Menilik Dampak Pameran Otomotif ke Penjualan Mobil Domestik

Angka pengunjung pameran otomotif GIIAS 2024 naik, namun tak jadi jaminan dongkrak penjualan mobil domestik

Menilik Dampak Pameran Otomotif ke Penjualan Mobil Domestik
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Pameran otomotif GIIAS 2024 digelar selama 11 hari pada 18-28 Juli. Informasi terakhir didapat jumlah pengunjung naik tipis dari capaian tahun lalu yakni 475.084 orang.

Selain kehadiran beragam mobil baru, pengunjung juga disuguhkan banyak kendaraan ramah lingkungan terbaru terkhusus dari merek asal Tiongkok. 

Perhelatan itu diharapkan bisa bantu mendorong minat pembelian kendaraan yang dinilai lesu belakangan. Hanya saja hingga saat ini belum diketahui total transaksi terjadi di pameran.

Kenaikan jumlah pengunjung tidak kemudian jadi jaminan bahwa angka penjualan mobil domestik bisa terdongkrak naik. Karena masih ada sederet tantangan dan perubahan perlu dihadapi.

Booth Suzuki di GIIAS 2024 Diserbu, Jimny Lima Pintu Jadi Incaran
Photo : Suzuki

“Ada faktor dinamika baru terjadi seperti perubahan perilaku konsumen yang kini lebih kritis,” ucap Yannes Martinus Pasaribu, pakar otomotif sekaligus akademisi dari ITB (Institut Teknologi Bandung) kepada KatadataOTO, Sabtu (3/8).

Selain itu ia mengungkapkan berbagai kendala lain dihadapi industri otomotif seperti kondisi ekonomi tidak stabil. Hal tersebut dinilai menghempaskan daya beli Middle Income Class, segmen pembeli terbesar otomotif di Indonesia.

“Kenaikan USD (US Dollar), bunga BI (Bank Indonesia) dan pilihan pembiayaan yang kurang menarik berperan dalam hal ini,” ucap dia.

Untuk diketahui target penjualan mobil domestik tahun ini adalah 1,1 juta unit. Namun sepanjang semester I Gaikindo mencatat angka wholesales (pabrik ke diler) hanya 408.012 unit.

Capaian tersebut turun dari periode sama di 2023 yakni 506.427 unit. Sehingga ada wacana Gaikindo melakukan revisi target karena mempertimbangkan beragam faktor.

Bicara transaksi, Gaikindo juga membocorkan bahwa beberapa merek stagnan dan ada yang sedikit turun dari tahun lalu.

Tips mudah sambangi GIIAS 2024
Photo : KatadataOTO

“Ada yang naik, tetapi pastinya bahwa untuk mobil-mobil pendatang baru cukup puas dengan penjualan mereka sampai sekarang karena baru pertama kali ikut,” ucap Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo di ICE BSD, Tangerang Selatan beberapa waktu lalu.

Ia turut menegaskan bahwa merek-merek terlibat dalam GIIAS 2024 memberikan respon positif bahkan ketika waktu penyelenggaraan pameran dimajukan menjadi Juli 2024.

“Mereka bisa terima karena kita harus melihat, masyarakat sudah haus untuk ada pameran seperti ini. Bisa dilihat dari jumlah pengunjung lebih banyak,” tegas Nangoi.


Terkini

news
Truk Fuso

Kemenperin Bakal Batasi Truk Impor Dengan Dua Pendekatan

Kemenperin bakal menggandeng lembaga terkait untuk mengatasi lebih ketat gempuran impor truk dari Cina

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 10 April 2026, Ketat di Akhir Pekan

Pembatasan lalu lintas berupa ganjil genap Jakarta tetap di jam sibuk ketat meski sudah memasuki akhir pekan

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Jelang Akhir Pekan 10 April 2026

Manfaatkan layanan SIM keliling Jakarta sebelum akhir pekan, masih tersebar di lima lokasi berbeda hari ini

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung 10 April, Beroperasi di Akhir Pekan

Menjelang akhir pekan, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung demi memfasilitasi para pengendara

mobil
Mazda

Strategi Mazda Tingkatkan Kompetensi Mekanik dan Tenaga Penjual

Mazda membuka diler baru serta training center sebagai fasilitas bagi para karyawan mendapat pelatihan

news
Farizon

Farizon Hadir Perdana di GIICOMVEC 2026, Bawa EV Niaga Andalan

Farizon meramaikan pilihan kendaraan niaga bertenaga listrik, ikut serta di ajang otomotif GIICOMVEC 2026

mobil
Suzuki

Suzuki Pamer Enam Kendaraan Niaga Jago Cari Cuan di GIICOMVEC 2026

Suzuki Indonesia hadirkan enam kendaraan niaga andalan untuk para pebisnis Tanah Air di ajang GIICOMVEC 2026

mobil
Prabowo

Prabowo Optimis Indonesia Bisa Produksi Sedan Listrik di 2028

Prabowo optimis bahwa Indonesia bisa memproduksi sedan listrik di 2028 untuk menarik lebih banyak pelanggan