Toyota Fortuner Bakal Dapat Penyegaran, Tampil Makin Futuristik
26 Februari 2026, 17:00 WIB
Ekspor perdana Toyota Indonesia ke Australia akhirnya resmi meluncur, acara ini dihadiri Presiden Jokowi dan Menteri Perindustrian
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Presiden Joko Widodo atau Jokowi secara resmi melepas mobil buatan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) ke Australia. Menjadi ekspor perdana, pengiriman kendaraan secara completely built up (CBU) membuat TMMIN berhasil melakukan pengiriman ke empat benua di dunia.
Sebelum melakukan ekspor ke Australia, mobil produksi Karawang telah mendarat di Amerika, Asia dan Afrika. Dalam acara tersebut, turut hadir pula sejumlah pejabat lain, seperti Menteri Perindustrian Agus Gumiwang.
"Pandemi bukan hanya menghadirkan ujian dan tantangan, tapi juga membuka kita untuk mengambil peluang dan kesempatan yang ada. Hari ini, telah terbukti diambil kesempatan itu dengan baik oleh PT Toyota Motor Manufacturing dengan ekspor perdananya ke Australia," kata Presiden Jokowi, Selasa (15/2/2022).
Toyota Fortuner menjadi kendaraan pertama yang resmi dikirim TMMIN ke Australia. Melihat hal ini, Jokowi optimis produk buatan Indonesia mampu bersaing dengan mobil buatan luar negeri.
"Karena itu, saya sangat menghargai, sangat mengapresiasi karena apa pun, tadi kita sudah melihat produknya Fortuner, selain produk-produk yang lain. Ini dihasilkan oleh SDM Indonesia yang memiliki kualifikasi yang sangat baik untuk produk ekspor," ujarnya.
Mantan Walikota Solo tersebut juga menjelaskan, saat ini terdapat 80 negara dari 4 benua yang menjadi tujuan ekspor kendaraan dari Indonesia. Selain produksi yang dilakukan, TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) yang tersemat pada kendaraan juga lebih dari 75 persen.
"Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini. Dan, dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada pagi hari ini saya luncurkan Pelepasan Ekspor ke 2 Juta Unit oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia dan Ekspor Perdana Fortuner ke Australia," tutupnya.
Selain itu, Agus Gumiwang menegaskan, eskpor kendaraan ke Australia telah melewati seleksi yang ketat dari sisi spesifikasi bahan bakar, emisi dan sistem keamanan.
Khusus ekspor kinerja yang mampu ditorehkan mencapai 294 ribu unit untuk kendaraan CBU, dengan nilai Rp52,9 triliun. Sedangkan CKD mencapai 91 ribu set dengan nilai Rp1,31 triliun.
"Ekspor untuk komponen 85 juta pieces dengan nilai Rp29,13 triliun. ekspor TMMIN tahun 2021 119 tibu unit kendaraan, sekitar 40 persen dari ekspor otomotif Indonesia ke luar negeri," jelasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Februari 2026, 17:00 WIB
10 Januari 2026, 09:30 WIB
07 Januari 2026, 12:00 WIB
25 November 2025, 19:00 WIB
05 November 2025, 12:00 WIB
Terkini
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Lamborghini memutuskan untuk hadirkan Lanzador sebagai PHEV, EV murni masih belum berhasil menjaring peminat
02 Maret 2026, 14:00 WIB
Usaha rental mobil ikut terdampak di tengah lesunya ekonomi dan adanya efisiensi atau pemotongan anggaran
02 Maret 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia menyiapkan setidaknya empat strategi untuk bisa mewujudkan targetnya pada tahun ini
02 Maret 2026, 12:00 WIB
Geely siap mengawal pelanggannya saat mudik Lebaran 2026 dengan membuka 11 diler di sejumlah kota besar
02 Maret 2026, 11:00 WIB
Selama musim mudik 2026, Hino akan membuka sejumlah posko mudik yang siap mengawal perjalanan pelanggan
02 Maret 2026, 10:00 WIB
Yamaha ingin berkolaborasi dengan Agrinas Pangan Nusantara untuk memasok motor baru bagi Koperasi Merah Putih
02 Maret 2026, 08:03 WIB
Pedro Acosta sukses mengamankan 32 poin di Thailand untuk bisa berebut puncak klasemen sementara MotoGP 2026
02 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta pertama di Maret 2026 akan diawasi ketat oleh pihak kepolisian yang terus berjaga