Permintaan Mobil Bekas Diprediksi Meroket Jelang Lebaran 2026
07 Maret 2026, 11:00 WIB
Untuk mencegah penipuan oleh oknum pedagang yang tidak bertanggung jawab, pelajari tips membeli mobil bekas yang aman
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Membeli mobil bekas menjadi alternatif buat Anda yang memiliki budget terbatas. Saat ini pilihannya sangat beragam mulai dari hatchback, sedan hingga MPV pintu geser.
Dari sisi harga mobil bekas umumnya dibanderol di kisaran Rp100 jutaan ke atas. Namun jika mengincar mobil tahun tua banyak bisa dibeli dengan harga di bawah Rp100 juta.
Mobil bekas sendiri kondisinya bervariasi, ada unit dengan hitungan kilometer rendah di bawah 100 ribu km. Ada juga yang masih dalam kondisi bagus atau belum terpakai.
Calon pembeli juga dipermudah melalui situs-situs jual beli mobil bekas. Harga dan spesifikasi kendaraan sudah dicantumkan dan seringkali ada opsi pembayaran kredit.
Beberapa penjual bahkan menawarkan test drive bagi calon pembeli yang belum yakin. Adanya fasilitas ini mempermudah calon konsumen dalam memilih unit mobil bekas.
Namun calon pembeli tetap harus teliti dalam memilih mobil bekas. Andi selaku pemilik showroom mobil bekas Jordy Mobil Kemayoran menjelaskan tips membeli mobil bekas yang aman.
“Pertama kalau beli mobil bekas itu ada dua pilihan, pilih harga atau kondisi. Jadi jangan lihat harga murah,” ucap Andi saat ditemui TrenOto di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Menurutnya harga mobil murah biasanya sesuai kondisi kendaraan tersebut. Kemudian ada pula unit yang merupakan mobil bekas banjir dengan harga jual lebih rendah.
“Bila kita masuk ke interior baunya itu lembab. Lalu kita lihat di bawah setir dan jok apakah ada karat, lalu di karpet dasar kalau bekas banjir pasti dibuka semua,” lanjut Andi.
Pada mobil sedan di atas ban serep biasanya ada tutup berbahan kayu. Jika pernah terendam banjir tutup tersebut pastinya sudah hancur apalagi jika terendam parah.
“Kalau bekas tabrakan kita lihat dari sealer-sealer. Misalnya kita buka kap mesin lihat bullhead mobilnya ganti atau tidak,” jelasnya.
Andi menjelaskan perbedaan antara buatan pabrik dengan bengkel biasa pasti beda. Warna cat pada mobil bekas tabrakan juga bisa terlihat.
Sealant pada mobil bekas tabrakan biasanya sudah diganti dan berbahan keras. Sedangkan buatan atau bawaan pabrik lebih lunak jika ditekan dengan tangan.
Jika baru pertama kali membeli mobil bekas disarankan untuk membawa pihak ketiga untuk membantu memeriksa lebih lanjut. Sehingga mobil yang dipilih kondisinya masih layak pakai dan bukan unit yang mengalami kerusakan parah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Maret 2026, 11:00 WIB
06 Maret 2026, 22:00 WIB
26 Januari 2026, 08:00 WIB
22 Januari 2026, 13:00 WIB
18 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
04 April 2026, 09:00 WIB
Seorang senator di Amerika bakal mengajukan rancangan undang-undang untuk menolak mobil listrik Cina
04 April 2026, 07:38 WIB
Warna baru Honda Stylo 160 yakni Burgundy tampil mewah, ada sejumlah pembaruan pada bagian desain bodi
03 April 2026, 18:43 WIB
Yamaha Gear Ultima kini hadir dalam tiga varian di Indonesia, telah dilengkapi dengan Smart Key System
03 April 2026, 15:39 WIB
Kondisi tol Trans Jawa yang baik diklaim telah menjadi salah satu faktor lancarnya arus mudik Lebaran 2026
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh