Jangan Mendahului Lewat Bahu Jalan Tol, Dendanya Besar
26 Desember 2025, 07:00 WIB
Jalan tol di Indonesia memiliki sejarah panjang yang belum banyak diketahui orang khususnya pengguna jalan
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Jalan tol secara harfiah bukan berarti jalan bebas hambatan. Tol sendiri sebenarnya memiliki singkatan dan terdapat sejarah di dalamnya.
Dilansir dari laman resmi Daihatsu, jalan tol merupakan singkatan dari Tax on Location. Oleh karena itu, setiap kendaraan yang melintas dipungut biaya yang berbeda-beda.
Jalan tol di Indonesia hanya diperuntukkan kendaraan roda empat atau lebih. Motor hingga kendaraan roda tiga tidak diperkenankan masuk jalan tol, kecuali dalam keadaan darurat dan seizin petugas misalnya banjir.
Indonesia memiliki jalan tol pertama yakni pada 1978 bernama Jagorawi yang merupakan singkatan dari Jakarta – Bogor – Ciawi. Pembuatan jalan tol pertama di Tanah Air ini merupakan hasil pinjaman luar negeri dan diserahkan pada PT Jasa Marga.
Jalan tol pertama di Indonesia ini diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 9 Maret 1978. Untuk membangun ruas jalan sepanjang 52 kilometer ini menghabiskan dana sebesar Rp16 miliar.
Pada saat diresmikan, pembangunan jalan tol Jagorawi baru mencakup rua Jakarta – Citeureup. Fasilitas ini dimanfaatkan oleh para pengendara mobil yang biasanya melalui jalur Cibinong atau Parung dari Bogor ke Jakarta atau sebaliknya.
Kala itu terdapat delapan pintu masuk yang bisa digunakan para pengguna jalan. Disebutkan bahwa jalan tol Jagorawi bisa menampung hingga 50 ribu kendaraan setiap harinya.
Jalan tol ini terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Bahkan jumlah lajurnya terus ditambah guna menyiasati kepadatan pada jam sibuk atau akhir pekan.
Sekarang jalan tol sudah menggunakan sistem otomatisasi untuk sistem pembayaran. Para penggunanya, wajib melakukan pembayaran dengan uang elektronik atau e-money.
Di Indonesia hingga akhir 2020 terdapat sekitar 1.550 kilometer jalan tol yang telah dioperasikan. Jal tol ini menghubungkan akses antar provinsi secara aktif.
Berikut ini jalan tol terpanjang di Indonesia seperti dilansir laman resmi Daihatsu Indonesia.
Jalan tol Terpeka menghubungkan ruas Terbangtinggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung. Ini merupakan lanjutan dari tol Bakauheni – Terbangtinggi Besar.
Untuk pembangunannya menghabiskan dana Rp21.95 triliun dan memakan waktu hingga 2 tahun. Wilayahnya terbagi atas Terbangtinggi Besar, Lampung Tengah, Kayu Agung dan Ogan Komering Ilir.
Ruas jalan tol Bakter (Bakauheni – Terbangtinggi Besar) juga merupakan salah satu yang terpanjang. Panjang jaraknya mencapai 140.9 kilometer dan pembangunannya menghabiskan dana Rp16.7 triliun.
Jalan tol Pekanbaru – Dumai dibangun sepanjang enam seksi dan mencapai 131 kilometer. Jalan tol ini memiliki 10 tempat peristirahatan dan pelayanan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Desember 2025, 07:00 WIB
19 Desember 2025, 07:00 WIB
12 Desember 2025, 19:00 WIB
09 Desember 2025, 12:03 WIB
03 November 2025, 08:00 WIB
Terkini
09 Maret 2026, 17:00 WIB
Menurut data di laman resmi AISI, para produsen berhasil mendistribusikan 587.354 motor baru di Februari
09 Maret 2026, 15:00 WIB
Sampai saat ini, sudah 7.000 Jaecoo J5 EV yang sudah berhasil terkirim ke garasi para konsumen di Indonesia
09 Maret 2026, 11:26 WIB
Secara retail, penjualan mobil baru di Februari 2026 mencatatkan tren positif dibandingkan bulan sebelumnya
09 Maret 2026, 11:00 WIB
Daihatsu kembali mengajak 21 komunitas yang merupakan pelanggan tetap untuk mudik bareng di Lebaran 2026
09 Maret 2026, 07:14 WIB
Toyota saat ini tengah mempelajari rute-rute baru untuk mengapalkan produk mereka sampai ke Timur Tengah
09 Maret 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta kembali dibuka seperti biasa hari ini, simak persyaratan dan biayanya
09 Maret 2026, 06:00 WIB
Pengendara mobil dan motor bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung untuk mengurus dokumen hari ini
09 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali dilakukan di sejumlah ruas untuk atasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota