Changan Nevo Q05 Makin Dekat ke Indonesia, Rival Geely EX5
31 Mei 2026, 07:00 WIB
Sejarah mobil listrik ternyata sudah dimulai sejak hampir 2 abad lalu dengan perkembangan yang menarik untuk disimak
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Mobil listrik belakangan sedang menguasai panggung dunia otomotif. Hampir seluruh pabrikan mobil berlomba demi bisa menciptakan teknologi terbaik untuk kendaraan yang dipercaya paling cocok di masa depan.
Yang menarik, bahkan belakangan banyak pabrikan teknologi mulai mencoba peruntungan membuat mobil listrik. Contoh pertama adalah raksasa elektronik Jepang Sony yang baru-baru ini telah mengujicoba Sony Vision- S.
Mobil konsep Sony ini diperkenalkan tahun lalu pada Car Consumer Electronic Show (CES) 2020. Berita terakhirnya meyebutkan bahwa Sony Vision-S yang dilengkapi teknologi otonom terkini sudah sukses ditest di jalan umum, sayang sampai hari ini Sony belum berniat untuk memasarkannya.
Contoh lainnya datang dari raksasa gadget asal Cina, Xioami yang baru-baru ini dilaporkan telah membentuk unit bisnis khusus kendaraan listrik bernama Xiaomi EV Company Limited. Investasi sebesar lebih dari Rp 21 triliun digelontorkan untuk biaya developmen sepanjang 10 tahun.
Yang menarik, tahukan Anda jika mobil listrik pertama di dunia telah ada sejak hampir 2 abad lalu?
Perjalanan mobil listrik di dunia ternyata telah dimulai oleh seorang ilmuan atau penemu asal Hungaria, Anyos Jedlik. Ia disebut berhasil menciptakan mesin listrik pada 1828 yang kemudian dipasang pada mobil kecil buatannya.
Sejak itu juga dilaporkan beberapa ilmuan seperti Anyos di beberapa negara telah menciptakan prototipe mobil listrik. Sampai akhirnya pada jelang akhir abad 19 di Amerika Serikat, Baker Motor Vehicle Company (BMV) menjadi pabrikan pertama yang memproduksi mobil listrik pada 1899 bernama Baker Electrics.
BMV saat itu memproduksi mobil listrik yang dibanderol 850 dolar. Dan menariknya, ilmuan penemu bohlam lampu Thomas Alfa Edison menjadi konsumen alias pembeli mobil listrik BMV. Edison yang juga pebisnis handal bahkan mendesain baterai berbahan nikel dan besi untuk Baker Electrics.
BMV selanjutnya memperbanyak model mobil listriknya. Setelah Baker diluncurkan pula mobil listrik bernama Runabout bertenaga 0.75 hp di tahun 1904 disusul Stanhope yang memiliki tenaga 1.75 hp.
Rubabout dan Stanhope merupakan mobil berkapasitas penumpang dengan bodi berbahan kayu. Dalam 2 tahun diproduksi sebanyak 800 unit menjadikan BMV pabrikan mobil listrik terbesar dunia. Hingga 1907 BMV tercatat memiliki 17 model mobil listrik termasuk memproduksi truk berkapasitas 5 ton.
Sayang saat itu mobil listrik memiliki handicap soal jarak tempuh. Keberadaannya menurun drastis memasuki tahun 1920an seiring dengan makin bagusnya infrastruktur jalan di Amerika Serikat.
Popularitas mobil listik juga makin menghilang seiring dengan perkembangan mobil berbahan bakar minyak. Apalagi mobil mesin bakar dijual dengan harga lebih terjangkau dan dianggap lebih praktis serta efisien.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Mei 2026, 07:00 WIB
29 Mei 2026, 21:12 WIB
29 Mei 2026, 07:00 WIB
28 Mei 2026, 17:00 WIB
26 Mei 2026, 19:13 WIB
Terkini
04 Juni 2026, 09:00 WIB
Jetour T1 i-DM hadir untuk memenuhi kebutuhan mobilitas para konsumen yang tengah mencari mobil PHEV
04 Juni 2026, 07:37 WIB
Asuransi Astra mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dan naiknya suku bunga berdampak pada bisnis asuransi
04 Juni 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan dengan mudah di fasilitas SIM keliling Jakarta, berikut lokasinya
04 Juni 2026, 06:00 WIB
Hari ini kepolisian mengoperasikan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan
03 Juni 2026, 20:37 WIB
Forwot baru saja merayakan hari jadi yang ke-23 dengan menggelar kompetisi padel diikuti berbagai pihak
03 Juni 2026, 14:03 WIB
Demi memanjakan para konsumen di Indonesia, ada harga khusus untuk pembelian 500 Jetour T1 i-DM pertama
03 Juni 2026, 11:05 WIB
Seres berkolaborasi dengan Volcano Engine untuk menyiapkan mobil baru bermerek Chongqing Saidou Technology
03 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta terkini masih dipercaya untuk memecah kemacetan yang terjadi di Ibu Kota pada jam sibuk