Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran
03 April 2026, 15:39 WIB
Berpotensi padat karena adanya kenaikan pemudik, Menhub imbau masyarakat mudik lebih awal mulai hari ini
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Menteri Perhubungan atau Menhub imbau masyarakat mudik lebih awal untuk menghindari kepadatan lalu lintas khususnya di hari puncak arus mudik, yang diprediksi terjadi mulai 18 April 2023.
Kemenhub dan pihak-pihak terkait saat ini juga tengah melakukan langkah pencegahan agar dapat meminimalisir membludaknya kendaraan di satu hari tertentu. Harapannya tidak terjadi satu puncak arus mudik tinggi dan kondisi masih bisa dikendalikan.
“Bagi masyarakat yang sudah bisa libur silahkan mudik lebih awal mulai hari ini 13 April sampai dengan 17 April nanti karena jalanan masih tidak terlalu padat,” ucap Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan, dikutip dari laman Hubdat, Kamis (13/04).
Sejumlah langkah yang telah diambil untuk meminimalisir kepadatan misalnya memajukan libur cuti bersama di 19 April sampai 25 April 2023. Ini memberi tambahan hari bagi masyarakat sehingga bisa melakukan perjalanan lebih awal dan tidak terlalu dekat dengan hari H Lebaran.
Operator transportasi dan jalan juga memberikan tarif potongan harga hingga promo untuk menarik masyarakat berangkat mudik lebih cepat. Misalnya operator jalan tol Jasa Marga dan Hutama Karya.
Jasa Marga memberikan potongan 20 persen tarif tol Jakarta – Cikampek selama 16 April sampai 18 April 2023 dan 27 April – 29 April 2023.
Untuk Hutama Karya ada potongan sebesar 20 persen tol Trans Sumatera periode 16 April – 18 April dan selama arus balik 26 April – 28 April 2023.
Moda transportasi lainnya seperti kereta api hingga maskapai penerbangan juga memberikan diskon selama arus mudik dan menambah kapasitas angkutan, mengingat jumlah pemudik tahun ini diprediksi akan meningkat pesat.
Untuk diketahui pergerakan kendaraan roda empat selama arus mudik diperkirakan akan melewati jalur tol Jakarta arah Cikampek, Cipali hingga Semarang.
Sedangkan jumlah pergerakan masyarakat berpotensi mencapai 123.8 juta orang yang didominasi kendaraan pribadi roda empat sebanyak 27.32 juta, atau 22.7 persen dari total jumlah pemudik.
Menhub beserta pihak terkait telah membuat manajemen rekayasa lalu lintas untuk mengendalikan arus, seperti contra flow, one way dan pembatasan angkutan barang.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 April 2026, 15:39 WIB
27 Maret 2026, 11:00 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
26 Maret 2026, 09:00 WIB
22 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
26 September 2026, 19:04 WIB
Wujudkan keinginan konsumen Indonesia Jaecoo J5 EV kenalkan Genuine Body Kit berikan tampilan lebih sporty
26 September 2026, 16:52 WIB
Dorna mengumumkan jadwal MotoGP 2027, terdiri dari 22 seri dan terdapat dua sirkuit baru yang jadi tuan rumah
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif