Penjualan Mobil Bekas Tumbuh 12 Persen di GIIAS 2026
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
Kenali maksud grade mobil bekas sebelum membeli, ada beberapa faktor yang jadi penentu kualitas tiap unit
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Pasar mobil bekas bisa jadi menggiurkan buat Anda yang ingin memiliki kendaraan namun dengan modal terbatas. Saat ini unitnya juga sudah sangat beragam, jangkauan harga luas dan bisa dilakukan pembayaran secara kredit.
Ketika akan membeli mobil bekas tentu ini tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Meski banyak yang tampilannya masih bagus, calon konsumen harus terlebih dulu melakukan pengecekan menyeluruh khususnya pada bagian mesin.
Dalam pasar mobil bekas ada istilah grading untuk mengklasifikasikan kendaraan berdasarkan kualitasnya. Hal ini dijelaskan oleh Sutadi, Chief Operating Officer Mobil88.
Ia memaparkan secara keseluruhan ada lima kategori grade mobil bekas, mengklasifikasikan kendaraan sesuai dengan kualitasnya. Grade bukan ditentukan oleh merek atau jenis mobil, namun kondisi unitnya.
“Sebagai gambaran kalau (kualitasnya) mendekati mobil baru kita batasi tahunnya maksimal tiga, kilometer tidak lebih dari 10.000 (grade A),” ucap Sutadi di Jakarta, Selasa (11/04).
Sutadi menjelaskan bahwa konsumen kendaraan grade A merupakan pelanggan yang tidak mau berurusan dengan depresiasi jika beli mobil baru.
Sekadar informasi, depresiasi mobil merupakan penyusutan nilai yang mengakibatkan penurunan harga saat dijual kembali.
Selanjutnya adalah grade B yakni kendaraan yang kilometernya lebih banyak dan ada sedikit minus yang tidak terlalu terlihat.
Grade C ke bawah memiliki lebih banya kekurangan. Namun umumnya konsumen mobil bekas grade C memang tidak terlalu mementingkan hal-hal tersebut asalkan mobil masih bisa beroperasi normal.
“Ada lagi yang D. Tidak perlu mulus yang penting bisa ‘gelinding’, kita sebut ini mobil untuk cari uang,” ucap Sutadi.
Terakhir ada kendaraan grade E. Ini merupakan jenis kendaraan yang kondisinya paling banyak minus misalnya bekas tabrakan dan sejenisnya.
Unit yang masuk dalam kategori ini memang terlihat seperti tidak ada peminatnya, namun ternyata biasanya diincar oleh pecinta modifikasi yang membutuhkan part atau bagian mobil tersendiri untuk dipakai atau dijual kembali.
Untuk diketahui unit-unit di grade E ini tidak untuk dijual retail, namun spesifik untuk kebutuhan lelang saja.
“Peruntukkan mobil lelang saja, kita tidak bisa menolak pelanggan. Tapi tentu dengan pricing yang kita tentukan,” lanjutnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
02 Agustus 2026, 19:00 WIB
28 Juli 2026, 22:44 WIB
27 Juni 2026, 18:15 WIB
24 Juni 2026, 21:00 WIB
Terkini
19 September 2026, 21:00 WIB
Setelah masa perkenalan dan berhasil terjual lebih dari 1.000 unit, harga Changan Nevo Q05 resmi diumumkan
19 September 2026, 20:47 WIB
Sprint race MotoGP Austria 2026 berjalan cukup dramatis, Acosta yang sempat memimpin justru bernasib sial
19 September 2026, 20:02 WIB
ACC Carnival Medan tawarkan banyak promo menarik bagi para pengunjung hingga bisa dapat cashback Rp 1 juta
19 September 2026, 09:00 WIB
Wuling Starlight M merupakan versi baru dari Darion, ukuran jauh lebih besar dan dapat ubahan eksterior
19 September 2026, 07:00 WIB
AiMOGA yang merupakan perusahaan di bawah naungan Chery Group kembali menunjukkan komitmennya di Tanah Air
18 September 2026, 22:02 WIB
Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia
18 September 2026, 17:00 WIB
Jorge Martin mengaku siap untuk kembali bersaing dengan Marc Marquez di MotoGP Austria 2026 di akhir pekan
18 September 2026, 16:50 WIB
Penjualan Honda pulih di Agustus 2026, namun masih ada PR besar untuk kembali ke lima besar merek terlaris