Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Pemerintah melalui Kementrian Perindustrian akan memberikan subsidi mobil listrik dan berbasis hybrid
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Agus Gumiwang, Menperin (Menteri Perindustrian) tengah menggodok rencana pemberian uang stimulus untuk pembelian mobil dan motor listrik. Langkah tersebut bahkan sudah dalam tahap finalisasi.
Menurutnya pemerintah berencana memberikan subsidi mobil listrik hingga Rp80 juta. Sedangkan bagi kendaraan roda dua besarannya Rp8 juta.
Ia menjelaskan kompensasi akan diberikan kepada masyarakat yang membeli kendaraan elektrik khusus diproduksi di Indonesia. Kebijakan tersebut dilakukan berdasarkan kajian perbandingan dari negara lain memiliki kemajuan dalam bidang ini.
"Contoh negara Eropa mereka lebih maju karena pemerintah berikan insentif. Kalau kita lihat China serta Thailand melakukan hal sama," kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita disitat dari Katadata Kamis (15/12).
Lebih jauh Agus mengatakan pemerintah berusaha menyelesaikan skema pemberian subsidi bagi kendaraan elektrifikasi berbasis hybrid, listrik murni hingga konversi.
Sebagai informasi nantinya pembelian mobil berbasis hybrid juga mendapat insentif Rp40 juta. Sedangkan motor konversi menerima nominal Rp5 juta.
Agus menilai langkah ini penting diadakan. Soalnya dengan tujuan merangsang daya beli masyarakat Indonesia ke kendaraan ramah lingkungan seraya mencapai target RI menuju Zero Emission pada 2060 mendatang.
Di sisi lain mempercepat penggunaan mobil listrik atau motor listrik akan membantu fiskal negara. Dimana subsidi untuk bahan bakar berbasis fosil atau bensin akan semakin berkurang.
Selanjutnya juga guna memanfaatkan cadangan nikel Tanah Air. Seperti diketahui kita merupakan negara yang memiliki cadangan salah satu komponen kendaraan setrum terbesar di dunia.
Pemberian stimulus secara tidak langsung mendorong produsen-produsen mobil atau motor listrik dunia menghadirkan kendaraan listriknya lebih cepat.
"Adanya insentif mobil listrik kita akan memaksa para pabrikan untuk mempercepat realisasi investasi kendaraan listrik di Indonesia," lanjutnya.
Kemudian Agus kebijakannya bisa membantu program pemerintah guna membuktikan kepada komunitas global dalam menangani pengurangan karbon dengan mengupayakan transisi ke kendaraan energi terbarukan.
Melansir data Canalys perusahaan riset teknologi asal Singapura, sepanjang semester satu 2022 terdapat sekitar 4,2 juta unit EV (Electric Vehicle) terjual di seluruh dunia. Jumlah itu naik 63 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
14 Mei 2026, 11:31 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia