Ganjil Genap Jakarta Hari Ini, Selasa 29 September 2026
29 September 2026, 06:00 WIB
Polisi akui ganjil genap di jakarta tidak cukup atasi kemacetan khususnya di jam sibuk seperti pagi dan sore hari
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Polda Metro Jaya mengakui bahwa penerapan ganjil genap di Jakarta tidak cukup atasi kemacetan lalu lintas. Oleh karena itu mereka tetap menerapkan beberapa rekayasa lalu lintas lain serta mengusulkan beberapa skenario lain.
Hal ini disampaikan oleh Kombes Usman Latif, Dirlantas Polda Metro Jaya. Ia juga menyampaikan bahwa kemacetan di Jakarta tidak bisa dilakukan seorang diri dan harus bekerjasama dengan pemangku kepentingan lain.
“Upaya yang telah kami lakukan adalah mengatur sedemikian rupa arus khususnya di pagi dan siang hari dengan cara melakukan rekayasa lalu lintas yaitu contra flow atau pengalihan arus,” ujar Latif.
Meski dinilai masih belum cukup, pihak kepolisian masih terus melakukannya. Pasalnya aturan tersebut masih menjadi pilihan terbaik yang dapat dilakukan.
Sejumlah usulan pun telah dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas di DKI Jakarta khususnya pada jam-jam sibuk. Di antaranya adalah pengaturan jam masuk kerja perkantoran sehingga masyarakat tidak perlu memulai aktivitasnya secara bersamaan.
Wacana ini sebelumnya sudah disampaikan oleh Latif sejak Agustus 2022 dan dinilai dapat mengurangi kepadatan. Berdasarkan catatannya, penduduk Jakarta mencapai 10 juta jiwa sementara masyarakat masuk Jakarta 3 juta orang sehingga total ada sekitar 13 juta.
“Sehingga bila mereka aktivitas secara bersama-sama harus melakukan apel jam 7 pagi, Jakarta ini seperti kena banjir bandang. Kami yang berada di hilir harus mengatur dalam waktu bersamaan,” tambahnya.
Menurut data kepolisian, ada beberapa waktu yang dianggap cukup lengang yaitu mulai pukul 10.00 hingga 15.00 WIB. Adanya waktu lengang tersebut bisa dijadikan alternatif untuk mengurai tingkat kepadatan lalu lintas di Jakarta.
Respon positif pun datang dari Chaidir, Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. Ia menyampaikan bahwa pembahasan masih terus dilakukan bersama Polda Metro Jaya, KemenPAN-RB dan beberapa pihak lain.
“Belum, masih dibahas antara tim Kemenpan, Polda serta beberapa sektor terkait. Namun sejauh ini cukup positif untuk melakukan pencegahan kemacetan dengan mengatur jam kerja seperti adanya Work From Home maupun kerja di kantor dan semua sudah dibagi persentasenya,” pungkas Chaidir.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 September 2026, 06:00 WIB
28 September 2026, 06:00 WIB
25 September 2026, 06:06 WIB
24 September 2026, 06:00 WIB
22 September 2026, 06:00 WIB
Terkini
29 September 2026, 09:00 WIB
Diler motor Honda siapkan aplikasi dengan fitur Booking Servis, mudahkan pelanggan saat servis kendaraan
29 September 2026, 07:00 WIB
Marc Marquez memiliki bekal penting untuk keluar sebagai pemenang di MotoGP Jepang 2026 di Sirkuit Motegi
29 September 2026, 06:00 WIB
Agar mengurus dokumen berkendara lebih mudah, masyarakat disarankan untuk mendatangi SIM keliling Bandung
29 September 2026, 06:00 WIB
Guna meminimalisir kesalahan pengendara di kawasan maupun jalan protokol di jalan Ibu Kota, diterapkan ganjil genap Jakarta
28 September 2026, 21:01 WIB
Bintang Chemical Indonesia melakukan peletakan batu pertama, siap punya pabrik cat belkote baru di Indonesia
28 September 2026, 17:49 WIB
BYD Atto 1 generasi terbaru siap hadir dengan berbagai ubahan mayor, baik pada eksterior maupun jantung pacu
28 September 2026, 12:39 WIB
Di tengah ramainya model baru yang ditawarkan di Indonesia, Mitsubishi Pajero Sport masih menjadi andalan
28 September 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, berikut biaya dan lokasinya