Dishub DKI Jakarta Pangkas Jumlah Lokasi Parkir di Jalanan
26 Juni 2025, 22:30 WIB
Pembangunan jalur sepeda di DKI akan dihentikan mulai tahun depan karena anggarannya dipangkas puluhan miliar rupiah
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Pembangunan jalur sepeda yang sempat marak di Jakarta ketika Anies Baswedan menjadi gubernur tampaknya akan mengalami perlambatan. Pasalnya pengembangan jalur tersebut sudah tidak lagi menjadi prioritas.
Setelah tidak lagi menjadi prioritas, maka mereka pun melakukan revisi alokasi anggaran untuk jalur sepeda menjadi hanya Rp7.5 miliar dari sebelumnya Rp38 miliar. Hal ini disampaikan oleh Muhammad Taufik Zoelkifli, anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta.
"Jadi arahnya Pemprov DKI tidak lagi menempatkan pengembangan jalur sepeda sebagai program prioritas. Karena tidak ada anggaran untuk perluasan," ucap Taufik Zoelkifli dilansir dari Antara.
Jumlah tersebut akan dibagi untuk tiga kegiatan yaitu Rp2 miliar untuk evaluasi lajur sepeda yang sudah ada. Kemudian Rp500 juta lain digunakan untuk sosialisasi hasil evaluasi pada masing-masing kota madya sebesar Rp100 juta.
"Sedangkan Rp5 miliar lagi untuk optimalisasi tindak lanjut dari hasil evaluasi ke seluruh Jakarta. Jadi lajur-lajur yang berbahaya dipindahkan rutenya atau diberi pengaman," ucapnya.
Evaluasi tersebut nantinya akan dilakukan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Diharapkan dengan kebijakan itu bisa menciptakan jalur sepeda lebih aman dan diminati oleh masyarakat.
"Evaluasi terkait jalur sepeda yang ada dan kami lakukan modifikasi serta perbaikan. Sehingga ke keberadaannya di Jakarta akan lebih efektif," kata Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Ia juga menegaskan tidak ada pemberhentian jalur sepeda pada tahun ini. Pihaknya hanya melakukan evaluasi dan tetap membangun jalur baru hingga akhir 2022.
"Ada tambahan 196 kilometer dibangun, sebelumnya ada 103 kilometer, artinya ada sekitar 301 kilometer yang akan terbangun sampai akhir 2022," kata Syafrin.
Sebelumnya diketahui bahwa Gilbert Simanjuntak, anggota Komisi B DPRD DKI meminta agar program jalur sepeda era Anies Baswedan untuk tahun 2023 dihentikan. Menurutnya program tersebut tidak berjalan dengan semestinya.
“Kita perlu evaluasi ulang mengenai lajur sepeda karena secara kasat mata itu tidak berfungsi, hanya menghambur-hamburkan uang untuk mengeluarkan kajian,” ungkapnya beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Juni 2025, 22:30 WIB
10 Juni 2025, 10:00 WIB
01 Oktober 2024, 07:00 WIB
29 Juni 2024, 13:00 WIB
24 Juni 2024, 17:00 WIB
Terkini
16 Desember 2025, 09:00 WIB
QJMotor berencana menuai keberhasilan yang sama di 2026 dengan menggunakan strategi unik pada kendaraan
16 Desember 2025, 08:00 WIB
VinFast ungkap harga mobil CKD tidak akan berbeda dengan CBU karena banderol saat ini sudah dibantu insentif
16 Desember 2025, 07:00 WIB
Pemerintah memperkirakan ada sekitar 20,23 juta orang yang bergerak di Jawa Tengah saat libur Nataru
16 Desember 2025, 06:00 WIB
Untuk memudahkan para pengendara, kepolisian kembali mengoperasikan SIM keliling Bandung di Metro Indah Mall
16 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali digelar dengan pengawasan ketat dari petugas di sejumlah titik rawan pelanggaran
16 Desember 2025, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta beroperasi hari ini, berikut daftar lokasi, biaya serta persyaratannya
15 Desember 2025, 20:09 WIB
Pabrik QJMotor yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat akan mempunyai kapasitas produksi sampai 150 ribu unit
15 Desember 2025, 19:00 WIB
Chery melalui sub merek premium mereka, Exeed akan berlaga di balap ketahanan Le Mans di 2030 mendatang