Jangan Coba-Coba Matikan Sistem Kontrol Traksi Karena Sangat Berbahaya

Sistem kontrol traksi punya peran penting saat mobil berjalan dan sangat berbahaya jika dinon aktifkan

Jangan Coba-Coba Matikan Sistem Kontrol Traksi Karena Sangat Berbahaya
Arie Prasetya

TRENOTO – Sistem kontrol traksi dewasa ini atau tepatnya mulai 2011 menjadi salah satu fitur keselamatan yang wajib ada pada sebuah mobil baru. Dan  Anda atau pengemudi mungkin tidak pernah secara sadar merasakan kehadiran sistem kontrol traksi selama perjalanan. 

Padahal sejatinya ia adalah guardian angle yang selalu membayangi pengemudi saat berkendara. Kapan saja dan di mana saja sistem kontrol traksi siap berkontribusi untuk menjaga mobil tetap di jalurnya.

Cara Kerja Sistem Kontrol Traksi

Dari sejarahnya, sistem kontrol traksi telah digunakan pada mobil penumpang sejak periode 1970an. Namun teknologi ini baru berkembang secara signifikan pada akhir 1980an hingga awal 1990an

Secara sederhana kontrol traksi adalah sistem elektronik yang hampir mirip dengan sistem pengereman ABS, intinya sama-sama mencegah wheelspin. Karena jika hal ini terjadi, roda praktis berputar tanpa cengkraman alias mengambang di atas permukaan jalan. 

Pada kondisi ini gejala negatif berkendara seperti oversteer atau bagian belakang mobil keluar jalur juga understeer yang berarti mobil tidak cukup merespon putaran kemudi alias susah belok terjadi. Keduanya tentu sangat berbahaya jika terjadi saat Anda berkendara, karena kecelakaan fatal bisa saja terjadi.

Pada kondisi ini sistem kontrol traksi secara sigap bekerja. Begitu mendeteksi ban kehilangan cengkraman atau wheelspin, ia akan memperlambat atau bahkan menghentikan laju putaran ban. 

Sensor pada ABS memberikan signal pada ECU yang kemudian memotong tenaga mesin ke roda dalam satuan waktu tertentu. Akan kembali normal ketika traksi sudah didapatkan kembali oleh ban mobil. 

Perkembangan Sistem Kontrol Traksi 

Evolusi besar sistem kontrol traksi sendiri tentu berjalan seiring makin canggihnya teknologi yang digunakan oleh pabrikan mobil. Sistem elektronik yang makin kompleks tentu makin menguntungkan kerja sistem kontrol traksi.

Pabrikan seperti BMW termasuk pesaing abadinya Mercedes-Benz awalnya melengkapi varian tertingginya dengan sistem kontrol traksi yakni pada Seri 7 dan juga S Class.

Dalam evolusinya, sistem kontrol traksi pada mobil baru sudah menjadi Electronic Stability Control, sering disebut ESP atau ESC. Sistem ini satu tahap lebih advance dalam bekerja dengan menerapkan rem pada kondisi tertentu kepada satu roda yang berputar lebih cepat dari 3 lainnya. Dalam perkembangannya sistem ini dapat mendistribusikan tenaga mesin lebih banyak ke roda yang memiliki traksi lebih banyak.


Terkini

mobil
BYD Racco

BYD Racco Resmi Hadir di Sri Lanka, Harganya Setengah Miliar Lebih

Sri Lanka menjadi pasar setir kanan pertama di luar Jepang yang dipilih BYD dalam memasarkan kei car Racco

news
BMW Astra

BMW Astra Kembangkan Potensi Desa Melalui Program DSA

BMW Astra baru saja meresmikan DSA di Cibuntu, Kab Kuningan dengan memberikan sejumlah bantuan ke masyarakat

motor
Honda Beat

Cek Harga Motor Matic Murah Oktober 2026, Ada Beat dan Fazzio

Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan

motor
Suzuki Satria

Suzuki Periksa Dua Komponen Penting pada Satria Pro dan F150

SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025

mobil
Aion

GAC Aion Kejar TKDN 60 Persen Untuk 2027

GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah

motor
Yadea GT80

Motor Listrik Yadea Ditantang Buktikan Kemampuan Jarak Tempuh

Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh

mobil
BYD Atto 1

10 Mobil Listrik Terlaris September 2026: EV Mungil Diminati

Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales

mobil
New Danza D9

BYD Bersiap Hadapi Mandatori TKDN 60 Persen di 2027

BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan