Usaha Toyota Tekan Dekabornisasi di Indonesia, Gelar TEY ke-14
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
Ekspor perdana Toyota Indonesia ke Australia akhirnya resmi meluncur, acara ini dihadiri Presiden Jokowi dan Menteri Perindustrian
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Presiden Joko Widodo atau Jokowi secara resmi melepas mobil buatan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) ke Australia. Menjadi ekspor perdana, pengiriman kendaraan secara completely built up (CBU) membuat TMMIN berhasil melakukan pengiriman ke empat benua di dunia.
Sebelum melakukan ekspor ke Australia, mobil produksi Karawang telah mendarat di Amerika, Asia dan Afrika. Dalam acara tersebut, turut hadir pula sejumlah pejabat lain, seperti Menteri Perindustrian Agus Gumiwang.
"Pandemi bukan hanya menghadirkan ujian dan tantangan, tapi juga membuka kita untuk mengambil peluang dan kesempatan yang ada. Hari ini, telah terbukti diambil kesempatan itu dengan baik oleh PT Toyota Motor Manufacturing dengan ekspor perdananya ke Australia," kata Presiden Jokowi, Selasa (15/2/2022).
Toyota Fortuner menjadi kendaraan pertama yang resmi dikirim TMMIN ke Australia. Melihat hal ini, Jokowi optimis produk buatan Indonesia mampu bersaing dengan mobil buatan luar negeri.
"Karena itu, saya sangat menghargai, sangat mengapresiasi karena apa pun, tadi kita sudah melihat produknya Fortuner, selain produk-produk yang lain. Ini dihasilkan oleh SDM Indonesia yang memiliki kualifikasi yang sangat baik untuk produk ekspor," ujarnya.
Mantan Walikota Solo tersebut juga menjelaskan, saat ini terdapat 80 negara dari 4 benua yang menjadi tujuan ekspor kendaraan dari Indonesia. Selain produksi yang dilakukan, TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) yang tersemat pada kendaraan juga lebih dari 75 persen.
"Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini. Dan, dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada pagi hari ini saya luncurkan Pelepasan Ekspor ke 2 Juta Unit oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia dan Ekspor Perdana Fortuner ke Australia," tutupnya.
Selain itu, Agus Gumiwang menegaskan, eskpor kendaraan ke Australia telah melewati seleksi yang ketat dari sisi spesifikasi bahan bakar, emisi dan sistem keamanan.
Khusus ekspor kinerja yang mampu ditorehkan mencapai 294 ribu unit untuk kendaraan CBU, dengan nilai Rp52,9 triliun. Sedangkan CKD mencapai 91 ribu set dengan nilai Rp1,31 triliun.
"Ekspor untuk komponen 85 juta pieces dengan nilai Rp29,13 triliun. ekspor TMMIN tahun 2021 119 tibu unit kendaraan, sekitar 40 persen dari ekspor otomotif Indonesia ke luar negeri," jelasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
16 April 2026, 23:19 WIB
26 Februari 2026, 17:00 WIB
10 Januari 2026, 09:30 WIB
07 Januari 2026, 12:00 WIB
Terkini
21 Agustus 2026, 19:08 WIB
Robot Aimoga, hasil kolaborasi dengan Chery hadirkan inovasi di pameran robot di Beijing, 19-23 Agustus 2026
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
Yamaha sampai Honda terpantau tidak menaikan harga motor matic 150 cc, konsumen berkesempatan meminang unit.
21 Agustus 2026, 14:16 WIB
Changan tuai respons positif berkat Nevo Q05, kontribusinya 80 persen dari total 1.120 SPK di GIIAS 2026
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan
20 Agustus 2026, 19:19 WIB
Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan