Tren Baru Mobil Listrik, Dimensi Kompak dan Berlimpah Fitur
26 Mei 2026, 19:13 WIB
Idemitsu tutup kilang mereka karena mobil listrik sudah mulai menguasai jalanan sehingga BBM mulai tidak laku
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Sejak awal, mobil listrik dihadirkan sebagai salah satu solusi menciptakan mobilitas ramah lingkungan. Pasalnya kendaraan listrik tidak mengeluarkan polusi udara sehingga lingkungan menjadi lebih sehat tanpa mengorbankan mobilitas.
Namun dibalik tujuan positif ada yang justru mengalami dampak negatif. Berkurangnya ketergantungan masyarakat akan bahan bakar menyebabkan beberapa kilang minyak harus berhenti beroperasi.
Idemitsu Kosan adalah salah satu perusahaan perdagangan minyak terbesar di Jepang namun akhirnya menutup kilang minyaknya. Penutupan dilakukan untuk kilang yang berlokasi di Prefektur Yamaguchi dan rencananya dilakukan pada akhir Maret 2024.
Keputusan tersebut langsung menarik perhatian karena sebelumnya mereka menyumbang 13 persen dari total kapasitas penyulingan Idemitsu. Kehadiran mobil listrik pun disebut-sebut sebagai salah satu biang kedali penutupan.
“Kami telah menyimpulkan bahwa permintaan terhadap bensin terus menurun karena mobil listrik,” ungkap Idemitsu.
Meski menutup kilang, Idemitsu akan mempertimbangkan melakukan perubahan agar lokasi ini bisa menjadi basis pengembangan sumber energi generasi berikutnya. Mulai dari hidrogen hingga amonia yang saat dibakar tidak menghasilkan karbon dioksida.
Mereka juga akan mempertahankan 400 karyawannya namun dipindahkan ke kilang lain yang masih beroperasi. Harapannya, para pegawai tetap dapat bekerja dengan baik.
Perubahan mobil pembakaran menjadi listrik membuat permintaan terhadap bensin menurun. Bahkan perushaan penyulingan minyak harus berupaya keras agar dapat bertahan melalui banyak hal, termasuk menyesuaikan jumlah produksi sehingga tidak mengalami kelebihan kapasitas.
Berdasarkan data dari Asosiasi Perminyakan Jepang, jumlah produksi minyak pada Maret 2021 adalah 3.457.800 bph, turun 35 persen selama 20 tahun terakhir. Namun, permintaan turun lebih cepat daripada pengurangan kapasitas pemprosesan, sementara penjualan BBM turun 38 persen pada periode yang sama
“Bila dibandingkan negara lain seperti Chima maka kilang minyak di Jepang sudah tua dan berukuran kecil. Operasional dianggap tidak sebanding dengan keuntungan yang didapatkan,” tambah keterangan tersebut.
Selain Idemitsu, Eneos Holdings dikabarkan akan melakukan hal serupa yaitu menutup pabrik di Osaka dan menurunkan kapasitas produksi di kilang Negishi, Yokohama. Kondisi ini memperlihatkan betapa terpukulnya industri di negara tersebut.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Mei 2026, 19:13 WIB
24 Mei 2026, 19:00 WIB
22 Mei 2026, 11:00 WIB
21 Mei 2026, 19:21 WIB
20 Mei 2026, 21:34 WIB
Terkini
28 Mei 2026, 07:00 WIB
Ferrari Luce jadi ev pertama pabrikan yang kehadirannya tidak disambut baik pecinta Ferrari di seluruh dunia
27 Mei 2026, 21:00 WIB
Setelah menjalani dua operasi, kondisi Marc Marquez sudah prima buat menjalani MotoGP Italia 2026 nanti
27 Mei 2026, 20:02 WIB
Vespa merayakan 80 tahun eksistensinya dengan merilis tiga model edisi khusus dan sentuhan warna klasik
27 Mei 2026, 14:46 WIB
Program CSR BYD resmi dimulai, bantu anak-anak sekolah melalui penyaluran 1.200 pasang sepatu dan tas
27 Mei 2026, 07:00 WIB
dua gerai baru OLXmobbi yang berada di Bogor dan Samarinda merupakan jawaban dari kebutuhan masyarakat
26 Mei 2026, 21:00 WIB
Tiga wanita binaan Rifat Sungkar akan membela Simpati Woman Rally Team dalam berkompetisi di ajang nasional
26 Mei 2026, 20:30 WIB
GIIAS 2026 siap digelar akhir Juli mendatang dengan menampilkan 6 merek baru dari berbagai jenis kendaraan
26 Mei 2026, 19:45 WIB
Etape kelima Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 terasa spesial karena menyuguhkan keindahan alam selatan Jawa