5 Ruas Tol Trans Sumatera Beroperasi Tanpa Tarif Saat Arus Balik
03 April 2025, 12:00 WIB
Jalan tol di Indonesia memiliki sejarah panjang yang belum banyak diketahui orang khususnya pengguna jalan
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Jalan tol secara harfiah bukan berarti jalan bebas hambatan. Tol sendiri sebenarnya memiliki singkatan dan terdapat sejarah di dalamnya.
Dilansir dari laman resmi Daihatsu, jalan tol merupakan singkatan dari Tax on Location. Oleh karena itu, setiap kendaraan yang melintas dipungut biaya yang berbeda-beda.
Jalan tol di Indonesia hanya diperuntukkan kendaraan roda empat atau lebih. Motor hingga kendaraan roda tiga tidak diperkenankan masuk jalan tol, kecuali dalam keadaan darurat dan seizin petugas misalnya banjir.
Indonesia memiliki jalan tol pertama yakni pada 1978 bernama Jagorawi yang merupakan singkatan dari Jakarta – Bogor – Ciawi. Pembuatan jalan tol pertama di Tanah Air ini merupakan hasil pinjaman luar negeri dan diserahkan pada PT Jasa Marga.
Jalan tol pertama di Indonesia ini diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 9 Maret 1978. Untuk membangun ruas jalan sepanjang 52 kilometer ini menghabiskan dana sebesar Rp16 miliar.
Pada saat diresmikan, pembangunan jalan tol Jagorawi baru mencakup rua Jakarta – Citeureup. Fasilitas ini dimanfaatkan oleh para pengendara mobil yang biasanya melalui jalur Cibinong atau Parung dari Bogor ke Jakarta atau sebaliknya.
Kala itu terdapat delapan pintu masuk yang bisa digunakan para pengguna jalan. Disebutkan bahwa jalan tol Jagorawi bisa menampung hingga 50 ribu kendaraan setiap harinya.
Jalan tol ini terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Bahkan jumlah lajurnya terus ditambah guna menyiasati kepadatan pada jam sibuk atau akhir pekan.
Sekarang jalan tol sudah menggunakan sistem otomatisasi untuk sistem pembayaran. Para penggunanya, wajib melakukan pembayaran dengan uang elektronik atau e-money.
Di Indonesia hingga akhir 2020 terdapat sekitar 1.550 kilometer jalan tol yang telah dioperasikan. Jal tol ini menghubungkan akses antar provinsi secara aktif.
Berikut ini jalan tol terpanjang di Indonesia seperti dilansir laman resmi Daihatsu Indonesia.
Jalan tol Terpeka menghubungkan ruas Terbangtinggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung. Ini merupakan lanjutan dari tol Bakauheni – Terbangtinggi Besar.
Untuk pembangunannya menghabiskan dana Rp21.95 triliun dan memakan waktu hingga 2 tahun. Wilayahnya terbagi atas Terbangtinggi Besar, Lampung Tengah, Kayu Agung dan Ogan Komering Ilir.
Ruas jalan tol Bakter (Bakauheni – Terbangtinggi Besar) juga merupakan salah satu yang terpanjang. Panjang jaraknya mencapai 140.9 kilometer dan pembangunannya menghabiskan dana Rp16.7 triliun.
Jalan tol Pekanbaru – Dumai dibangun sepanjang enam seksi dan mencapai 131 kilometer. Jalan tol ini memiliki 10 tempat peristirahatan dan pelayanan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 April 2025, 12:00 WIB
12 Maret 2025, 19:00 WIB
25 Februari 2025, 22:08 WIB
12 Februari 2025, 13:00 WIB
26 Januari 2025, 09:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik