1 Dekade Otospector, Luncurkan Bursa Mobil Online
03 Mei 2026, 17:00 WIB
Untuk mencegah penipuan oleh oknum pedagang yang tidak bertanggung jawab, pelajari tips membeli mobil bekas yang aman
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Membeli mobil bekas menjadi alternatif buat Anda yang memiliki budget terbatas. Saat ini pilihannya sangat beragam mulai dari hatchback, sedan hingga MPV pintu geser.
Dari sisi harga mobil bekas umumnya dibanderol di kisaran Rp100 jutaan ke atas. Namun jika mengincar mobil tahun tua banyak bisa dibeli dengan harga di bawah Rp100 juta.
Mobil bekas sendiri kondisinya bervariasi, ada unit dengan hitungan kilometer rendah di bawah 100 ribu km. Ada juga yang masih dalam kondisi bagus atau belum terpakai.
Calon pembeli juga dipermudah melalui situs-situs jual beli mobil bekas. Harga dan spesifikasi kendaraan sudah dicantumkan dan seringkali ada opsi pembayaran kredit.
Beberapa penjual bahkan menawarkan test drive bagi calon pembeli yang belum yakin. Adanya fasilitas ini mempermudah calon konsumen dalam memilih unit mobil bekas.
Namun calon pembeli tetap harus teliti dalam memilih mobil bekas. Andi selaku pemilik showroom mobil bekas Jordy Mobil Kemayoran menjelaskan tips membeli mobil bekas yang aman.
“Pertama kalau beli mobil bekas itu ada dua pilihan, pilih harga atau kondisi. Jadi jangan lihat harga murah,” ucap Andi saat ditemui TrenOto di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Menurutnya harga mobil murah biasanya sesuai kondisi kendaraan tersebut. Kemudian ada pula unit yang merupakan mobil bekas banjir dengan harga jual lebih rendah.
“Bila kita masuk ke interior baunya itu lembab. Lalu kita lihat di bawah setir dan jok apakah ada karat, lalu di karpet dasar kalau bekas banjir pasti dibuka semua,” lanjut Andi.
Pada mobil sedan di atas ban serep biasanya ada tutup berbahan kayu. Jika pernah terendam banjir tutup tersebut pastinya sudah hancur apalagi jika terendam parah.
“Kalau bekas tabrakan kita lihat dari sealer-sealer. Misalnya kita buka kap mesin lihat bullhead mobilnya ganti atau tidak,” jelasnya.
Andi menjelaskan perbedaan antara buatan pabrik dengan bengkel biasa pasti beda. Warna cat pada mobil bekas tabrakan juga bisa terlihat.
Sealant pada mobil bekas tabrakan biasanya sudah diganti dan berbahan keras. Sedangkan buatan atau bawaan pabrik lebih lunak jika ditekan dengan tangan.
Jika baru pertama kali membeli mobil bekas disarankan untuk membawa pihak ketiga untuk membantu memeriksa lebih lanjut. Sehingga mobil yang dipilih kondisinya masih layak pakai dan bukan unit yang mengalami kerusakan parah.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Mei 2026, 17:00 WIB
12 April 2026, 11:00 WIB
11 April 2026, 13:00 WIB
11 April 2026, 07:00 WIB
07 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
23 Mei 2026, 09:57 WIB
Setelah membela Honda selama beberapa tahun, Joan Mir memutuskan untuk berganti seragam pada musim depan
22 Mei 2026, 19:00 WIB
Suku cadang alternatif Toyota, T-OPT hadir di Indonesia International Trade Show for Automotive Industry
22 Mei 2026, 16:17 WIB
Daihatsu kumpul sahabat 2026 menampilkan banyak promo-promo menarik dan unit lawas yang langka di pasaran
22 Mei 2026, 13:00 WIB
Astra UD Trucks tidak hanya memasarkan produk-produk truk ramah lingkungan, namun juga ikut memelihara lingkungan
22 Mei 2026, 11:00 WIB
PEVS 2026 bakal diselenggarakan di JIExpo Kemayoran untuk menampilkan berbagai inovasi pada kendaraan listrik
22 Mei 2026, 09:00 WIB
BYD memperkenalkan berbagai inovasi yang mereka bawa ke Indonesia melalui acara Tech Culture Fest 2026
22 Mei 2026, 07:00 WIB
Motor listrik VinFast sudah bisa dipesan oleh konsumen di Indonesia, tersedia dengan opsi sewa baterai
22 Mei 2026, 06:00 WIB
Jelang akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih beroperasi normal di lima lokasi berbeda mulai pukul 08.00 WIB