Pertimbangan Gaikindo Pertahankan GIIAS 2026 di ICE BSD
20 Februari 2026, 10:00 WIB
Angka pengunjung pameran otomotif GIIAS 2024 naik, namun tak jadi jaminan dongkrak penjualan mobil domestik
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pameran otomotif GIIAS 2024 digelar selama 11 hari pada 18-28 Juli. Informasi terakhir didapat jumlah pengunjung naik tipis dari capaian tahun lalu yakni 475.084 orang.
Selain kehadiran beragam mobil baru, pengunjung juga disuguhkan banyak kendaraan ramah lingkungan terbaru terkhusus dari merek asal Tiongkok.
Perhelatan itu diharapkan bisa bantu mendorong minat pembelian kendaraan yang dinilai lesu belakangan. Hanya saja hingga saat ini belum diketahui total transaksi terjadi di pameran.
Kenaikan jumlah pengunjung tidak kemudian jadi jaminan bahwa angka penjualan mobil domestik bisa terdongkrak naik. Karena masih ada sederet tantangan dan perubahan perlu dihadapi.
“Ada faktor dinamika baru terjadi seperti perubahan perilaku konsumen yang kini lebih kritis,” ucap Yannes Martinus Pasaribu, pakar otomotif sekaligus akademisi dari ITB (Institut Teknologi Bandung) kepada KatadataOTO, Sabtu (3/8).
Selain itu ia mengungkapkan berbagai kendala lain dihadapi industri otomotif seperti kondisi ekonomi tidak stabil. Hal tersebut dinilai menghempaskan daya beli Middle Income Class, segmen pembeli terbesar otomotif di Indonesia.
“Kenaikan USD (US Dollar), bunga BI (Bank Indonesia) dan pilihan pembiayaan yang kurang menarik berperan dalam hal ini,” ucap dia.
Untuk diketahui target penjualan mobil domestik tahun ini adalah 1,1 juta unit. Namun sepanjang semester I Gaikindo mencatat angka wholesales (pabrik ke diler) hanya 408.012 unit.
Capaian tersebut turun dari periode sama di 2023 yakni 506.427 unit. Sehingga ada wacana Gaikindo melakukan revisi target karena mempertimbangkan beragam faktor.
Bicara transaksi, Gaikindo juga membocorkan bahwa beberapa merek stagnan dan ada yang sedikit turun dari tahun lalu.
“Ada yang naik, tetapi pastinya bahwa untuk mobil-mobil pendatang baru cukup puas dengan penjualan mereka sampai sekarang karena baru pertama kali ikut,” ucap Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo di ICE BSD, Tangerang Selatan beberapa waktu lalu.
Ia turut menegaskan bahwa merek-merek terlibat dalam GIIAS 2024 memberikan respon positif bahkan ketika waktu penyelenggaraan pameran dimajukan menjadi Juli 2024.
“Mereka bisa terima karena kita harus melihat, masyarakat sudah haus untuk ada pameran seperti ini. Bisa dilihat dari jumlah pengunjung lebih banyak,” tegas Nangoi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Februari 2026, 10:00 WIB
19 Februari 2026, 12:00 WIB
19 Februari 2026, 10:00 WIB
19 Februari 2026, 07:00 WIB
18 Februari 2026, 11:00 WIB
Terkini
23 Februari 2026, 19:00 WIB
Minat konsumen terhadap deretan mobil hybrid Toyota terlihat di IIMS 2026, terpesan lebih dari 1.000 unit
23 Februari 2026, 18:00 WIB
Menurut bos GWM, pabrikan asal Jepang, Korea Selatan hingga Amerika Serikat memiliki pengalaman cukup panjang
23 Februari 2026, 17:00 WIB
Mobil harus mendapatkan perawatan ekstra di musim hujan bahkan kerap menerobos genangan air alias banjir
23 Februari 2026, 16:00 WIB
Baik Pertamina, Shell hingga Vivo mempertahankan harga BBM mereka, sehingga bisa menguntungkan pengendara
23 Februari 2026, 15:00 WIB
Salah satu poin perjanjian ART menyebutkan, Indonesia wajib mengimpor etanol setiap tahun sebanyak 1 juta ton
23 Februari 2026, 14:00 WIB
Dari 4.585 unit wholesales mobil hybrid (termasuk PHEV), lebih dari setengahnya diperoleh Innova Zenix
23 Februari 2026, 13:00 WIB
Mayoritas pikap di Indonesia berpenggerak 4x2, beda dari 105.000 pikap impor yang pakai penggerak 4x4
23 Februari 2026, 12:00 WIB
Produsen mobil di Indonesia berhasil mencatatkan angka positif dengan pertumbuhan bila dibandingkan bulan sebelumnya