IMI Awards Soroti dan Apresiasi Dunia Modifikasi Tanah Air
04 Juli 2026, 09:00 WIB
Ikatan Motor Indonesia (IMI) menyarankan orang berduit untuk membeli BBM Mahal untuk membantu golongan di bawahnya
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Pertamina baru saja menaikkan harga tiga BBM jenis Pertamax Series atau non subsidi. Kenaikkan harga sendiri beragam di masing-masing wilayah atau provinsi berkisar Rp1.500 – Rp2.650 per liter.
Kenaikan ini mengikuti harga minyak dunia yang terus meningkat sehingga diperlukan adanya penyesuaian. Dengan adanya kenaikkan harga BBM, akan membuat konsumen harus merogoh kocek lebih dalam.
Terkait dengan adanya kenaikkan harga, IMI mengimbau masyarakat golongan berduit untuk menggunakan BBM (Bahan Bakar Minyak) Pertamax Series.
Dengan menggunakan BBM non subsidi, dikatakan bisa membantu masyarakat ekonomi lemah. Hal ini dikatakan oleh Ahmad Sahroni, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat (Sekjen PP) IMI.
“Dengan membeli Pertamax series yang harganya lebih tinggi, sebenarnya kita sudah membantu masyarakat pengguna BBM di bawahnya,” tutur Ahmad Sahroni seperti dilansir Antara.
Ajakan pihak IMI untuk menggunakan BBM Pertamax series juga untuk membantu perusahaan pelat merah tersebut. Pertamina hingga saat ini diketahui masih memberikan subsidi dari Pemerintah untuk harga BBM jenis lainnya.
Ia menyebutkan bahwa masyarakat berduit yang memiliki kendaraan keluaran baru yang tergolong bagus, sejatinya membeli BBM mahal. Tidak hanya membantu, namun bisa menjaga kinerja mesin.
“Ketika Anda mampu membeli motor atau mobil, seharusnya Anda juga mampu membeli bahan bakar terbaik, meski dengan harga relatif lebih tinggi. Biarlah BBM RON lebih rendah untuk mereka yang membutuhkan,” ucapnya.
Terkait kenaikkan harga BBM Pertamax series, pria yang akrab disapa Roni ini mendukung langkah Pemerintah. Karena disebutkan BBM berkualitas memiliki dampak positif bagi lingkungan.
“Dengan menaikkan harga, sebenarnya BUMN ini membantu masyarakat lain. Yaitu tetap bisa mempertahankan harga BBM yang memiliki nilai RON lebih rendah,” jelasnya.
Kenaikan harga Pertamax series beragam di masing-masing wilayah atau provinsi seperti telah disebutkan di atas. Pada wilayah DKI Jakarta, harga Pertamax Turbo (RON 98) naik dari Rp 12.000 per liter menjadi Rp 13.500 per liter.
Lalu pada Dexlite dengan Cetane Number (CN) 51 naik dari Rp 9.500 per liter menjadi Rp 12.150 per liter, serta Pertamina Dex (CN 53) naik dari Rp 11.150 per liter menjadi Rp 13.200 per liter.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
04 Juli 2026, 09:00 WIB
01 Oktober 2024, 08:00 WIB
03 Agustus 2024, 07:30 WIB
29 Januari 2024, 19:52 WIB
09 Desember 2023, 11:09 WIB
Terkini
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi