulau Sumatera.


Terkini

mobil
Lynk & Co

Geely Recal 74 Ribu Mobil Lynk & Co di Cina, Ada Cacat di LiDAR

Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025

otosport
Ai Ogura

Ai Ogura Absen di MotoGP Aragon 2026, Alami Cedera Tangan

Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung Sebelum Weekend, Cek Jadwalnya

Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini

news
Ganjil Genap Jakarta

Sistem Ganjil Genap Jakarta Hari Jumat, 28 Agustus 2026

Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Jumat 28 Agustus

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini

mobil
Changan Nevo Q05

Changan Hadapi Persaingan Elektrifikasi di RI Lewat Sub Merek

Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen

motor
Honda ADV 160

Honda ADV 160 Terbaru Resmi Meluncur, Aman Pakai Etanol

Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol

news
Tarif parkir

Isu Kenaikan Tarif Parkir di Jakarta, Dishub Sebut Masih Usulan

Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra