Ganjil Genap Jakarta 17 April 2026, Tetap Berjalan Meski ASN WFH
17 April 2026, 06:00 WIB
Pemerintah DKI Jakarta akan desain ulang Simpang Santa setelah libur Lebaran untuk kurangi kepadatan lalu lintas
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Setelah gagal melakukan rekayasa lalu lintas, Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan desain ulang Simpang Santa di Jakarta Selatan. Dalam ubahan tersebut sejumlah komunitas seperti Bike to Work (B2W) dan Koalisi Pejalan Kaki akan dilibatkan.
Langkah ini akan dilakukan guna memastikan pergerakan pejalan kaki di trotoar dan pesepeda di lokasi bisa optimal tanpa mengganggu lalu lintas kendaraan bermotor. Sehingga diharapkan kemacetan bisa berkurang di masa depan.
“Kami tentu dalam menyusun desain melibatkan partisipasi mereka semua sehingga kita dapatkan pergerakan yang efisien dan efektif dari pejalan kaki maupun pesepeda,” ungkap Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.
Selain itu, rencana desain ulang pergerakan pejalan kaki serta pesepeda yang melintasi kawasan juga bertujuan memberikan keamanan ketika melakukan perpindahan. Dengan demikian risiko kecelakaan bisa ditekan.
“Kami desain ulang sehingga prinsip pergerakan mereka semua, perpindahan dia dari sisi utara kemudian tiba di lalu lintas di Jalan Wolter Monginsidi atau di median jalannya. Kemudian menyeberang ke sisi selatan, itu aman,” ujar Syafrin.
Namun perubahan tidak bisa dilakukan dengan segera. Mereka baru melaksanakannya setelah kondisi lalu lintas udah normal sehingga volume kendaraannya sesuai dan perhitungan lebih tepat.
Dinas Perhubungan DKI juga telah membahas soal pergerakan pejalan kaki serta pesepeda di Simpang Jalan Wijaya I-Jalan Wolter Monginsidi-Jalan Suryo (lampu merah Simpang Santa) Jakarta Selatan.
Setelah Simpang Santa, pergerakan belok kanan dari Jalan Wijaya ditutup, keseluruhannya untuk fasilitas pejalan kaki dan pesepeda tertutup pembatas (MCB). Namun, beberapa hari lalu pihaknya kembali membuka area tersebut.
“Jadi yang kami bahas adalah bagaimana agar terjadi pergerakan menerus pejalan kaki serta pesepeda. Setelah pertemuan dengan rekan-rekan komunitas pada 16 April, malamnya langsung kami lakukan upaya penataan agar penyeberang bisa langsung masuk,” kata Syafrin.
Syafrin mengatakan, fasilitas pejalan kaki dan pesepeda tetap difasilitasi untuk bisa melintas di kawasan Simpang Santa, pertemuan Jalan Wijaya I-Jalan Wolter Monginsidi-Jalan Suryo. Namun, pejalan kaki tidak lagi dipasang pelican crossing lantaran saat ini mengikuti waktu siklus dari pengatur lalu lintas (traffic light) yang ada.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
17 April 2026, 06:00 WIB
16 April 2026, 06:00 WIB
15 April 2026, 06:00 WIB
14 April 2026, 06:00 WIB
13 April 2026, 06:00 WIB
Terkini
31 Oktober 2026, 22:37 WIB
Absennya Jorge Martin menjadi kesempatan berharga bagi Marquez untuk raih kemenangan di MotoGP Malaysia 2026
31 Oktober 2026, 18:12 WIB
Deus ex Machina kembali ikut serta dalam acara tahunan yang mengumpulkan berbagai hobi maupun kesenian
31 Oktober 2026, 14:38 WIB
Sprint race MotoGP Malaysia 2026 dimenangkan oleh Pedro Acosta, hadapi persaingan sengit dengan Marc Marquez
31 Oktober 2026, 09:00 WIB
ADM baru saja menggelar Daihatsu Vocational Expo 2026 di SMK Muhammadiyah 2 Jatinom, Klaten, Jawa Tengah
31 Oktober 2026, 08:05 WIB
Pameran sepeda motor IMOS 2026 bakal digelar di ICE BSD, Tangerang dan dalam durasi lebih lama yakni 10 hari
30 Oktober 2026, 22:25 WIB
VinFast ikut perkenalkan lini mobil listrik di GIIAS Makassar 2026, untuk kebutuhan pribadi maupun komersial
30 Oktober 2026, 17:00 WIB
Gaikindo menegaskan pentingnya pemberian insentif mobil hybrid dalam mendorong transisi menuju elektrifikasi
30 Oktober 2026, 15:00 WIB
Honda Auto Technology merupakan ajang untuk memperkenalkan teknologi yang dikembangkan bagi konsumen