Toyota Kijang Innova Diesel Bekas 2023, Ada Paket TDP Rp 15 Juta
12 April 2026, 11:00 WIB
Kenali maksud grade mobil bekas sebelum membeli, ada beberapa faktor yang jadi penentu kualitas tiap unit
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Pasar mobil bekas bisa jadi menggiurkan buat Anda yang ingin memiliki kendaraan namun dengan modal terbatas. Saat ini unitnya juga sudah sangat beragam, jangkauan harga luas dan bisa dilakukan pembayaran secara kredit.
Ketika akan membeli mobil bekas tentu ini tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Meski banyak yang tampilannya masih bagus, calon konsumen harus terlebih dulu melakukan pengecekan menyeluruh khususnya pada bagian mesin.
Dalam pasar mobil bekas ada istilah grading untuk mengklasifikasikan kendaraan berdasarkan kualitasnya. Hal ini dijelaskan oleh Sutadi, Chief Operating Officer Mobil88.
Ia memaparkan secara keseluruhan ada lima kategori grade mobil bekas, mengklasifikasikan kendaraan sesuai dengan kualitasnya. Grade bukan ditentukan oleh merek atau jenis mobil, namun kondisi unitnya.
“Sebagai gambaran kalau (kualitasnya) mendekati mobil baru kita batasi tahunnya maksimal tiga, kilometer tidak lebih dari 10.000 (grade A),” ucap Sutadi di Jakarta, Selasa (11/04).
Sutadi menjelaskan bahwa konsumen kendaraan grade A merupakan pelanggan yang tidak mau berurusan dengan depresiasi jika beli mobil baru.
Sekadar informasi, depresiasi mobil merupakan penyusutan nilai yang mengakibatkan penurunan harga saat dijual kembali.
Selanjutnya adalah grade B yakni kendaraan yang kilometernya lebih banyak dan ada sedikit minus yang tidak terlalu terlihat.
Grade C ke bawah memiliki lebih banya kekurangan. Namun umumnya konsumen mobil bekas grade C memang tidak terlalu mementingkan hal-hal tersebut asalkan mobil masih bisa beroperasi normal.
“Ada lagi yang D. Tidak perlu mulus yang penting bisa ‘gelinding’, kita sebut ini mobil untuk cari uang,” ucap Sutadi.
Terakhir ada kendaraan grade E. Ini merupakan jenis kendaraan yang kondisinya paling banyak minus misalnya bekas tabrakan dan sejenisnya.
Unit yang masuk dalam kategori ini memang terlihat seperti tidak ada peminatnya, namun ternyata biasanya diincar oleh pecinta modifikasi yang membutuhkan part atau bagian mobil tersendiri untuk dipakai atau dijual kembali.
Untuk diketahui unit-unit di grade E ini tidak untuk dijual retail, namun spesifik untuk kebutuhan lelang saja.
“Peruntukkan mobil lelang saja, kita tidak bisa menolak pelanggan. Tapi tentu dengan pricing yang kita tentukan,” lanjutnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 April 2026, 11:00 WIB
11 April 2026, 13:00 WIB
11 April 2026, 07:00 WIB
07 Maret 2026, 11:00 WIB
06 Maret 2026, 22:00 WIB
Terkini
27 April 2026, 19:00 WIB
BYD Sealion 8 berpeluang jadi penantang baru Hyundai Palisade Hybrid di Indonesia, NJKB-nya terdaftar
27 April 2026, 17:24 WIB
Changan Group mengumumkan strategi dan visi perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan dan citra
27 April 2026, 13:00 WIB
Motul dan Kawasaki bekerjasama untuk lebih mengembangkan sayap dalam hal layanan after sales di Indonesia
27 April 2026, 11:00 WIB
SUV kompak yang kerap menjadi andalan anak muda Tanah Air merujuk pada Wuling New Alvez karena fiturnya
27 April 2026, 09:10 WIB
Marco Bezzecchi tidak tergoyahkan di persaingan papan atas klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Spanyol
27 April 2026, 06:14 WIB
ETLE statis maupun mobile akan mendukung operasional ganjil genap Jakarta haari ini untuk mengurai kemacetan
27 April 2026, 06:01 WIB
Menjelang akhir April, SIM keliling Jakarta masih melayani perpanjangan SIM seperti biasa di lima lokasi
27 April 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara