Simak Lokasi Pembatasan Angkutan Barang saat Nataru 2025-2026
18 Desember 2025, 15:00 WIB
Hingga H-2 Lebaran 2024 pemudik motor terpantau masih padati kawasan pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Mudik naik motor masih menjadi primadona bagi banyak orang di Indonesia. Meskipun pemerintah mengimbau untuk tidak menggunakan moda transportasi tersebut.
Pemudik motor dari tahun ke tahun selalu menjadi penyumbang angka kecelakaan terbanyak. Tingginya risiko membuat kendaraan jenis ini tidak disarankan untuk pulang kampung.
Sebagai solusi dari permasalahan di atas, pemerintah didukung beberapa pihak menggelar mudik gratis. Fasilitas ini menyasar pengguna sepeda motor agar beralih ke bus.
Namun upaya itu belum sepenuhnya berhasil. Karena terbukti penunggang kuda besi masih padat terlihat pada mudik lebaran 2024.
Dua hari jelang hari raya Idul Fitri 1445 H, pemudik motor masih memadati area Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten. Dilansir dari Antara, Kawasan Ciwandan masih dipadati pengguna kendaraan R2 hingga hari ini (08/04).
Seperti tradisi pulang ke kampung halaman, barang bawaan para pemudik juga banyak. Terlihat mereka memboyong kardus yang diikat pada bagian depan maupun belakang motor.
Mengandalkan kuda besi dalam bepergian memang menguntungkan. Salah satunya adalah terhindar dari kemacetan.
Saepi bersama istri dan anaknya mengaku tidak mengalami kendala berarti selama perjalanan. Pemudik tujuan Kalianda, Lampung ini tetap merasa nyaman.
Sementara pemudik motor lain memutuskan moda transportasi tersebut dengan alasan khusus. Ia memilih kendaraan roda dua karena sudah terlambat berangkat.
“Saya belajar dari mudik tahun lalu, kalau mudik pas puncaknya pasti kejebak macet parah. Maka milih mepet menjelang lebaran, alhamdulillah perjalanan lancar," kata salah seorang pemudik dari Bekasi.
Mudik Lebaran 2024 dikatakan terbesar sepanjang sejarah di Indonesia. Jutaan orang akan berpindah dari Jakarta hingga daerah masing-masing.
Dibandingkan tahun lalu, jumlah pemudik mengalami kenaikan 5.94 persen. Sehingga kemacetan dipastikan terjadi.
Seperti terjadi pada tol Merak yang mengalami kemacetan panjang pada Sabtu silam. Pelabuhan Merak disambangi 29 ribu orang setiap harinya sehingga menampilkan penumpukkan.
Angka di atas juga tidak berbanding dengan jumlah kapal laut pengangkut. Sehingga terjadi penumpukan hingga berjam-jam.
Antrean kendaraan juga terjadi dari tol hingga Pelabuhan dikatakan mencapai 11 kilometer. Hal ini membuat para pemudik mobil dan lain-lain mengalami kelelahan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Desember 2025, 15:00 WIB
01 Oktober 2025, 21:00 WIB
15 April 2025, 09:00 WIB
12 April 2025, 16:00 WIB
12 April 2025, 06:05 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 11:00 WIB
Kinerja pasar motor baru di Indonesia pada 2025 terbilang cukup stabil meski banyak rintangan menghadang
31 Desember 2025, 10:00 WIB
Pemerintah dinilai perlu lebih mempertegas aturan soal TKDN EV penerima insentif mobil listrik impor
31 Desember 2025, 09:00 WIB
Dinas Perhubungan telah menyiapkan kantong parkir Car Free Night untuk memudahkan masyarakat yang bawa kendaraan
31 Desember 2025, 08:00 WIB
Dinas Perhubungan bakal rekayasa lalu lintas di TMII dan Ragunan untuk hindari kepadatan di malam tahun baru
31 Desember 2025, 07:00 WIB
Koleksi motor mantan atlet dan buron FBI jadi perhatian, banyak unit bersejarah dari Moto2 sampai MotoGP
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Di penghujung tahun perpanjangan masa berlaku kartu bisa dimanfaatkan di SIM keliling Jakarta hari ini
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta terakhir di tahun ini tetap dilangsungkan dengan ketat untuk atasi kemacetan lalu lintas
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Memasuki libur tahun baru 2026, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan demi memfasilitasi kebutuhan pengendara