Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
Sistem kontrol traksi punya peran penting saat mobil berjalan dan sangat berbahaya jika dinon aktifkan
Oleh Arie Prasetya
Saat aktif, sistem kontrol traksi memiliki lampu peringatan di dasbor saat aktif dan kembali padam saat pasif. Namun jika lampu tetap menyala, tidak padam meski mesin sudah dimatikan dan hidupkan kembali, berarti sensor mendeteksi adanya masalah pada sistem kontrol traksi. Jika ini terjadi, pemilik mobil harus segera memeriksa ke bengkel.
Apakah sistem kotrol traksi membuat tenaga atau performa mesin menurun? Nah pertanyaan ini yang kerap memicu pengemudi untuk mematikan sistem kontrol traksi.
Jawabannya, mungkin di beberapa mobil, jika kontrol traksi on, hampir terasa seolah-olah tenaga mesin sedikit tersendat saat berakselerasi. Mungkin ada juga yang merasakan mesin seolah mengalami misfire. Secara umum reduksi tenaga memang terjadi, namun dengan semakin canggihnya teknologi, intervensi sistem kontrol traksi sepertinya nyaris tak terasa.
Semua kondisi di atas juga tidak membuat Anda serta merta mematikan kontrol traksi seenaknya, terlebih saat ini bermain-main dengan throtle untuk berakselerasi. Dan tidak ada satu pun pabrikan yang memberikan rekomendasi untuk mematikan sistem ini saat berkendara di jalan normal, tidak perduli seberapa tingginya skill Anda dalam mengemudi.
Ingat, sistem kontrol traksi boleh dimatikan dalam kondisi terpaksa yakni saat Anda mengemudi atau terjebak di jalan bersalju atau es dan lumpur. Dalam kondisi ini praktis roda akan kehilangan traksi.
Karena jika sistem kontrol traksi aktif, maka sensor akan terus mendeteksi roda kehilangan cengkraman. Hal ini akan akan terus mengurangi tenaga mesin dan tidak akan membantu memberikan momentum pada mobil untuk bergerak.
Anda atau pengemudi pun disarankan untuk mematikan sistem kontrol traksi jika mobil mulai dirasakan sulit bergerak pada kondisi darurat seperti disebut di atas. Caranya Anda tinggal menekan tombol yang ada pada dasbor, biasanya ditandai dengan tulisan ASR, TSC, ESC atau ESP untuk menonaktifkannya. Atau di beberapa mobil sistem ini bisa dinonaktifkan di menu pada sistem infotainment on-board.
Terakhir, TrenOto sekali lagi mengingatkan, jangan nekat untuk mematikan kontrol traksi saat berkendara di jalan normal dengan alasan ingin memaksimalkan tenaga mobil Anda. Karena tentu itu sangat berbahaya sekali bagi Anda juga pengguna jalan lain.
Anda atau pengemudi praktis tidak bisa mengendalikan mobil saat terjadi slip atau saat ban kehilangan traksi. Ingat, sudah banyak cerita kecelakaan yang tidak menyenangkan karena kekonyolan mematikan sistem kontrol traksi.
Kecuali Anda berada di dalam sirkuit yang aman, silahkan saja mematikan sistem kontrol traksi. Tentu akan menyenangkan menikmati dan mengendalikan gejala negatif alamiah dalam berkendara seperti oversteer saat menguji skill dalam drifting atau slalom.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV